Erin Wartia Curigai Oknum Satpam Bantu Eks ART Kabur
Erin Wartia merasa ada kejanggalan di balik aksi kaburnya sang asisten rumah tangga berinisial H dari kediamannya yang dijaga ketat. Mantan istri Andre Taulany ini menduga kuat bahwa mantan pekerjanya tersebut telah bekerja sama dengan oknum keamanan rumah untuk melarikan diri.
"Iya nah itu juga harus diluruskan ya saya juga harus investigasi nih sama security di rumah kok bisa padahal baik-baik aja tapi kok kamu bisa security di rumah ini siapa nih yang nyuruh kok berani-beraninya dia kerja sama sama pembantu ini sama si security untuk membantu untuk ngeluarin ini ART," ucapnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Erin menjelaskan bahwa gerbang rumahnya selalu dalam kondisi tergembok rapat dan sulit untuk dibuka orang asing. Namun, Hera bisa keluar dengan membawa barang-barang pribadinya dalam keadaan yang sangat rapi dan terorganisir.
"Pagar saya tinggi digembok terus udah gitu baju-bajunya bersih berarti kan udah udah kerja sama nih sama security ini," ujar Erin Taulany dengan nada penuh curiga.
Aksi melarikan diri ini menjadi awal mula mencuatnya tuduhan penganiayaan yang dilayangkan pihak Hera terhadap Erin Taulany. Padahal, Erin mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan proses keluarnya sang asisten dari rumah tanpa adanya paksaan.
"Dan saya juga udah komplain ke Yayasan Rajawali pokoknya yayasan security-nya ini untuk segera diinvestigasi siapa nih dalangnya," ungkap perempuan berusia 38 tahun tersebut.
Latar belakang kasus ini kian pelik karena Hera menuduh gajinya tidak dibayar dan pakaiannya ditahan oleh majikan. Erin membantah tuduhan itu karena Hera baru bekerja selama tiga minggu dan kabur secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan.
"Dibilang gembel rumah kamu mah kayak gini saya nggak ngomong kayak gitu saya nggak ngomong," kata Erin Taulany membela diri.
Kini pihak Erin telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan jeratan pasal pencemaran nama baik. Ia juga meminta pihak yayasan penyalur tenaga keamanan untuk bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran prosedur di rumahnya.
"Pokoknya konten yang ini-ini isinya fitnah semua makanya dari situlah saya sangat keras sekali untuk ditindaklanjuti," tuturnya kembali.