Sebelum memulai karir profesionalnya, Gordon menghabiskan masa sekolahnya di Olympia High School di Orlando, Florida. Pada tahun 2013, saat masih menjadi junior, ia berhasil meraih penghargaan Florida Gatorade Baseball Player of the Year. Gordon memiliki kemampuan yang luar biasa baik sebagai batter maupun pitcher. Sebagai batter, ia mencatatkan rataan pukulan sebesar .505 dengan dua home run dan 30 runs batted in. Sementara sebagai pitcher, ia memiliki ERA sebesar 0.78 dengan 44 strikeouts dan lima saves dalam 35 2/3 inning yang ia lewati. Prestasinya semakin menonjol saat ia menjadi senior, dengan mencatatkan rataan pukulan sebesar .512 dengan enam home run dan 28 RBIs dalam 28 pertandingan. Ia juga berhasil membawa timnya mencapai semifinal regional di kelas 8A. Gordon kemudian menandatangani surat perjanjian untuk bermain bisbol di Florida State University.
Pada tahun 2014, Gordon menjadi salah satu prospek teratas dalam draft Major League Baseball. Ia terpilih sebagai pick kelima dalam putaran pertama oleh tim Minnesota Twins. Gordon menandatangani kontrak dengan Twins pada tanggal 9 Juni dan menerima bonus sebesar $3.851 juta. Ia kemudian ditugaskan ke tim Elizabethton Twins, di mana ia mencatatkan rataan pukulan sebesar .294 dengan satu home run dan 28 RBIs. Gordon melanjutkan karirnya di Cedar Rapids Kernels pada tahun 2015, di mana ia mencatatkan rataan pukulan sebesar .277 dengan satu home run, 58 RBIs, dan 25 stolen bases. Pada tahun 2016, ia bermain untuk tim Fort Myers Miracle, di mana ia mencatatkan rataan pukulan sebesar .291 dengan tiga home run dan 52 RBIs dalam 116 pertandingan. Pada tahun 2017, Gordon bermain untuk tim Double-A Chattanooga Lookouts, di mana ia mencatatkan rataan pukulan sebesar .270 dengan sembilan home run dan 66 RBIs, yang merupakan rekor karirnya saat itu.
Kesibukan Gordon terus berlanjut pada musim 2018, di mana ia bermain untuk tim Chattanooga sebelum dipromosikan ke tim Triple-A Rochester Red Wings. Pada musim 2019, Gordon hanya dapat bermain dalam 70 pertandingan karena cedera, namun ia tetap tampil baik dengan rataan pukulan sebesar .298/.342/.459 dalam 319 plate appearances. Pada awal musim 2020, Gordon dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Pada tanggal 23 April 2021, Gordon dipromosikan ke Major League Baseball untuk pertama kalinya. Namun, ia kemudian dikembalikan ke tim pelatihan alternatif tanpa melakukan penampilan di MLB. Pada tanggal 3 Mei, Gordon kembali dipanggil ke skuad aktif dan membuat debut MLB-nya pada tanggal 6 Mei sebagai starting second baseman melawan Texas Rangers. Pada pertandingan tersebut, ia mencatatkan stolen base pertamanya dan juga hit pertamanya di MLB, yaitu single melawan pitcher Rangers, Jordan Lyles. Pada tanggal 4 Juni, Gordon mencetak home run pertamanya di MLB, yaitu solo shot melawan reliever Kansas City Royals, Wade Davis. Pada tanggal 5 Agustus, Gordon dikembalikan ke tim Triple-A St. Paul Saints untuk memberi tempat kepada Rob Refsnyder yang telah keluar dari daftar cedera 10 hari. Pada tanggal 30 Agustus 2022, Gordon mencetak grand slam pertamanya dalam karirnya melawan pitcher Boston Red Sox, Ryan Brasier, sebagai bagian dari penampilan dengan 6 RBIs. Pada tahun 2022, Gordon bermain dalam 136 pertandingan untuk Minnesota, dengan rataan pukulan sebesar .272/.316/.427 dengan 9 home run, 50 RBIs, dan 6 stolen bases. Home run dan RBI-nya adalah yang tertinggi dalam karirnya.
Di luar karir bisbolnya, Gordon memiliki latar belakang keluarga yang terkait dengan bisbol. Ayahnya, Tom Gordon, adalah mantan pemain bisbol profesional yang bermain di liga utama dari tahun 1988 hingga 2009. Sedangkan saudara tiri paternalnya, Dee Strange-Gordon, juga merupakan pemain bisbol liga utama.