[Catatan Editorial] Ketemu SUJU & TVXQ di Jogja, Ngomong Bahasa Korea dengan Kru SBS

Jum'at, 29 Maret 2019 08:01 Penulis: Mita Anandayu
[Catatan Editorial] Ketemu SUJU & TVXQ di Jogja, Ngomong Bahasa Korea dengan Kru SBS SUJU dan TVXQ di Jogja © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Kapanlagi.com - Namanya fans, meski sudah ketemu tentu nggak ada rasa puas dan pengin ketemu lagi di lain waktu. Kalau bisa sih setiap hari, tapi sayangnya itu cuma halu. Bekerja di KapanLagi.com® membuatku punya pengalaman berharga dan tak terlupakan. Satu setengah tahun aku kerja di KapanLagi.com®, akhirnya aku bisa liputan buat ketemu idolaku.

Mendengar kabar Super Junior dan TVXQ bakal ke Yogyakarta, sebagai fans tentu bikin hati ini bergetar. Bagaimana tidak, sudah 5 tahun sejak ketemu SUJU terakhir kali di sebuah konser. Kalaupun berhasil, ini jadi yang pertama aku bisa ketemu TVXQ. Kantor pun berbaik hati untuk mengirimku dan seorang teman untuk liputan ke Jogja. Sempat ragu untuk berangkat saat itu. Namun, di sore hari setelah SUJU dan TVXQ syuting di Candi Borobudur, kami pun memutuskan untuk berangkat sepulang kantor.

Yap, pulang kantor pukul 5 sore, aku langsung berburu tiket ke Jogja dan hotel. Jadwal keberangkatan kami adalah pukul 8 malam. Buatku, itu waktu yang singkat untuk packing dan mempersiapkan ini dan itu untuk empat hari di Jogja.

Hari Pertama di Jogja: Kurang Tidur, Deg-degan Ketemu SUJU & TVXQ

Kamis (21/3/2019) adalah hari pertama kami di Jogja. Kami hanya tidur sekitar 2 jam hari itu. Alasannya? Nggak bisa tidur. (Aneh memang. Padahal biasanya aku doyan banget tidur). Aku pribadi sih lebih ke rasa deg-degan antara ketemu atau batal ketemu SUJU dan TVXQ. Maklum, aku mengidolakan mereka. Di samping itu, ada tanggung jawabku juga untuk dapat berita soal mereka selama syuting di Jogja.

Rasa ngantuk yang kami rasakan seketika kalah ketika pagi datang. Jam 8 pagi kamu sudah bergegas menuju Keraton Jogja sesuai dengan rumor yang beredar bahwa mereka akan mengunjungi tempat ini untuk syuting. Kami pikir kami sudah paling pagi yang bakal sampai di sana. Ternyata, puluhan fans sudah sampai di Keraton lebih dulu. Makin siang ratusan fans memadati lokasi wisata ini. Luar biasa.

Fans menunggu SUJU dan TVXQ di Keraton Jogja © KapanLagi.com/Mita AnandayuFans menunggu SUJU dan TVXQ di Keraton Jogja © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Nggak cuma sekedar menunggu, kami juga melihat situasi untuk bisa kami jadikan berita. Di sela-sela itu, kami juga rajin mencari info di media sosial karena feeling kami mengatakan mereka batal untuk syuting di Keraton (Yap, liputan nekad ini cuma berbekal info di sosial media dan feeling kami sebagai seorang pecinta oppa-oppa).

Sampai pukul 2 siang tetap saja tidak ada tanda-tanda dua boyband ini bakal datang. Kami pun semakin cekatan buat cari info di media sosial. Hasilnya, kami mendapatkan info mereka akan syuting di Lava Tour Land. Aku dan teman pun langsung berdiskusi untuk memutuskan ke sana atau tidak. Sambil kecewa, kami pun memutuskan untuk liputan di Malioboro saja saat malam hari.

Hujan deras di Malioboro batalkan syuting SUJU dan TVXQ © KapanLagi.com/Mita AnandayuHujan deras di Malioboro batalkan syuting SUJU dan TVXQ © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Liputan di Malioboro ternyata penuh cobaan. Hujan deras mengguyur Jogja malam itu. Sambil menunggu oppa-oppa, kami pun 'berburu' fans untuk bisa kami wawancara. Beberapa fans pun berhasil kami wawancara malam itu. Perasaan mereka tentu sama denganku yang malam itu deg-degan apakah SUJU dan TVXQ bakal jadi syuting atau batal karena melihat kondisi saat itu penuh dengan lautan manusia dan hujan deras.

