Sesalkan Kejadian di Rumah, Eva Manurung Sindir Inara Rusli
KapanLagi.com/Budy Santoso
Beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan interaksi antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi di dalam rumah menjadi perbincangan panas. Tidak hanya soal siapa yang menyebarkan video tersebut, namun lokasi kejadian yang berada di rumah tempat anak-anak tinggal juga menjadi sorotan tajam Eva Manurung, ibunda Virgoun.
Eva memberikan tanggapan menohok terkait peristiwa tersebut. Ia menyayangkan mengapa hal-hal yang bersifat pribadi tersebut harus dilakukan di dalam rumah. Menurutnya, rumah seharusnya menjadi tempat yang netral dan aman bagi tumbuh kembang cucu-cucunya, bukan tempat untuk melakukan hal yang belum semestinya dilihat atau dirasakan auranya oleh anak-anak.
Baca berita lainnya seputar Inara Rusli di Liputan6.com.
Eva menegaskan bahwa keberadaan CCTV di rumah tersebut bukanlah hal baru dan Virgoun tentu mengetahui titik-titik pemasangannya sejak awal. Hal ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik mengenai bagaimana Virgoun bisa mengetahui detail kejadian di rumah tersebut.
"Jadi CCTV yang pasang itu dulu Virgoun tahu juga," ungkap Eva Manurung di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (27/11/2025).
Lebih lanjut, Eva meluapkan kekecewaannya. Ia berpendapat jika memang ada hubungan spesial atau ingin melakukan sesuatu yang pribadi, sebaiknya tidak dilakukan di rumah yang di dalamnya terdapat anak-anak di bawah umur. Eva secara blak-blakan menyarankan tempat lain yang lebih privat jika ingin menghindari sorotan atau menjaga perasaan anak-anak.
"Intinya kalo mau berbuat jangan di rumah udah titik, ada anak-anak, pergi ke luar. Ada hotel, apartemen gitu lho," tegas Eva dengan nada kesal.
Pernyataan Eva ini didasari oleh status kepemilikan rumah tersebut. Ia mengingatkan kembali bahwa rumah yang ditempati Inara saat ini pada dasarnya adalah rumah yang diperuntukkan bagi anak-anak Virgoun. Oleh karena itu, menjaga marwah rumah demi kesehatan mental anak-anak adalah hal yang mutlak.
"Itu rumah kan rumah Virgoun, rumah anak-anak. Dikasih ke anak-anak. Kemungkinan ya, ada kemungkinan kenapa saya ngomong seperti ini, mereka punya perjanjian. Paham kan?" jelasnya.
Kekhawatiran Eva bukan tanpa alasan. Ia takut jejak digital dan memori kejadian di dalam rumah akan membekas pada ingatan cucu-cucunya. Sebagai seorang nenek, fokus utamanya saat ini hanyalah melindungi mental generasi penerusnya dari dampak perseteruan orangtua.
"Mental cucu saya aja sih yang saya pikirin, saya takutnya di situ. Ya kan? Kemudian ada banyak pertanyaan-pertanyaan dari keluarga di luar kota yang bertanya, 'Gimana anak-anak?' Itu juga buat saya jadi sedih," tuturnya.
Kini, Eva hanya bisa berharap badai permasalahan ini segera berlalu. Ia mengaku lelah dengan drama yang tak berkesudahan, mulai dari perceraian hingga kasus dugaan perzinaan yang kini mencuat.
"Sakit banget hati saya di sini. Ini hidupku kan peristiwanya enggak kelar-kelar gitu lho. Dari perceraian, kemudian ini, kemudian itu. Enggak siap-siap gitu lho," pungkasnya.