Andien baru-baru ini membagikan sebuah video yang berisi tips sahur yang dijalaninya selama bulan Ramadan. Dalam video tersebut, ia menjelaskan bahwa sahur tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena berpengaruh pada kondisi tubuh saat berpuasa.
Menurut Andien, makanan yang dikonsumsi saat sahur memiliki peran penting agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Karena itu, ia selalu memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi agar tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga memberikan nutrisi yang cukup.
Ia menekankan bahwa hal terpenting dalam sahur dan berbuka adalah memilih makanan yang padat gizi. Bagi Andien, makanan yang dikonsumsi sebaiknya benar-benar memberikan manfaat bagi tubuh selama menjalani puasa. Simak tips selengkapnya berikut ini.
Cara Menjaga Hubungan Tetap Hangat Setelah Momen Lebaran UsaiAdvertisement
Akses artikel tentang Andien di Liputan6.
Andien menilai makanan yang dikonsumsi saat sahur sebaiknya memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Ia menyebut makanan padat gizi sebagai hal utama yang selalu diperhatikan saat sahur maupun berbuka.
“Buat aku, baik sahur maupun berbuka, yang paling penting itu satu: nutrient dense food, atau sederhananya adalah makanan yang padat gizi,” ungkapnya. Menurutnya, makanan dengan nutrisi yang baik membantu tubuh tetap bertenaga selama menjalani puasa.
Karena Salah Kelola, Ini Alasan THR Cepat Habis dan Cara Menghindarinya Sejak AwalAndien juga menekankan bahwa setiap makanan yang dikonsumsi sebaiknya memiliki nilai nutrisi yang jelas. Ia berusaha memastikan setiap suapan yang dimakan memberikan manfaat bagi tubuh.
“Jadi bukan cuma kenyang, tapi ada proteinnya, ada seratnya, ada lemak baiknya, ada vitamin dan mineralnya,” ujarnya. Dengan cara ini, makanan yang dikonsumsi tidak hanya mengenyangkan tetapi juga menyeimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh.
Cara Mengembalikan Semangat Kerja Setelah Libur LebaranSelain memilih jenis makanan, Andien juga memperhatikan cara mengolahnya. Ia mengaku cukup selektif dalam menentukan metode memasak agar tubuh tetap merasa nyaman selama berpuasa.
“Aku juga milih-milih banget cara masaknya. Aku menghindari yang terlalu pedas dan terlalu berminyak waktu sahur karena itu bisa bikin lambung nggak nyaman dan sebenarnya bikin lebih cepat haus,” katanya. Karena itu, ia berusaha memilih cara memasak yang lebih ringan untuk sahur.
Karena Salah Kelola, Ini Alasan THR Cepat Habis dan Cara Menghindarinya Sejak AwalAndien juga mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi tubuh selama bulan Ramadan. Ia memiliki kebiasaan minum air putih hangat sebelum dan setelah sahur.
“Sebelum dan sesudah sahur aku minum air putih hangat,” ujarnya. Kebiasaan tersebut ia lakukan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik selama menjalani puasa.
Cara Mengembalikan Semangat Kerja Setelah Libur LebaranSelain memperhatikan jenis makanan, Andien juga memilih makan secukupnya saat sahur. Ia tidak ingin makan berlebihan agar tubuh tetap terasa nyaman.
“Tujuannya agar tubuh tetap terasa ringan namun bertenaga selama beraktivitas,” ungkapnya. Dengan porsi yang cukup, ia merasa tubuh tetap memiliki energi tanpa terasa terlalu berat.
Ide THR Lebaran Anak Edukatif Selain Uang Tunai, Menarik dan BerkesanQ: Apa yang dimaksud makanan padat gizi menurut Andien?
A: Makanan padat gizi adalah makanan yang mengandung nutrisi lengkap seperti protein, serat, lemak baik, vitamin, mineral, dan karbohidrat.
Q: Mengapa Andien menghindari makanan pedas saat sahur?
A: Karena makanan yang terlalu pedas dapat membuat lambung tidak nyaman saat berpuasa.
Q: Kenapa makanan berminyak sebaiknya dihindari saat sahur?
A: Makanan yang terlalu berminyak dapat membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat menjalani puasa.
Q: Apa kebiasaan Andien untuk menjaga hidrasi saat sahur?
A: Andien minum air putih hangat sebelum dan sesudah sahur untuk membantu menjaga hidrasi tubuh.
Mau baca tips selama Ramadan lainnya? Yuk baca di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/sjn)