Kejadian lucu juga sempat terjadi di Malioboro ketika seorang cowok ganteng putih naik delman di sela-sela lautan manusia. Langsung pada heboh karena dikira salah satu member SUJU atau TVXQ. Ternyata semakin mendekat ternyata Randy Martin. Meski kecewa tapi momen ini malah dibuat asyik sama fans dengan bersalaman dan foto-foto.

Randy Martin di Jogja © Instagram.com/randymartinnnRandy Martin di Jogja © Instagram.com/randymartinnn

Selama kurang lebih 3 jam kami menunggu di Malioboro. Nggak kalah sama perjuangan nunggu SUJU dan TVXQ, buat dapetin lumpia saja juga harus berjuang keras ternyata. Kami harus mengantre sekitar satu jam sambil menikmati guyuran hujan deras di Malioboro. Lapar banget? Iya. Maklum, kami belum makan malam. Ngantre lumpia sampai bisa bikin satu berita. Yap, berita kami soal fans yang menunggu berjam-jam pun langsung kami kirim ke tim untuk dipublish. Kami pun kembali ke hotel. Tentu saja setelah mendapatkan lumpia kami.

Hari Kedua: Keajaiban di Malam Itu

Sungguh, kami benar-benar mempertimbangkan untuk meliput mereka di Goa Jomblang dan Kalisuci di hari kedua ini mengingat lokasi yang jauh sekali dari hotel kami menginap. Tapi, tanggung jawab kami untuk kasih berita di hari itu nggak terlupakan.

Setiap bangun dan sebelum tidur kegiatan wajib kami adalah cari info di media sosial. Begitupun hari kedua ini. Setiap detik di sela-sela waktu kami selalu cek semua info yang berhubungan dengan SUJU dan TVXQ. Cari infonya benar-benar ngalah-ngalahin stalking gebetan!

Di sinilah keajaiban itu datang. Keberuntungan berada di pihak kami. Saat itu aku dapat info dari postingan salah satu akun cafe di Gunungkidul kalau SUJU dan TVXQ bakal syuting di sana pada malam hari. Kenapa disebut beruntung? Karena nggak lama setelah aku dapat info itu, pihak cafe buru-buru menghapus postingannya atas permintaan fans. Kalau aku telat sedikit saja, sepertinya nggak bakal tahu kalau mereka syuting di sana.

Sempat berpikir ulang untuk ke cafe ini karena perjalanannya sekitar satu setengah jam, belum lagi ketika mau berangkat ternyata hujan deras datang. Tapi pada akhirnya pukul 4 sore kami tiba di cafe. Sungguh nekad!

Menunggu SUJU dan TVXQ sambil menikmati indahnya Jogja © KapanLagi.com/Mita AnandayuMenunggu SUJU dan TVXQ sambil menikmati indahnya Jogja © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Lagi-lagi kami bukan yang pertama datang, beberapa fans sudah nongkrong cantik di situ. Tapi tanda-tanda kehadiran oppa tak tampak di depan mata kami. Untung saja pemandangan dari cafe ini benar-benar indah. Kami sempat terhipnotis kala itu. Sampai akhirnya seorang cowok putih lewat di dekat kami sekitar pukul setengah 6 sore. Kami yakin itu adalah salah satu kru SBS (stasiun TV yang akan menayangkan Analog Trip) karena alat syuting yang ia kenakan di telinganya. Dia juga sibuk melihat setiap sudut cafe untuk mencari angle syuting.

"Yes! Finally...," jeritku dalam hati sambil main mata dengan temanku.

Well, temanku ini punya prinsip, "So behave, be classy, be cool!" mengingat kami bawa nama perusahaan juga, meski jiwa fangirl kami tentu saja langsung membara. Dia pun sering kali mengingatkanku soal ini hahaha.

Cafe makin ramai karena para kru Korea sudah datang. Lagi-lagi kru Korea melewati kami untuk ke toilet. Temanku langsung menyadarkanku untuk minta izin interview dua boyband ini. Dua cewek kru Korea tersebut langsung kudekati. Kalau aku menduga sih mereka adalah writer dari acara Analog Trip.

Dengan bahasa Koreaku yang seadanya, aku pun tanya kepada seorang kru tersebut, "Halo, kami dari media online Indonesia. Mohon maaf, kalau kami minta waktu untuk wawancara dengan SUJU dan TVXQ memungkinkan tidak ya?"

"Mohon maaf tidak bisa," jawabnya dengan ramah.

