Kapanlagi.com - Dalam Sakura Arc, terungkap mengungkap masa lalu kelam Yato melalui kilas balik mendalam, dimulai saat Stray mengusulkan untuk menghancurkan Yukine dengan membocorkan rahasia terbesar para dewa, seperti yang dilakukan pada Sakura.
Sakura, sebuah shinki awal Yato, pertama kali bertemu Yaboku, nama masa kecil Yato, di bawah pohon sakura di Near Shore, memohon diberi nama setelah dibebaskan dari tuan lamanya.
Yato awalnya mengabaikannya karena terganggu kupu-kupu, tapi keesokan harinya ia kembali dan menamai roh itu "Sakura", mengubahnya menjadi koshigatana, pedang pendek khas.
Sakura setia menemani Yato dalam petualangannya, termasuk saat ia masih di bawah pengaruh Father, melakukan tugas-tugas gelap seperti membasmi hantu dan menjaga keseimbangan dunia.
Yato tumbuh bergantung pada Sakura sebagai senjata andalan, tapi ia mulai gelisah ketika Stray memprovokasi Sakura untuk mengingat kehidupan masa lalunya, sesuatu yang dilarang oleh insting Yato.
Stray meyakinkan Yato bahwa Father mengizinkan, sehingga Yato terpaksa mengungkap nama asli Sakura: Tamanone, memicu ingatan tragisnya.
Di kehidupan sebelumnya, Sakura berasal dari kelas bangsawan dan dibunuh bersama ibunya oleh perampok, mengalami penyiksaan mengerikan hingga tubuhnya menjadi "mainan" mereka.
Kenangan ini membangkitkan dendam mendalam dalam diri Sakura, mengubahnya menjadi karma ayakashi yang menyebabkan blight parah pada Yato, membuatnya hampir tak bisa berdiri.
Yato tak punya pilihan selain membebaskan dan membunuh Sakura untuk menghentikan penderitaannya, meninggalkan luka abadi di hatinya sebagai dewa muda.
Kilas balik ini terungkap saat Hiyori dan Yato tertidur bersandar, menghubungkan masa lalu dengan konflik saat ini melibatkan Yukine dan ancaman Stray.
Hiyori belajar tentang Rahasia Terbesar Para Dewa, larangan shinki mengingat masa lalu untuk mencegah kehancuran emosional memperdalam ikatan trio utama.
Arc ini memperkenalkan kemampuan seperti Firefighting Incantation dan pertarungan Yukine melawan Stray, menekankan tema pengorbanan serta pertumbuhan Yato.
Yato bersumpah melindungi Yukine dari nasib serupa, sementara cerita beralih ke konflik lebih besar, menandai akhir arc dengan penekanan pada masa lalu yang menghantui.
Secara keseluruhan, Sakura Arc memperkaya karakter Yato, menunjukkan transisinya dari anak kecil ke dewa pembunuh tak dikenal.