Pengertian Pepatah Bahasa Jepang, Lengkap dengan Daftar Pepatah Populer di Masyarakat

Kapanlagi.com - Dalam budaya Jepang, pepatah atau "kotowaza" memainkan peran penting dalam memberikan nasihat, memperkuat nilai-nilai, dan menginspirasi. Dan artikel ini akan membahas pengertian pepatah bahasa Jepang.

Selain itu, Kapanlagi juga akan menyajikan daftar lengkap pepatah populer yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap pepatah memiliki makna yang mendalam dan relevan dengan pengalaman manusia.

Yuk simak, bagaimana pepatah Jepang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Langsung saja di cek KLovers.

8 Rekomendasi Anime Bertema Teknologi Paling Terbaru, dari Robot - Senjata Pemusnah Monster

Advertisement

1. Pengertian Pepatah Jepang

Ilustrasi (credit: pixabay.com)

Pepatah bahasa Jepang yang disebut "kotowaza" atau "kanyouku" adalah ungkapan pendek yang mengandung nasihat atau kebijaksanaan yang diperoleh dari pengalaman hidup atau tradisi budaya.

Pepatah sering kali memiliki makna yang dalam dan bisa menjadi panduan atau inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Pepatah dapat berupa frasa tunggal atau kata yang disusun secara khas dalam bahasa Jepang.

Dan pepatah bahasa Jepang ini sering kali menggambarkan nilai-nilai tradisional atau moral dalam budaya Jepang. Pepatah sendiri memang sangat penting dalam budaya Jepang.

Daftar Anggota Kru Topi Jerami di Anime ONE PIECE, Lengkap dengan Penjelasan Karakter dan Kekuatannya

Dan merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Jepang yang kaya dan telah diteruskan dari generasi ke generasi. Pepatah tidak hanya dihafal, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pepatah bahasa Jepang akan memberikan sebuah wawasan tentang cara pandang dan nilai-nilai yang dihargai dalam masyarakat Jepang, serta membantu memperkuat identitas budaya mereka.

2. Daftar Pepatah Jepang yang Populer

Ilustrasi (credit: pixabay.com)

Selain mengetahui pengertian pepatah bahasa Jepang, KLovers juga bisa mengetahui daftar pepatah yang populer di masyarakat. Berikut adalah beberapa pepatah Jepang yang populer beserta arti dan maknanya dalam kehidupan sehari-hari:

1. "Nana korobi ya oki"

Arti: Tujuh kali terjatuh, delapan kali bangkit.

Sinopsis Film FROM PARIS WITH LOVE (2010), Kisah Agen CIA yang Menyelidiki Serangkaian Serangan Teroris di Paris

Makna: Tidak peduli berapa kali kita gagal atau mengalami kesulitan, yang penting adalah keberanian untuk bangkit kembali dan melanjutkan perjuangan.

2. "Saru mo ki kara ochiru"

Arti: Bahkan monyet pun bisa jatuh dari pohon.

Makna: Tidak ada yang sempurna. Pepatah ini mengajarkan tentang kewaspadaan dan kesadaran bahwa setiap orang bisa membuat kesalahan atau mengalami kegagalan.

3. "Hana yori dango"

Arti: Kue lebih baik daripada bunga.

Makna: Mengutamakan hal-hal praktis atau kebutuhan dasar daripada hal-hal yang bersifat estetis atau mewah.

4. "Koketsu ni irazunba koji wo ezu"

Arti: Jika tidak masuk ke dalam gua harimau, Anda tidak akan mendapatkan anak harimau.

Makna: Untuk mencapai kesuksesan atau meraih sesuatu yang berharga, seringkali diperlukan risiko dan pengorbanan.

5. "Narau yori narero"

Arti: Lebih baik biasakan daripada belajar.

Makna: Praktik dan pengalaman langsung sering kali lebih berharga daripada sekadar teori atau pengetahuan.

6. "Ame futte ji katamaru"

Arti: Setelah hujan turun, tanah menjadi lebih kokoh.

Makna: Kesulitan atau cobaan bisa membuat seseorang menjadi lebih kuat atau bertumbuh.

7. "Deru kui wa utareru"

Arti: Paku yang menonjol akan dipukul.

Makna: Orang yang mencolok atau berbeda sering kali menjadi target kritik atau hambatan, tetapi hal ini juga bisa menjadi kekuatan yang membedakan mereka dari yang lain.

8. "Isseki ni chou"

Arti: Satu batu, dua burung.

Makna: Melakukan satu tindakan yang menghasilkan dua hasil yang menguntungkan.

9. "Fukusui bon ni kaerazu"

Arti: Air yang sudah tumpah tidak akan kembali ke mangkuknya.

Makna: Apa yang sudah terjadi tidak dapat diubah, jadi lebih baik fokus pada masa depan daripada menyesali masa lalu.

10. "Tsuru wa sennen, kame wa man'nen"

Arti: Burung bangau hidup seribu tahun, kura-kura hidup sepuluh ribu tahun.

Makna: Menggambarkan harapan untuk umur panjang, kesehatan, dan kebahagiaan.

