KOREA

Buat Kamu Pecinta Anime, 6 Film Life Action ini Dijamin Nggak Akan Mengecewakan

Kamis, 21 Oktober 2021 09:27 Penulis: Editor KapanLagi.com

Alice in Borderland (credit:imdb)

Kapanlagi.com - Kalau kamu penggemar anime ataupun manga pasti tahu dengan yang namanya live action. Kalau kamu belum tahu, live action itu adalah film adaptasi dari cerita manga atau anime yang dijadikan film dengan pemeran asli. Ada banyak judul-judul besar yang sudah dibuat versi live action-nya mulai dari ATTACK ON TITAN, GINTAMA hingga BLEACH.

Namun kesuksesan sebagai anime atau manga belum tentu berbanding lurus dengan versi live action-nya. Bagi kamu pecinta anime pasti sudah tahu kalau mayoritas live action itu bisa dibilang tidak layak direkomendasikan untuk ditonton. Karena satu dan lain hal, kualitas dari live action kerap kali tidak sebagus anime atau manganya. Tapi jangan sedih karena sebenarnya ada beberapa live action yang layak banget kamu tonton.

Oleh karena itu, untuk menyelamatkanmu dari kekecewaan kami sudah membuat daftar live action anime dan manga yang keren. Berikut 6 adaptasi live action yang super keren.

1. Alice in Borderland

Live action pertama ini adalah serial Netflix Original yang merupakan adaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Hara Aso. Serial ini disutradarai oleh Shinsuke Sato dan ditulis oleh Yasuko Kuramitsu. Season 1 ALICE IN BORDERLAND memiliki 8 episode yang tayang di Netflix pada 10 Desember 2020. Season 1 dari serial ini masih mencakup sekitar 31 bab manga, dan kemungkinan 33 bab sisanya akan dijadikan season 2.

ALICE IN BORDERLAND mengisahkan Arisu, seorang pemuda pengangguran yang terobsesi dengan video game. Saat berada di jalanan Shibuya Crossing, Arisu dan dua temanya menyebabkan suatu hal yang mengakibatkan mereka dikejar polisi. Saat berusaha kabur, tiba-tiba mereka sadar kalau ada yang aneh dengan Tokyo, tiba-tiba listrik di kota itu mati dan semua orang menghilang. Untuk bertahan hidup di kota itu Arisu dan teman-temannya harus bersaing dalam permainan berbahaya yang akan memberikan mereka waktu beberapa hari sebelum harus bermain game mematikan lagi. Film ini adalah tontonan orang dewasa karena banyak adegan sadis didalamnya.

 

2. Crows Zero

Kalau yang satu ini kalian pasti sudah familiar. CROWS ZERO adalah sebuah film aksi Jepang yang diangkat dari manga bernama CROWS karya Hiroshi Takahashi. Filmnya disutradarai oleh Takahi Miike, diproduseri oleh Mataichiro Yamamoto dan skenarionya ditulis oleh Shogo Muto, serta dibintangi oleh Shun Oguri, Ky?suke Yabe, Meisa Kuroki, and Takayuki Yamada. Film CROWS ZERO ini dirilis di Jepang pada 27 Oktober 2007. Kisah CROWS ZERO dilanjutkan dalam dua sekuel berikutnya, CROWS ZERO 2 dan CROWS EXPLODE.

Live action ini mengisahkan Genji Takiya yang merupakan seorang anak dari Yakuza. dia ingin menguasai sekolah Suzuran untuk mendapatkan pengakuan dari ayahnya yang merupakan pemimpin Yakuza. Di film pertamanya, Genji akan melawan para siswa di sekolahnya. Dan di seri kedua, dia akan menghadapi sekolah lain. Ada banyak adegan perkelahian di film ini sehingga bukanlah tontonan anak-anak.

 

3. Rorouni Kenshin

Kalau kalian anak tahun 90-an kalian pasti pernah nonton anime SAMURAI X. Nah, kali ini cerita perjalanan Kenshin himura ditampilkan dalam versi live action-nya yang telah rilis sejak tahun 2012 lalu. Cerita live action dari Rurouni Kenshin sendiri dianggap sebagai adaptasi yang sukses. Baik dari penggemar maupun kritikus memuji film ini berkat keseimbangan antara aksi anime yang berlebihan dan batasan kehidupan nyata yang realistis. Film ini juga sudah sampai pada babak finalnya yang rilis di tahun 2021.

