in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Pencipta Lagu Goyang Nasi Padang Ditangkap karena Narkoba

Rabu, 06 Februari 2019 11:41 Penulis: Mita Anandayu

Yanto Sari pencipta lagu Goyang Nasi Padang ditangkap © Polda Metro Jaya

Kapanlagi.com - Salah seorang seniman Tanah Air kembali terkait dengan kasus narkoba. Pencipta lagu Goyang Nasi Padang yang dipopulerkan oleh Duo Anggrek, Yanto Sari, ditangkap oleh polisi karena kepemilikan sabu. Selain Yanto Sari, Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan Romy Patti Selano alias Ade yang merupakan aransemen musik.

Tak hanya Goyang Nasi Padang, Yanto Sari merupakan musisi dan pencipta lagu yang telah menciptakan lagu dangdut hits dua di antaranya, Tak Rela Diginiin yang dinyanyikan oleh Via Vallen, dan SMS dari Trio Macan.

1. Laporan Warga

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan penangkapan tersebut. "Iya benar kita amankan dua orang bernama Yanto Sari (musisi dan pencipta lagu) dan seorang lagi bernama Romy Patti Selano alias Ade (aransemen musik)," kata Argo yang dilansir dari Merdeka.com.

Argo pun mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat. Masyarakat melapor soal adanya transaksi narkoba di depan ruko Puri Sentra Niaga Jalan Seulawah Blok D No.63, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada pukul 15.30 WIB.

Menurut Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak, setelah mendapatkan laporan warga, sehingga dilakukan penyelidikan selama tiga hari sebelum penangkapan. Selanjutnya tim melakukan penangkapan kepada Yanto Sari saat keluar rumah dan penggeledahan terhadap Yanto dan Romy.

2. Barang Bukti Berhasil Diamankan

Dari tangan pencipta lagu Goyang Nasi Padang dan Ade, polisi mengamankan sisa sabu hingga dua buah handphone. Selain itu, polisi juga masih mengejar pelaku lainnya.

"Di sana mereka kita amankan dengan barang bukti satu buah cangklong bekas pakai sabu 0,0125 gram neto dalam bungkus rokok, satu plastik sedotan, satu buah korek api gas, dan dua HP plus simcard," ujar Argo.

"Kita masih dalami kasus ini ya," pungkasnya.

(kpl/pur/mit)

Reporter: Mathias Purwanto.

REKOMENDASI
TRENDING