Main Film 'AIR MATA MUALAF', Acha Septriasa & Achmad Megantara Cerita Soal Peran & Pesan Moral
KapanLagi.com®/Adrian Utama Putra
Acha Septriasa & Achmad Megantara beradu akting dalam film drama baru berjudul AIR MATA MUALAF. Acha & Megan berbicara tentang premis utama film ini dan karakter yang mereka perankan dalam sebuah sesi di KapanLagi Talks belum lama ini.
Sebagai informasi, AIR MATA MUALAF sudah mulai tayang di bisokop Tanah Air mulai 27 November 2025. KLovers, yuk kita simak selengkapnya di sini!
Baca juga berita lainnya di Liputan6.com
Acha Septriasa berperan menjadi Anggie, mahasiswi yang menempuh pendidikan S2 di Australia. Anggie mengalami keterpurukan dan mencari keimanannya kembali.
"Di film Air mata mualaf, aku berperan sebagai Anggie. Dia adalah seorang anak yang sedang menjalani S2 di Australi dan mengalami toxic relationship, dan membuat dia terpuruk sehingga dia mencari keimanannya kembali," ujar Acha.
Sementara Megan berperan sebagai ustaz Reza. Tokoh agama berusia muda yang meragkul banyak orang. Megan membuat karakter tersebut untuk bisa memberi pesan bagi banyak orang.
"Gue berperan sebagai Ustaz Reza. Karakter Ustaz Reza ini adalah Ustadz muda yang waktu itu karakternya gue create itu lebih mudah untuk merangkul, terus juga semoga disukai banyak orang. Gue berharap itu orang tuh mau dengerin. Pas syuting itu gue coba tuh kayak huruf demi huruf itu bisa mudah didengarkan sama orang," ujar Megan.
Megan menyebut bahwa Air Mata Mualaf dapat memberi pelajaran soal penerimaan terhadap anggota keluarga yang berbeda pilihan, berbeda pendapat, hingga berbeda pandangan.
"Dengan adanya film ini, itu kalau buat gue yang sebuah pembelajarannya adalah tentang kekeluargaannya, kayak gitu. Bagaimana ketika orang tua atau keluarga itu menerima ketika anaknya ini berbeda ya, entah beda pilihan atau beda apapun itu, tapi kita cuma ngambil salah satu contohnya itu dari sisi agama yang berbeda," lanjut Megan.
Isu agama yang diangkat di film ini juga membuat Acha tertarik untuk ikut terlibat di AIR MATA MUALAF.
"Saat baca skenarionya, sebenarnya yang aku tertarik adalah diskusi di meja makan antar keluarga soal anak yang pulang dari negeri di mana dia tinggal, sekolah, tapi dia pulang dengan membawa berita yang luar biasa buat keluarganya. Itu adalah soal perpindahan agama," sahut Acha.