PERSONAL
Slamet Budi Rahardjo atau biasa dikenal dengan nama Budi Drive adalah musisi yang juga gitaris band Drive yang beraliran Pop Rock. Selain berprofesi sebagai musisi, pria kelahiran 2 Mei ini juga berprofesi sebagai guru musik. Sebagai seorang pecinta musik, Budi telah berkenalan dengan musik sejak usianya masih sangat muda.
Bagi Budi, The Beatles sangat mempengaruhi karakter musiknya. Selain itu, Permainan musik Budi juga dipengaruhi oleh Eddie Van Hallen, terutama permainan gitarnya. Selain itu, masih ada beberapa musisi besar lainnya yang juga turut memberikan warna dalam permainan musiknya.
Setelah menamatkan sekolah di SMA 8 Jakarta, Budi meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya, dia mantap untuk masuk jurusan Elektro Universitas Indonesia. Sembari menghabiskan hari-hari di kampus, Budi juga masih aktif mengasah kemampuan musiknya.
KARIR
Budi telah mulai mengenal musik sejak usianya masih 6 tahun. Saat itu di mulai belajar musik klasik di Sekolah musik YPM. Uniknya, alat musik yang dipelajarinya bukan gitar seperti yang saat ini menjadi keahliannya, melainkan piano. Budi baru mulai belajar gitar ketika berusia 12 tahun.
Ketika masih bersekolah, aktivitas Budi juga tak lepas dari kegiatan bermusik. Akhirnya ketika menginjak bangku kuliah, dia bersama teman-temannya, Budi membentuk sebuah band bernama Nopelet Mumu, yang jika dibalik akan berbunyi 'Telepon Umum'. Band ini menyalurkan kreatifitasnya dengan manggung di kafe-kafe.
Suatu hari, Budi mendapat tawaran dari kakaknya untuk serius membentuk band. Band tersebut kemudian diberi nama Lakuna. Band ini kemudian menandatangani kontrak dengan Warner Music Indonesia dan berhasil menelurkan album bertajuk 525862 pada tahun 2000, dengan hit singlenya berjudul Sesuatu (konon lagu ini sekarang diangkat kembali menjadi bagian dari Album Soundtrack Film 9 NAGA).
Namun akibat beda visi, sang vokalis kemudian memutuskan untuk keluar dan beralih menjadi manajer Dewi Sandra. Sedangkan Lakuna kemudian berubah nama menjadi Flow. Akhirnya personil Flow pun berusaha tetap bertahan dengan anggota-anggota yang tersisa.
tahun 2001, Budi kemudian menjadi pengajar gitar klasik di tempatnya belajar musik, YPM. Kemudian, tahun 2004 Budi bergabung dengan Erwin Gutawa Band sebagai gitaris, menggantikan posisi Eddie Kemput yang saat itu hengkang. Sejak saat itu, Budi pun sering mengiringi musik penyenyipapan atas seperti Krisdayanti, Siti Nurhaliza, 3 Diva dan lain-lain.
Menjadi pengiring musik artis papan atas tentu saja mengandung prospek yang luar biasa. Karenanya nama Budi pun mulai dikenal. Dia pun digiring dalam proyek Piyu Padi untuk membentuk band baru bernama Drive. Akhirnya, bersama Drive, karir Budi semakin cemerlang dan sukses dengan hasil karyanya.
Budi juga dikenal sebagai Founder Drive yang sangat loyal. Walaupun kegiatan bermusiknya bisa dikatakan sangat padat, namun Drive selalu menjadi prioritas baginya. Saat ini, dia aktif mengajar musik, membuat ilustrasi musik sinetron dan banyak lagi kegiatan lainnya.
Slamet Budi Rahardjo atau biasa dikenal dengan nama Budi Drive adalah musisi yang juga gitaris band Drive yang beraliran Pop Rock. Selain berprofesi sebagai musisi, pria kelahiran 2 Mei ini juga berprofesi sebagai guru musik. Sebagai seorang pecinta musik, Budi telah berkenalan dengan musik sejak usianya masih sangat muda.
Bagi Budi, The Beatles sangat mempengaruhi karakter musiknya. Selain itu, Permainan musik Budi juga dipengaruhi oleh Eddie Van Hallen, terutama permainan gitarnya. Selain itu, masih ada beberapa musisi besar lainnya yang juga turut memberikan warna dalam permainan musiknya.
Setelah menamatkan sekolah di SMA 8 Jakarta, Budi meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya, dia mantap untuk masuk jurusan Elektro Universitas Indonesia. Sembari menghabiskan hari-hari di kampus, Budi juga masih aktif mengasah kemampuan musiknya.
KARIR
Budi telah mulai mengenal musik sejak usianya masih 6 tahun. Saat itu di mulai belajar musik klasik di Sekolah musik YPM. Uniknya, alat musik yang dipelajarinya bukan gitar seperti yang saat ini menjadi keahliannya, melainkan piano. Budi baru mulai belajar gitar ketika berusia 12 tahun.
Ketika masih bersekolah, aktivitas Budi juga tak lepas dari kegiatan bermusik. Akhirnya ketika menginjak bangku kuliah, dia bersama teman-temannya, Budi membentuk sebuah band bernama Nopelet Mumu, yang jika dibalik akan berbunyi 'Telepon Umum'. Band ini menyalurkan kreatifitasnya dengan manggung di kafe-kafe.
Suatu hari, Budi mendapat tawaran dari kakaknya untuk serius membentuk band. Band tersebut kemudian diberi nama Lakuna. Band ini kemudian menandatangani kontrak dengan Warner Music Indonesia dan berhasil menelurkan album bertajuk 525862 pada tahun 2000, dengan hit singlenya berjudul Sesuatu (konon lagu ini sekarang diangkat kembali menjadi bagian dari Album Soundtrack Film 9 NAGA).
Namun akibat beda visi, sang vokalis kemudian memutuskan untuk keluar dan beralih menjadi manajer Dewi Sandra. Sedangkan Lakuna kemudian berubah nama menjadi Flow. Akhirnya personil Flow pun berusaha tetap bertahan dengan anggota-anggota yang tersisa.
tahun 2001, Budi kemudian menjadi pengajar gitar klasik di tempatnya belajar musik, YPM. Kemudian, tahun 2004 Budi bergabung dengan Erwin Gutawa Band sebagai gitaris, menggantikan posisi Eddie Kemput yang saat itu hengkang. Sejak saat itu, Budi pun sering mengiringi musik penyenyipapan atas seperti Krisdayanti, Siti Nurhaliza, 3 Diva dan lain-lain.
Menjadi pengiring musik artis papan atas tentu saja mengandung prospek yang luar biasa. Karenanya nama Budi pun mulai dikenal. Dia pun digiring dalam proyek Piyu Padi untuk membentuk band baru bernama Drive. Akhirnya, bersama Drive, karir Budi semakin cemerlang dan sukses dengan hasil karyanya.
Budi juga dikenal sebagai Founder Drive yang sangat loyal. Walaupun kegiatan bermusiknya bisa dikatakan sangat padat, namun Drive selalu menjadi prioritas baginya. Saat ini, dia aktif mengajar musik, membuat ilustrasi musik sinetron dan banyak lagi kegiatan lainnya.