INSIGHT-HOLLYWOOD

The New Film Maker

Selasa, 20 Maret 2012 12:13  | 

Kate Beckinsale


The New Film Maker
The New Film Maker





KapanLagi.com - Cinemags

CinemagsCinemags

Dua orang sutradara asal Swedia, Mans Marlind dan Bjorn Stein, yang baru saja memasuki ranah perfilman Hollywood berbicara tentang installment keempat dari saga UNDERWORLD ini.

Apakah kalian selalu melakukan tag-team dalam melakukan penyutradaraan?

Marlind: Kami telah bersahabat sejak berusia 10 tahun, dan baru bekerja sama sekitar 10 tahun terakhir. Dan, sekitar sepuluh tahun lalu saya mendapat naskah berjudul DISCO KUNG FU dan mengajak Bjorn bergabung, namun dia memberitahu saya bahwa telah mendapatkan naskah sama.

Bjorn: Sebenarnya naskah seperti itu tidak mudah didapatkan.

Marlind: Dan saya bilang, mari kita lakukan bersama. Dan itu menjadi film pertama kami sebagai satu tim.

Apakah Len (Wiseman) yang memanggil Anda untuk menggarap film ini? atau film KUNG FU DISCO yang menjadikan Anda duduk di kursi sutradara film ini?

Marlind: Bukan, bukan film...

Bjorn: Film itu membuat kami hampir dipecat.

Marlind: Kami telah membuat STORM di tahun 2005, yang memiliki sedikit kesamaan dengan UNDERWORLD. Walaupun memiliki cerita dan dunia yang berbeda, STORM memiliki sensasi yang sama dengan UNDERWORLD. Dan, yang pasti, sama-sama penuh dengan aksi.

Bagaimana cara Anda menarik perhatian para fans yang telah menonton tiga film sebelumnya yang digarap oleh Len?

Bjorn: Pertama, kami memiliki Kate. Dan, Kate mengenakan pakaian berbahan lateks. Itu merupakan hal pertama untuk menarik perhatian fans. Lalu, kami memutuskan untuk menggunakan format 3D yang akan membawa banyak perubahan. Jadi, kami memutuskan untuk memasukkan banyak set gedung yang sedikit lebih gelap seperti di Pittsburgh, atau, atau ...

Marlind: Chicago

Bjorn: Atau New York atau di mana pun itu. Hal ini menjadi sebuah tantangan untuk menciptakan sesuatu yang baru, namun tidak terlalu baru.

Marlind: Dengan menggunakan format 3D, maka kami mendapatkan tekanan dari orang lain. Jadi kami bilang "Mari kita lakukan dengan benar". Film UNDERWORLD banyak menggunakan teknik handheld dan banyak noise, yang mirip dengan film kami sebelumnya. Namun, dengan menggunakan format 3D kami harus mencari sebuah cara yang berbeda.

Bagaimana perasaan kalian masuk ke dalam franchise ini? Yang diproduseri oleh Len.

Marlind: Yeah, dia menikahi pemeran utamanya.

Bjorn: Saya akan menelepon Len, dan melihat tanggapannya tentang hal ini!

Apakah kalian merasa terintimidasi berada dalam franchise ini, di mana kalian selalu digiring oleh seseorang?

Marlind: Ya dan tidak. Mungkin saja, tapi Len adalah seorang yang baik dan bukanlah seorang brengsek. Dan ini tidak pernah menjadi masalah. Namun, kami hanyalah anak baru di franchise ini, sementara orang lain telah menyelesaikan tiga film sebelumnya. Jadi, ketika kami menginginkan atau mengganti sesuatu, kamu harus 'menjualnya'. Begitulah kira-kira awalnya...

Bjorn: Dan hal itu berhasil kami lancarkan.

Marlind: Dengan demikian kami mendapatkan banyak respek dari orang lain.(Cinemags/roc)

Source: Cinemags, Februari 2012, halaman 64