11. "Akuin akka"

Arti: Akibat dari perbuatan buruk adalah hasil buruk.

Makna: Tindakan buruk akan berujung pada konsekuensi yang buruk pula.

12. "Warau kado ni wa fuku kitaru"

Arti: Keberuntungan akan datang bagi mereka yang tersenyum.

Makna: Berpikiran positif dan bersikap optimis akan membawa keberuntungan dan kebahagiaan.

13. "Mono wa tameshi"

Arti: Percobaan membuktikan nilai suatu barang.

Makna: Penting untuk mencoba atau mengalami sesuatu sendiri sebelum menilai atau menentukan nilai dari suatu hal.

14. "Happou bijin"

Arti: Cantik dari semua sudut.

Makna: Orang yang pandai berbicara atau menyesuaikan diri dengan berbagai situasi tetapi tidak memiliki prinsip yang konsisten.

15. "Uma no mimi ni nenbutsu"

Arti: Mantra di telinga kuda.

Makna: Memberikan nasihat atau peringatan kepada seseorang yang tidak mau mendengarkan atau menerima masukan.

16. "Kaeru no ko wa kaeru"

Arti: Anak katak adalah katak.

Makna: Sifat atau karakteristik seseorang sering kali mirip dengan orang tua atau keluarganya.

17. "Saru mo ki kara ochiru"

Arti: Bahkan monyet pun bisa jatuh dari pohon.

Makna: Tidak ada yang sempurna. Pepatah ini mengajarkan tentang kewaspadaan dan kesadaran bahwa setiap orang bisa membuat kesalahan atau mengalami kegagalan

18. "Bouzu nikukerya kesa made nikui"

Arti: Jika kamu membenci seorang biksu, kamu akan membenci bahkan jubahnya.

Makna: Jika seseorang sudah membenci seseorang atau sesuatu, mereka cenderung membenci segala hal yang terkait dengannya.

19. "Tade kuu mushi mo sukizuki"

Arti: Serangga yang memakan kerumputan pun memiliki preferensi.

Makna: Setiap orang memiliki preferensi atau kecenderungan yang berbeda-beda.

20. "Nana korobi ya oki"

Arti: Tujuh kali terjatuh, delapan kali bangkit.

Makna: Tidak peduli berapa kali kita gagal atau mengalami kesulitan, yang penting adalah keberanian untuk bangkit kembali dan melanjutkan perjuangan.

21. "Hana yori dango"

Arti: Kue lebih baik daripada bunga.

Makna: Mengutamakan hal-hal praktis atau kebutuhan dasar daripada hal-hal yang bersifat estetis atau mewah.

22. "Fukusui bon ni kaerazu"

Arti: Air yang sudah tumpah tidak akan kembali ke mangkuknya.

Makna: Apa yang sudah terjadi tidak dapat diubah, jadi lebih baik fokus pada masa depan daripada menyesali masa lalu.

23. "Koketsu ni irazunba koji wo ezu"

Arti: Jika tidak masuk ke dalam gua harimau, Anda tidak akan mendapatkan anak harimau.

Makna: Untuk mencapai kesuksesan atau meraih sesuatu yang berharga, seringkali diperlukan risiko dan pengorbanan.

24. "Narau yori narero"

Arti: Lebih baik biasakan daripada belajar.

Makna: Praktik dan pengalaman langsung sering kali lebih berharga daripada sekadar teori atau pengetahuan.

25. "Ame futte ji katamaru"

Arti: Setelah hujan turun, tanah menjadi lebih kokoh.

Makna: Kesulitan atau cobaan bisa membuat seseorang menjadi lebih kuat atau bertumbuh.

26. "Deru kui wa utareru"

Arti: Paku yang menonjol akan dipukul.

Makna: Orang yang mencolok atau berbeda sering kali menjadi target kritik atau hambatan, tetapi hal ini juga bisa menjadi kekuatan yang membedakan mereka dari yang lain.

27. "Isseki ni chou"

Arti: Satu batu, dua burung.

Makna: Melakukan satu tindakan yang menghasilkan dua hasil yang menguntungkan.

28. "Fukusui bon ni kaerazu"

Arti: Air yang sudah tumpah tidak akan kembali ke mangkuknya.

Makna: Apa yang sudah terjadi tidak dapat diubah, jadi lebih baik fokus pada masa depan daripada menyesali masa lalu.

29. "Uma no mimi ni nenbutsu"

Arti: Mantra di telinga kuda.

Makna: Memberikan nasihat atau peringatan kepada seseorang yang tidak mau mendengarkan atau menerima masukan.

30. "Kaeru no ko wa kaeru"

Arti: Anak katak adalah katak.

Makna: Sifat atau karakteristik seseorang sering kali mirip dengan orang tua atau keluarganya.

Itulah pengertian pepatah bahasa Jepang yang bisa KLovers ketahui, lengkap dengan pepatah yang populer di masyarakat. Melalui pepatah Jepang, kita dapat merasakan kebijaksanaan yang diwariskan dan memperkaya pengalaman hidup.

    (kpl/dhm)

 

Topik Terkait