Aku nggak mau nyerah gitu saja, lagi-lagi aku coba menjelaskan maksud wawancaraku. "Kami hanya ingin tahu bagaimana perasaan SUJU dan TVXQ selama berada di Jogja dan pendapatnya tentang Jogja," tanyaku lagi.

"Iya, mohon maaf sekali tidak bisa. PD (Production Director) kami begitu ketat, sepertinya akan sulit," jawabnya dibarengi dengan rasa kecewaku namun lega karena dapat kesempatan untuk minta izin interview.

Kesibukan kru syuting Analog Trip © KapanLagi.com/Mita AnandayuKesibukan kru syuting Analog Trip © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Pukul 7 malam SUJU dan TVXQ pun akhirnya datang dan mulai syuting. Aku serasa berhenti bernapas melihat mereka lewat di depanku. Posisiku pun cuma berjarak 2-3 meter dari mereka syuting. Tenang saja, kamera sudah on untuk ambil video saat mereka datang. Belasan kali jepret juga sudah aku lakukan untuk bahan berita (dan koleksi pribadi pastinya hahaha).

Makin nggak bisa napas ketika member lain fokus untuk syuting, sementara Donghae menyempatkan diri untuk melihat ke arah fans, posisi aku berdiri. Seperti apa wajah dan senyumannya saat itu sampai sekarang masih aku ingat.

Pukul 9 malam mereka selesai syuting dan langsung masuk ke van. Di sinilah keajaiban kedua terjadi. Ketika kru menyuruh van SUJU dan TVXQ untuk jalan, tiba-tiba saja hujan deras disertai angin langsung mengguyur Gunungkidul. Bayangkan saja kalau hujan mengguyur di tengah-tengah proses syuting. Mungkin aku bersama SUJU dan TVXQ akan berteduh di satu atap yang sama (eh maaf halu lagi deh).

Suasana cafe saat hujan deras disertai angin mengguyur Gunungkidul setelah selesai syuting © KapanLagi.com/Mita AnandayuSuasana cafe saat hujan deras disertai angin mengguyur Gunungkidul setelah selesai syuting © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Hari Ketiga: Liputan Dadakan

Di hari ketiga di Jogja kami memutuskan untuk tidak meliput SUJU dan TVXQ di Parangtritis karena lokasi ini (lagi-lagi) jauh dari tempat kami menginap. Kami pun memutuskan untuk menulis berita yang kami dapat di lokasi syuting sebelumnya.

Namun tiba-tiba di sore hari kami mendapat kabar bahwa Butet Kartaredjasa terkena serangan jantung. Artis ini memang berasal dari Jogja. Manager kami pun langsung menghubungiku untuk mencari informasinya. Aku pun memutuskan untuk ke resto milik Butet Kartaredjasa yang dikelola sang istri dan anaknya.

Sebelum berangkat kami pun mampir untuk makan malam terlebih dahulu. Saat makan malam ini pun lagi-lagi Jogja diguyur hujan deras. Lokasi resto milik Butet Kartaredjasa ini cukup jauh dari tempat kami di Sleman. Namun untungnya, manager kami menyuruh kami untuk menghubungi lewat telepon untuk mencari tahu informasi soal Butet. Beruntung info kami bisa dapatkan saat itu juga.

Hari Keempat: Fanmeet Singkat, Hampir Ketinggalan Kereta

Di hari terakhir SUJU dan TVXQ dijadwalkan syuting di Candi Prambanan. Kami pun juga harus packing karena hari ini adalah jadwal kami check out dan kembali ke kota kami setelah liputan di hari terakhir ini.

Candi Prambanan dipadati fans menunggu SUJU dan TVXQ © KapanLagi.com/Mita AnandayuCandi Prambanan dipadati fans menunggu SUJU dan TVXQ © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Kami sampai di Prambanan sekitar pukul 10.30 WIB. Lagi-lagi sudah banyak fans menunggu di sana. Bahkan van kru SBS pun sudah ada beberapa yang sampai dan mereka mempersiapkan kamera. Kami hanya duduk di bangku area parkir dekat van kru, setelah mendapatkan foto dan video suasana Prambanan saat itu untuk bisa kami jadikan berita. Pihak Candi Prambanan juga mengumumkan bakal ada fanmeeting selama 10 menit. Fans pun boleh mengambil gambar dan video sepuasnya.

