Kerinduan Tamara Tyasmara Bisa Buka Puasa Bersama Mendiang Dante

Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi Tamara Tyasmara. Sejak kepergian putranya, Adante Khalif Pramudityo atau yang akrab disapa Dante, momen-momen yang biasanya penuh keceriaan kini menyisakan kerinduan mendalam.

Tamara berbagi cerita tentang kerinduannya terhadap sang putra di bulan suci. "Yang paling aku kangenin itu bukber. Sama ibu-ibu sekolah, sama teman-teman sekolah Dante. Ramadan yang teraweh di rumah sama Dante, sahur, dia selalu bangun," ungkap Tamara dengan mata berkaca-kaca, Saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025),.

Foto 1 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Momen Ramadan bagi Tamara tak hanya soal ibadah, tetapi juga kebersamaan dengan Dante. Kehadiran putranya yang ceria membuat suasana rumah selalu hidup, terutama saat sahur dan berbuka puasa.  

“Makan dia sendiri sih, dia kan sukanya makanan rumah. Karena emang belum puasa. Rencananya tahun lalu belajar puasa,” kata Tamara sambil tersenyum mengenang niat Dante yang ingin mencoba berpuasa.

Foto 2 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Kehilangan Dante membuat Ramadan yang biasa penuh antusiasme kini terasa hampa. Tamara mengaku tak memiliki persiapan khusus untuk menyambut bulan suci tahun ini.  

“Gak ada ya, biasa aja. Ramadan tahun kemarin dan tahun ini emang terasa beda. Biasanya kita kan excited banget, sekarang ya udah lah,” tuturnya dengan nada sendu.

Foto 3 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Saat ditanya bagaimana cara dirinya melepas kerinduan kepada Dante, Tamara mengatakan bahwa doa menjadi satu-satunya cara.  

“Cuma bisa berdoa, paling ke makam. Paling di rumah doa aja,” ujar Tamara.

Foto 4 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Ia juga bercerita bahwa sesekali Dante hadir dalam mimpinya. Meski begitu, momen tersebut tak sepenuhnya mengobati rindunya.  

“Sesekali,” jawab Tamara singkat saat ditanya apakah ia masih sering bermimpi tentang Dante.

Foto 5 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Untuk mengalihkan rasa kehilangan, Tamara memilih untuk tetap aktif bekerja selama Ramadan. Ia mengaku sengaja menerima pekerjaan agar pikirannya tetap terfokus pada hal-hal positif.  

“Aku sengaja ambil job supaya distraction. Aku besok juga udah syuting hari pertama,” katanya.

Foto 6 dari 6
instagram.com/tamaratyasmara

Menurut Tamara, bekerja juga membuat dirinya lebih tenang dibandingkan hanya berdiam di rumah.  

“Supaya fokus juga kali ya ibadahnya. Kalo di rumah aja kan nanti gimana, jadi mending aku kerja aja. Di luar jadi lebih tenang gitu daripada di rumah,” jelasnya.  

Meski rasa kehilangan tak pernah benar-benar hilang, Tamara berusaha untuk ikhlas menerima takdir. Ramadan yang dulu penuh warna kini dijalani dengan kesederhanaan dan doa untuk Dante. Ia percaya bahwa sang putra kini berada di tempat yang lebih baik, dan kenangan bersama Dante akan terus menjadi penyemangat baginya.

Read More

Load More