LIFESTYLE

My Time with Napster

Senin, 08 Agustus 2011 18:13

My Time with Napster
My Time with Napster





KapanLagi.com - Macworld Indonesia

Macworld IndonesiaMacworld Indonesia

Oleh Jonathan Seff

Oktober lalu, kolega saya Christopher Breen membandingkan layanan musik streaming berbayar: Mog, Napster, Rdio, dan Rhapsody. Sebelumnya, saya tidak pernah tertarik untuk membayar, seperti apa yang dikatakan Steve Jobs, 'sewa' untuk musik saya. Namun, setelah berbicara dengan Chris sambil mengedit tulisannya, saya mulai tertarik untuk mencoba layanan langganan tersebut.

Karena beberapa alasan, saya memutuskan untuk menjajal Napster (www.napster.com). Saya mulai berlangganan pada awal November untuk akses selama setahun, dan ingin berbagi pengalaman saya - baik dan buruk - menggunakan layanan tersebut sejauh ini.

THE GOOD
Walau ada beberapa batasan dalam streaming musik, ternyata ada juga beberapa hal mengenainya yang cukup menarik.

High Quality Napster menawarkan kualitas streaming yang sangat baik. Di dunia file audio yang dikompresi, sulit untuk membedakan antara file yang diunduh dan file streaming dari Napster.

Better Than Previews Dengan Napster, saya bisa (pada kebanyakan kasus) mendengarkan lagu secara penuh ketimbang preview pendek.

Expanded Musical Horizons Napster memungkinkan saya mendengar musik yang tidak akan saya beli sehingga memperluas wawasan saya akan musik-musik baru (atau musik yang baru buat saya).

Saves Me Money Ketimbang membeli album yang mungkin hanya akan saya dengarkan sekali, saya bisa mendengarkannya sebagai bagian dari biaya langganan saya.

Good Pricing Layanan Napster setahun penuh plus akses mobile dibanderol dengan harga $96 ($8 per bulan). Ini memberikan saya streaming tak terbatas ke komputer, plus akses mobile (ini akan dijelaskan sebentar lagi).

iOS Support Dengan akun Napster-plus-akses-mobile, Anda bisa menikmati Napster di perangkat iOS, BlackBerry, dan Android. Plus, Anda bisa mengunduh lagu, album, dan playlist ke perangkat iOS untuk didengarkan offline.

Squeezebox Support Di rumah, saya bisa mendengarkan musik di ruang keluarga menggunakan Logitech Squeezebox Radio, yang mendukung Napster dan Rhapsody.

THE NOT-SO-GOOD
Sekarang, agar Anda tidak mengira saya adalah orang yang jatuh cinta dengan layanan Napster, saya punya beberapa keluhan.

Web-Based Player Isn't Great Masalah terbesar saya dengan Napster adalah cara mendengarkannya. Tidak ada aplikasi desktop sehingga semuanya dikontrol lewat peramban Web (dengan Flash aktif). Walaupun Anda bisa membuat playlist atau menambah keseluruhan album di antrian playback, tidak ada cara untuk mengontrol musik tanpa menggunakan mouse.

New Releases Are Hard to Find Sayangnya, tidak ada seksi new-release. Ada recent-album dan feature, tetapi tidak diimplementasikan dengan baik.

Purchase-Only Albums Beberapa album (atau lagu spesifik) hanya bisa dibeli. Dalam kasus ini, Anda hanya dibatasi untuk mem-preview-nya. Namun masalah terbesar adalah tidak ada cara untuk mengetahui batasan tersebut pada album atau lagu sampai Anda melihat setiap album.(Macworld/roc)

Source: Macworld Indonesia, Juli 2011, halaman 80