LIFESTYLE

Tips Memilih Kamera Micro Four Thirds

Jum'at, 19 Agustus 2011 18:13

Tips Memilih Kamera Micro Four Thirds
Tips Memilih Kamera Micro Four Thirds





KapanLagi.com - Gadget Indonesia

Gadget IndonesiaGadget Indonesia

Words by Elyudien

Dewasa ini, semakin banyak kamera digital yang beredar di pasaran dari berbagai model dan fungsi. Kamera digital sudah seperti halnya handphone yang mudah dibawa ke mana-mana. Berbagai fitur kamera digital mengalami perkembangan pesat. Setiap produsen kamera berlomba menawarkan keunggulan dan kelebihan produknya. Konsumen dimanjakan dengan segala kecanggihan dan kemudahan dalam menghasilkan foto yang diinginkan.

Secara umum terdapat 3 pilihan kamera digital, yaitu compact, prosumer, dan DSLR. Kamera compact ditandai dengan model yang ringan dan mudah dibawa-bawa. Kamera prosumer ditandai dengan model yang ringkas serta fitur menyerupai DSLR dengan kekuatan lensa zoom yang cukup tinggi/panjang. Yang terakhir, kamera DSLR ditandai dengan body yang besar dengan lensa yang bisa diganti sesuai dengan kebutuhan.

Kamera compact atau kamera saku dan prosumer umumnya disukai pengguna kamera bertipe point-and-shoot. Kamera jenis ini umumnya memiliki bentuk ringkas dan ringan. Namun, kualitas yang dihasilkan tentu saja tidak sama dengan kualitas DSLR. Dari tiga jenis tersebut, konsumen terpaksa harus memilih antara kenyamanan kamera saku digital atau mengutamakan kualitas yang ditawarkan DSLR.

Konsumen ingin kamera ringkas, namun memiliki kemampuan baik dalam menghasilkan gambar serta mudah dibawa. Kepraktisan model dan fitur adalah tuntutan utama yang diinginkan konsumen. Untuk itu, banyak pengguna kamera berharap ada kamera yang memiliki bentuk ringkas, tetapi menghasilkan kualitas setara DSLR.

Di tahun 2009, dikembangkan sebuah model kamera digital berbasis sensor micro four thirds hasil pengembangan dari Four Thirds System, produsen Panasonic dan Olympus menyajikan tren baru kamera digital. Nama Micro Four Thirds (MFT) masih asing terdengar bagi sebagian orang dibanding kamera DSLR yang sudah menguasai pasar kamera digital profesional. Kamera saku digital MFT ini tampil seperti kamera digital biasa. Bedanya, lensa kamera ini bisa dilepas dan ditukar dengan lensa ukuran lain layaknya kamera DSLR.

Keunggulan dan Kekurangan
Dilihat dari bentuk, kamera MFT memiliki bentuk yang kecil dan ringan dibandingkan kamera DSLR. Meskipun sedikit lebih tebal dari kamera compact. Namun kualitas gambar yang dihasilkan jauh lebih baik daripada kamera compact.

Dampak lain dari mengecilnya bentuk kamera adalah ukuran lensa yang juga semakin kecil, sehingga bobot kamera juga lebih ringan. Hal ini lebih menyenangkan untuk dibawa ke mana-mana. Pilihan lensa pun tetap bisa menggunakan lensa DSLR dengan bantuan adapter untuk menyambungkannya.

Dari sisi layar, LCD akan memudahkan fotografer melihat objek secara realtime preview exposure dan juga memudahkan melihat dalam kondisi low light (kurang cahaya). Di DSLR, ketika melihat objek low light melalui viewfinder, cukup menyulitkan untuk melihat secara detail. Hal ini dipermudah ketika menggunakan layar LCD di kamera MFT.

Bagi yang senang fitur video, kemampuan layar LCD dalam menampilkan hasil video termasuk bagus. Respon perpindahan fitur kamera ke video boleh dikatakan tidak ada masalah. Kinerja kecepatan focus jauh lebih cepat daripada DSLR konvensional.

Dari semua keunggulan yang dimiliki kamera MFT, ada pula kelemahan yang dimiliki. Makin mengecilnya ukuran sensor yang dimiliki dibandingkan kamera DSLR, sedikit banyak akan mempengaruhi kualitas gambar. Di samping itu, harus lebih berhati-hati ketika mengganti lensa sebab posisi sensor dekat dengan mulut lensa yang lebih rentan terkena debu yang bisa berakibat menurunnya kualitas gambar.

Dibandingkan dengan kamera compact model terbaru yang memiliki optical zoom yang tinggi, kamera MFT memiliki zoom lebih kecil dan terbatas.

Fitur yang Harus Diperhatikan
Pilihan Lensa
Lensa berperan penting dalam meng-cover objek yang kita inginkan dengan ketajaman gambar yang diinginkan. Berbagai merk kamera menawarkan paket lensa kit atau lensa bawaan dalam paket penjualannya. