Kapanlagi.com - Denny Sumargo angkat bicara mengenai konten podcast yang membahas Gunung Kawi dan sempat menjadi perbincangan di media sosial.
Menurut Denny, tujuan utama pembuatan konten tersebut bukan untuk memperkuat anggapan soal pesugihan, melainkan meluruskan stigma yang selama ini melekat pada Gunung Kawi.
Denny mengaku mendapat banyak masukan dari warga sekitar Gunung Kawi yang merasa daerah mereka kerap dicap negatif.
Upaya Ke-5 Bayi Tabung, Denny Sumargo Siap Berhenti Jika Gagal LagiAdvertisement
Padahal, menurut informasi yang diterimanya, tidak semua kawasan di Gunung Kawi berkaitan dengan praktik pesugihan.
"Gunung Kawi kemarin gua bikin podcast itu sebenarnya karena gua mendapat banyak sekali laporan dari teman-teman atau warga di sekitaran Gunung Kawi," ujar Denny Sumargo saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026).
"Di mana Gunung Kawi itu kesannya tempat yang buruk, padahal sebenarnya tidak semua area ada tuh yang namanya pesugihan-pesugihan," sambungnya.
Denny mengatakan keresahan masyarakat menjadi alasan dirinya mengangkat tema tersebut ke dalam podcast. Ia menyebut warga merasa Gunung Kawi selama ini mendapat cap yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.
"Sebenarnya lebih kepada keresahan masyarakat di Gunung Kawi yang merasa, bahasanya gini, 'kami tuh merasa bahwa Gunung Kawi adalah gunung paling terfitnah di dunia' gitu," ungkapnya.
Empat Kali Gagal Program Anak Kedua, Denny Sumargo Akui Mulai PasrahMeski demikian, Denny tidak menampik adanya oknum yang melakukan praktik pesugihan di beberapa titik tertentu. Namun, ia menegaskan hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk menggeneralisasi seluruh kawasan Gunung Kawi.
"Gitu, tapi sebenarnya mereka juga setuju bahwa memang kegiatan ada di beberapa titik, ada tuh kegiatan pesugihan-pesugihan gitu," katanya.
Denny Sumargo Jalani Operasi Kantung Mata dan Perawatan Rambut(kpl/far/ums)