Dalam perjalanan karirnya, Dewi telah meraih beberapa prestasi yang mengesankan. Ia berhasil meraih juara dua pada ajang Cipta Pesona Bintang, Weekly Champion (juara mingguan) Asia Bagus, serta juara pertama Suara Remaja Vinolia RCTI. Prestasi tertinggi yang diraih Dewi adalah saat ia menjadi juara pertama dalam Astana Song Festival 2005 di Kazakhstan.
Meskipun berjaya di jalur festival, karier Dewi di industri rekaman tidak berjalan dengan mulus. Pada tahun 2008, ia baru berkesempatan merilis album pop pertamanya berjudul Sweet Heart dengan menggunakan nama Dewi Marfa. Sayangnya, album tersebut tidak berhasil di pasaran karena promosi yang sangat terbatas. Dewi kemudian lebih banyak berkarier di industri rekaman Batak dan musik rohani.
Pada tahun 2010, Dewi bergabung dengan label Nagaswara dan merilis singel berjudul "Jejak Luka". Lagu ini membuatnya meraih Penghargaan "Best New Pop Vocal Female" dari Nagaswara Music Awards 2010. Dewi juga telah melakukan kolaborasi dengan beberapa penyanyi ternama, seperti Tantri Kotak, Sandhy Sondoro, Judika, Anggun, Penyanyi Australia Samantha Jade, dan lain-lain.
Selain itu, Dewi juga pernah mengikuti kompetisi musik X Factor Indonesia musim perdana. Keikutsertaannya dalam ajang ini adalah untuk memenuhi keinginan almarhum adiknya. Dewi berhasil masuk ke kategori Over 26 yang dimentori oleh Bebi Romeo. Meskipun sebelumnya ia pernah lolos dalam audisi The X Factor versi Amerika pada tahun 2011, Dewi harus terhenti karena masalah social security. Setelah dinobatkan sebagai juara kedua di ajang X Factor Indonesia, Dewi mendapatkan kontrak rekaman selama lima tahun dari Sony Music Indonesia.
Dewi Marfa dikenal memiliki karakter suara serak khas dan teknik bernyanyi yang matang, serta jangkauan vokal yang mencapai empat oktaf. Selain itu, ia juga telah merilis beberapa album solo dan singel, seperti Sweet Heart (2008), Terbaik Kedua (2017), dan banyak lagi. Dewi juga memiliki pengalaman dalam dunia akting dan telah tampil dalam beberapa filmografi.