Kapanlagi.com - Ditulis oleh Silma Salsabilla
Film 2037 yang disutradarai oleh Mo Hong Jin, sukses mengundang air mata sejak tayangnya pada 8 Februari 2022. Film ini digarap dengan alur cerita yang menyentuh hati. Hal ini tidak terlepas dari akting para pemeran yang melakonkan cerita secara maksimal dan emosional.
Dikatakan emosional, film ini menceritakan tentang seorang remaja yang hidupnya hancur berantakan dalam sekejap. Rasa sakit yang mengendap dalam hatinya, harus diselimuti oleh seragam tahanan dengan nomor 2037. Jalan cerita yang dibuat pun berhasil mengajak pecinta drama ikut merasakan rasa sakit dan amarah. Hal ini karena film 2037 memberikan sorotan tentang perjuangan korban pelecehan yang justru berakhir menjadi pelaku.
Advertisement
Hong Ye Ji berperan dengan baik di film ini sebagai Yoon Young, siswi berumur 19 tahun yang jadi korban pelecehan dalam cerita. Karakternya memberikan gambaran kuat tentang rasa sakit yang dialami sebagai korban pelecehan. Terlebih lagi, siksaan batin Yoon Young (Hong Ye Ji) tidak berhenti sampai tragedi pelecehan saja. Ia justru dituding sebagai pelaku hingga akhirnya di penjara. Bahkan, Yoon Young (Hong Ye Ji) kembali ditampar kenyataan pahit bahwa ia mengandung seorang anak.
Kekuatan chemistry ibu dan anak dalam film 2037 ini patut diacungi jempol. Akting luar biasa yang mereka perankan bikin air mata terus berjatuhan. Terlebih saat Yoon Young (Hong Ye Ji) dinyatakan hamil dan menolak kunjungan sang Ibu selama satu tahun. Ia tidak ingin membuat ibunya makin sedih dibuatnya.
Di film debutnya ini, Hong Ye Ji berhasil memainkan perannya dengan baik. Emosi yang ia pendam dan keluarkan terasa nyata untuk dirasakan. Adegan saat Yoon Young (Hong Ye Ji) berlari di tengah lapangan sambil berusaha keluar dari penjara dan memanggil ibunya, tatapan kosong selama di penjara, sampai ujaran, "Aku ingin hidup," saat batinnya sekarat. Perjalanan hidup yang pelik dengan usaha untuk selalu kuat digambarkan baik dalam film ini.
Akan tetapi, alur cerita pada film 2037 kurang menunjukkan sisi traumatis dari tokoh utama sebagai korban. Padahal, saat itu Yoon Young (Hong Ye Ji) merupakan siswi berumur 19 tahun yang memiliki mimpi besar. Dalam film, hanya disorot sosok Yoon Young (Hong Ye Ji) yang ceria berubah jadi pemurung. Tidak digambarkan adanya rasa trauma kepada laki-laki di dekatnya atau rasa jijik pada tubuh sebagaimana korban pelecehan.
Namun, pengemasan akhir dalam film ini dinilai kurang memuaskan karena alurnya menghadirkan pertanyaan, bukan pernyataan. Potongan-potongan scene yang disatukan tidak menjelaskan secara rinci akhir dari cerita. Justru memunculkan kebingungan. Tapi mungkin, pengemasan akhir cerita 2037 dikembalikan lagi kepada penonton untuk merangkai bagaimana baiknya cerita berakhir. Dengan kata lain, film 2037 menyajikan open ending kepada para penontonnya.
Walaupun demikian, open ending tidak membuat film 2037 kehilangan makna dan pelajaran yang bisa diambil. Film ini tetap menjadi rekomendasi dengan alurnya yang menyayat hati.
(kpl/mag)