INSIGHT-HOLLYWOOD

Rock Star, Rock n Roll dan Seks (II)

Rabu, 16 Juni 2010 15:59  | 

Steven Tyler






KapanLagi.com -
  • Steven Tyler - Aerosmith

    Sebutan dewa seks bukan hanya milik Gene Simmons, tapi vokalis Aerosmith, Steven Tyler, juga disebut-sebut gila seks. Konon, ayah artis si cantik Liv Tyler ini adalah pria yang hebat dalam bercinta, terutama seks oral. Tidak hanya Steven yang dikenal punya kehidupan seks liar, gitaris Aerosmith, Joe Perry, juga punya selera yang sama dengan wanita.

    Groupie Central menulis jika Steven dan Joe Perry sama-sama menyukai wanita blonde dan terbiasa dengan seks threesome. Mereka yang pernah bercinta dengan vokalis berbibir dower ini mengibaratkan sensasi seks bersama Steven seperti naik roller coaster, dan naik kuda liar saat bersama Joe Perry.

    Sementara kehidupan seks Joey Kramer (drummer), Brad Whitford (gitaris) dan Tom Hamilton (bass) tidak banyak terekspos di kalangan groupies.Jimmy Page

    Gitaris Led Zeppelin ini juga tenar dengan aksi gilanya bersama groupies. Salah satu groupies yang cukup dekat dengan Jimmy adalah Lori Maddox yang masih berusia 14 tahun dan masih perawan saat kencan dengan Jimmy.

    Lori juga dikenal sebagai groupies yang lengket dengan David Bowie. Lori selalu ikut ke mana pun Jimmy dan Led Zeppelin tur, sampai akhirnya Jimmy mencampakkan Lori dan berpaling ke Bebe Buell, seorang model dan groupie yang cukup tenar di era 70an dan pernah mengencani Mick Jagger, Steven Tyler, dan Elvis Costello. Dari hubungannya dengan Steven Tyler lahir Liv Tyler, yang saat dikenal sebagai model dan bintang film Hollywood.


    Jimmy Page (tengah), bersama Joe Perry

    Buell menulis semua kisah cintanya dengan para rock star dalam bukunya REBEL HEART: AN AMERICAN ROCK N ROLL JOURNEY (2001). Pamela Des Barres, groupies lain yang pernah kencan dengan Jimmy juga merilis buku berjudul I'M WITH THE BAND: CONFESSIONS OF A GROUPIE (1987)', bahkan menyebut Jimmy berperilaku sadomasokis, selalu melibatkan cambuk setiap kali berhubungan seks.David Bowie

    Musisi London ini dikenal sebagai rock star yang tak pernah puas dengan kehidupan seksnya. Bowie juga suka merekam adegan seksnya dan bergabung dalam pesta orgy. Hanya masalah teman tidur, Bowie bukan pria pemilih, dia bisa berhubungan dengan beragam wanita dari berbagai ras. Penyanyi yang berkarya lebih dari empat dasawarsa ini menyukai wanita kulit hitam, dan tak heran jika Bowie takluk dengan Iman Abdulmajid, supermodel asal Somalia yang dinikahinya pada 1992 silam. Bowie menganggap seks lebih dari sekedar nafsu tapi juga meningkatkan kecerdasan jika dilakukan secara rutin.Duran Duran

    Perkara seks, vokalis Duran Duran, Simon LeBon, sangat menikmati seks di tempat umum, meskipun status Simon adalah pria beristri. Mayoritas groupies yang pernah kencan dengan Simon menyebut kemampuan bercinta Simon masih standar, hanya sedikit sekali yang menyebutnya pecinta yang hebat.

    Beda lagi dengan keyboardist, Nick Rhodes, yang kabarnya adalah penganut biseks dan biasa bertukar pasangan dengan cowok mantan kekasihnya.

    Gitaris Warren Cuccurullo, justru berperilaku menjijikkan saat bercinta, kabarnya gitaris yang tak lagi bergabung dengan Duran Duran ini suka buang hajat saat bercinta.Guns N Roses

    Super band ini menggebrak musik rock di era 80-an. Bermula dari Los Angeles (1985), mereka hanya perlu waktu tak lebih dari dua tahun dan popularitas pun melejit lewat album APPETITE FOR DESTRUCTION. Popularias GNR tak selalu berjalan mulus, perilaku personilnya yang berantakan terkait narkoba dan seks membuat band ini kocar-kacir.

    Pun begitu halnya dengan Axl Rose yang otoriter, egois, dengan emosi yang meledak-ledak dan pengidap perilaku seks yang menyimpang semakin membenamkan popularitas band yang sukses menjual 110 juta album untuk album perdananya ini. Axl dikenal menyukai seks anal, bondage, sex toys, dan merekam setiap adegan seksnya.

    Sementara Slash lebih memilih bercinta di depan cermin agar bisa melihat aksinya. Super gitaris ini juga menyukai seks dengan posisi terikat di tempat tidur dan karena hobi gilanya ini, Slash pernah diusilin teman kencannya dan meninggalkan gitaris bertopi sulap ini seorang diri, terikat di sebuah kamar hotel.

    Slash pun termasuk rock-star penganut antikondom dan beberapa kali sering dibuat lelucon groupies gara-gara lidahnya menghitam terbakar rokok dan minuman keras.

  • Terlepas dari apa dan siapa sang rockstar, ada satu sisi menarik yang ditulis mantan groupies tahun 60-an, Pamela Des Barres yang cukup dekat dengan Jimmy Page dan Mick Jaggers. Des Barres menulis sisi liar para superstar rock dalam memoir I'M WITH THE BAND: CONFESSIONS OF A GROUPIE (1987): "Mereka liar karena mereka terisolasi kemewahan selama 24 jam, hidup dalam aturan-aturan ketat manajemen dan industri musik yang membuat mereka tak lagi leluasa menikmati dunia luar. Mereka hidup dalam spotlight."

    Hal senada juga diamini pengamat musik tanah air Bens Leo yang tak menampik jika kelakuan sembrono anak band ini sudah ada sejak dulu, hanya 'aktivitas' antara personil band dan penggemar tidak terlalu terekspos media. Pun di Indonesia, fanatisme ini lebih banyak terjadi pada band-band besar seperti God Bless, Rollies, dan Dara Puspita.

    Fenomena rock star yang identik dengan drug dan seks semakin terekam jelas saat diusung ke dunia layar lebar. Coba kita tengok film THE DOORS, ALMOST FAMOUS, ROCK STAR, TAKING WOODSTOCK, WALK HARD: THE DEWEY COX STORY, THE RUNAWAYS, METALLICA: SOME KIND OF MONSTER, sampai SID AND NANCY (biografi kelam Sid Vicious, bassist Sex Pistols). Film-film tersebut bagaikan gambaran nyata personel super band yang bergelimang drug dan juga perilaku seksual menyimpang usai konser selesai dihelat. Seks memang erotisme personal dan akan jadi kebablasan jika tak bisa dikendalikan dan menyatu dengan popularitas sesaat. (kpl/rit)