Film ini sendiri menceritakan tentang Himura Kenshin, seorang samurai yang ingin bertobat dari masa lalunya yang merupakan seorang pembunuh kejam dengan julukan Battousai. Kini dia menjadi seorang samurai pengembara yang ingin melindungi warga dari kekuatan imperialis.

 

4. Blade Of The Immortal

Berasal dari sutradara yang menggarap CROWS ZERO, film yang diangkat dari manga karya Hiroaki Samura ini cukup spesial karena live action ini merupakan film ke-100 garapan Takashi Miike. Rilis pada tanggal 29 April 2017, film ini sudah bisa kamu tonton di Netflix.

Film Ini bercerita tentang seorang samurai yang diberikan keabadian bernama Manji. Dia yang seharusnya mati beberapa dekade lalu kini menjadi pengembara yang tidak memiliki tujuan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang wanita bernama Rin dan membantunya membalas dendam kepada musuhnya dari Itto-ryu. Live action ini memiliki banyak aksi yang sadis sehingga tidak cocok untuk anak-anak.

 

5. Alita Battle Angel

Kalau yang satu ini adalah live action produksi Hollywood. ALITA: BATTLE ANGEL ini cukup sukses berkat keberhasilannya menangkap aksi, jalan cerita hingga karakter yang tetap setia dengan versi manganya. Film ini diangkat dari seri manga karya Yukito Kishiro berjudul GUNNM atau BATTLE ANGEL ALITA. Film ini diproduksi oleh James Cameron dan Jon Landau, disutradarai oleh Robert Rodriguez dan tayang di Disney Plus Hotstar.

Film ini bermula dari perang besar yang telah membuat bumi hancur. Suatu hari seorang ilmuwan cyborg bernama Dr. Dyson Ido menemukan cyborg wanita tanpa tubuh dengan otak manusia yang sepenuhnya utuh saat memeriksa rongsokan dari kota metropolis bernama Iron City. Ido membangun kembali cyborg tersebut dan menamainya Alita, sesuai dengan nama putrinya yang telah meninggal. Ido berusaha melindunginya dari pekerjaannya yang misterius, namun rasa ingin tahu Alita yang besar membuatnya terlibat dalam suatu perseteruan. Di tengah pasukan jahat dan berbahaya yang mengendalikan kota, Alita perlahan mulai menemukan kembali serpihan masa lalunya. Ia ternyata memiliki kemampuan berkelahi yang hebat, menjadikan Alita sebagai incaran kelompok Cyborg yang lain.

 

6. Ghost In The Shell

Alita bukanlah satu-satunya protagonis anime wanita yang diadaptasi di Amerika. Motoko Kusanagi dari GHOST IN THE SHELL yang diperankan oleh Scarlett Johanson juga patut dipertimbangkan. Walaupun film ini banyak mendapat kritik karena adaptasi yang dianggap tidak sebanding dengan seni, musik, atmosfer hingga tema filosofis dari GHOST IN THE SHELL yang asli. Namun jika dibandingkan dengan live action di luar sana, film ini jauh lebih bagus. Film GHOST IN THE SHELL ini diadaptasi dari manga Jepang yang berjudul sama karya Masamune Shirow dan digarap oleh sutradara Rupert Sanders.

Film yang berdurasi 107 menit ini bercerita tentang kehidupan manusia dan robot yang hidup secara berdampingan. Hal ini membuat Hanka Robotics Corporation mengembangkan cyborg dengan otak manusia. Hadirlah Motoko Kusanagi yang sebelum menjadi cyborg sebenarnya hanyalah manusia biasa dengan nama asli Mira Killian. Kusanagi kemudian ditempatkan menjadi Public Security di Section 9. Ia memiliki kewajiban untuk berbagai tindakan kejahatan yang dilakukan oleh hacker terkenal The Puppet Master.

Penulis: Evan Reinaldo

 


REKOMENDASI
TRENDING