Menjadi Childfree, Hidup Tanpa Anak yang Dipilih Beberapa Artis Indonesia Termasuk Stephanie Poetri dan Cinta Laura
instagram.com
Baru-baru ini, Titi DJ sempat menyampaikan kalau putrinya Stephanie Poetry sepertinya punya rencana untuk childfree atau tidak ingin punya anak dengan alasan sudah banyak penduduk di bumi. Tentu saja pernyataan ini sempat menjadi sorotan.
Childfree adalah istilah untuk individu atau pasangan yang memilih untuk tidak memiliki anak, baik secara biologis maupun melalui adopsi, sebagai keputusan sadar dalam hidupnya. Pilihan ini tidak berkaitan dengan masalah fertilitas, melainkan murni soal preferensi gaya hidup dan perencanaan keluarga.
Belakangan, semakin banyak selebritas Tanah Air yang mulai terbuka tentang pilihan childfree mereka. Pada 2022, setidaknya enam nama besar sudah menyuarakan keputusannya, bukan sekadar 'belum punya anak' tetapi memang pilihan untuk tidak memiliki keturunan. Fenomena ini mencuri perhatian publik dan memicu perdebatan di media sosial.
Titi DJ sempat mengungkap kemungkinan Stephanie buat child free. Dan dia tak menentang. "Kalau mereka enggak mau punya anak ya berarti pilihannya mereka, saya juga enggak bisa memaksakan kan?" ungkap Titi.
Sejak menikah dengan Josscy Aartsen (2019), Rina Nose dan suaminya sepakat untuk hidup tanpa anak. "Kami bahagia berdua saja, tanpa harus menambah masalah baru," ujarnya dalam video YouTube Melaney Ricardo pada September 2022.
Sebelum menikah, Cinta Laura menyatakan bahwa ia tidak akan melahirkan anak sendiri karena khawatir menambah populasi di bumi yang sudah overpopulated. Ia malah mempertimbangkan mengadopsi bila ingin membagikan kasih sayang.
YouTuber dan influencer, Gita Savitri. ini mengaku tidak punya rencana menjadi ibu, karena tak ingin terbebani tanggung jawab besar membawa anak di dunia. Gita dan suaminya, Paul Partohap, berpegang pada hak setiap individu memilih jalan hidupnya sendiri.
Aktris dan presenter, Anya Dwinof, pernah mengatakan, "Aku takut gagal jadi orang tua," dan khawatir tidak mampu membesarkan anak berkualitas, sehingga memilih childfree demi menghindari potensi produk.
Ariel mengaku kalau dia memang berpikiran untuk child free. Ia merasa kalau itu kondisi yang ideal untuknya saat ini jika melihat situasi sekarang. Ariel juga berpikiran untuk adopsi anak. Ia merasa banyak anak yang butuh perhatian dan dia merasa egois kalau hanya mementingkan dirinya (melahirkan anak sendiri). Bahkan ia tak masalah tak menikah tapi membesarkan anak hasil adopsi.
Secara historis, gerakan childfree pertama kali disuarakan di Amerika Serikat lewat National Organization for NonParents (NON) yang didirikan pada 1972, dengan tujuan menantang stigma 'egois' dan 'tidak wajar' terhadap mereka yang tidak berketurunan.
NON menolak anggapan bahwa semua orang harus punya anak. Mereka ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa punya anak itu bukan kewajiban, tapi pilihan pribadi yang sah. Menurut mereka, orang yang memilih childfree bisa punya lebih banyak waktu luang, bebas secara finansial, dan tetap bisa berkontribusi untuk masyarakat tanpa harus menjadi orang tua.
Keputusan selebritas childfree tak lepas dari sorotan warganet. Rina Nose dan Cinta Laura umumnya mendapat dukungan atas keberanian mereka, namun Gita Savitri sempat menuai gelombang hujatan karena dinilai merendahkan orang tua dalam pernyataannya soal anti-penuaan alami akibat childfree.
Banyak netizen menganggap perdebatan ini wajar, karena menyentuh nilai keluarga dan norma sosial di Indonesia yang masih sangat pro-punya anak. Namun tak sedikit pula yang menghormati hak individu untuk menentukan hidupnya sendiri.