Kedatangan SUJU dan TVXQ di Candi Prambanan, berjarak satu meter dari posisiku © KapanLagi.com/Mita AnandayuKedatangan SUJU dan TVXQ di Candi Prambanan, berjarak satu meter dari posisiku © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Sekitar pukul 1 siang kru terlihat bersiap-siap untuk kedatangan dua boyband ini. Aku dan temanku pun mengambil posisi yang tepat. Aku berhasil dapat posisi luang yang berjarak satu meter dari van SUJU dan TVXQ. Aku langsung mengambil gambar mereka sambil tangan gemetar dan jantung berdegub kencang. Ini pertama kalinya aku sedekat itu dengan idolaku. Sebelumnya aku juga pernah dekat berjarak semeter tapi sayangnya kami terpisah oleh panggung konser yang tinggi :(

Saat syuting di area candi, aku dan temanku memutuskan untuk tak meliput. Kami langsung menuju Lapangan Siwa untuk mendapatkan posisi yang tepat. Tak lama menunggu, SUJU dan TVXQ selesai syuting dan langsung menemui ratusan fans yang sudah duduk rapi membentuk setengah lingkaran.

Fans menunggu fanmeeting SUJU dan TVXQ di Lapangan Siwa Candi Prambanan © KapanLagi.com/Mita AnandayuFans menunggu fanmeeting SUJU dan TVXQ di Lapangan Siwa Candi Prambanan © KapanLagi.com/Mita Anandayu

SUJU dan TVXQ melambaikan tangan dan menyapa kami para fans menggunakan toa. 6 oppa ini menebarkan senyuman kepada para fans. Sayangnya, meski cuma 3 menit dari 10 menit yang dijadwalkan, suasana fanmeet berjalan dengan lancar dan memuaskan hati para fans Indonesia.

Super Junior dan TVXQ fanmeet di Candi Prambanan © KapanLagi.com/Mita AnandayuSuper Junior dan TVXQ fanmeet di Candi Prambanan © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Berakhir sampai di sini cerita kami? Belum! Kami pun harus bergegas menuju bandara untuk mengantarkan SUJU dan TVXQ kembali ke Korea. Tentu saja kami juga harus hunting suasana para fans di sana. Tapi sebelumnya, kami harus mencari makan dan minum dulu. Percayalah, belum ada makanan dan air yang masuk ke tubuh kami setelah bangun tidur tadi hingga di jam 2 siang.

Selesai makan, kami sampai di bandara sekitar pukul 3 sore. Ya, seperti hari-hari sebelumnya, kami sudah didahului puluhan fans. Mereka sudah memadati pintu keberangkatan domestik di Terminal A Bandara Adi Sutjipto.

Fans menunggu SUJU dan TVXQ di Bandara Adi Sutjipto © KapanLagi.com/Mita AnandayuFans menunggu SUJU dan TVXQ di Bandara Adi Sutjipto © KapanLagi.com/Mita Anandayu

Berjam-jam kami menunggu dengan harap-harap cemas, pukul 8 malam kami pun mendapat kabar bahwa mereka sudah masuk bandara melalui jalur khusus. Kami tak sempat merasakan kecewa malam itu karena berpikir agar bisa sampai stasiun dalam waktu singkat. Ya, nggak cuma SUJU dan TVXQ saja yang kembali ke negaranya, jadwal keberangkatan kami pun sama dengan mereka yakni pukul 20.45. Belum lagi kata salah satu orang perjalanan dari bandara ke stasiun kalau sedang macet biasanya bisa sampai 45 menit.

Kami langsung bergegas menuju stasiun. Sambil nunggu taksi online, kami bersebelahan dengan pemandu wisata SUJU dan TVXQ selama di Jogja. Ini kesempatan! Itu pikiran kami. Namun sayangnya, kami sudah dijemput oleh taksi online. 1 menit menunggu kugunakan untuk bertanya sedikit dengan mereka. Dua orang pemandu wisata menyatakan mereka bagian kameraman, sedangkan satu orang lagi translator SUJU dan TVXQ. Namun satu orang ini nggak menggubris pertanyaanku. Kami pun meninggalkannya setelah temanku mengingatkan sudah ditunggu taksi online.

Beruntung malam itu kami tak ketinggalan kereta meski kami sampai di stasiun lima menit sebelum jadwal keberangkatan. Benar-benar liputan yang mendebarkan bagiku. Jogja yang indah, terasa makin sempurna selama empat hari aku di sana karena SUJU dan TVXQ. Semoga saja ini bukan terakhir kalinya aku bertemu mereka. Baca juga yuk catatan editorial temanku saat di Jogja, DI SINI. Terima kasih juga untuk KapanLagi.com® yang telah memberikan kenangan manis di minggu terakhirku bekerja di sini.

 

(kpl/mit)

Editor:

Mita Anandayu


REKOMENDASI
TRENDING