Ecko Show dkk Adukan Royalti ke Kementerian HAM, Menteri Siap Turunkan Mediator
Musisi Ecko Show, Silet Open Up, dan Faris Adam mendatangi kantor Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), Selasa (1/9/2026). Kedatangannya untuk mengadukan masalah hak cipta serta royalti yang belum dibayarkan oleh pihak label musik.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tertahannya hak ekonomi para seniman serta kurangnya transparansi dalam kontrak kerja sama. Pengaduan resmi dilayangkan untuk mendapatkan perlindungan hukum dari negara terkait pengelolaan hak cipta musik yang bermasalah.
"Jadi sebenarnya awalnya saya sempat menjabat sebagai Direktur di Ide Timur. Kebetulan teman-teman ini sebagai klien juga di situ, sebagai artis yang menitipkan asetnya untuk didistribusikan. Berjalannya waktu, untuk sekarang saya sudah dikeluarkan dari situ. Selain selaku Direktur, saya juga menitipkan aset di Ide Timur," ujar Ecko Show saat ditemui di Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), Selasa (1/9/2026).
Masalah utama yang dilaporkan adalah belum cairnya pendapatan digital atau revenue lagu untuk periode Mei dan Juni 2026. Nilai royalti yang diduga masih tertahan di PT Ekspresi Inovasi Terpadu atau IDE TIMUR diperkirakan mencapai Rp600 juta.
"Jadi saya sama Silet sama Faris sampai saat ini belum menerima hak punya kita dari royalti atau revenue dari pendapatan lagu yang kami titipkan di Ide Timur gitu. Sudah beberapa bulan belakangan ini, Juni, Juli, itu belum kami terima," katanya.
Hak Cipta: © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8
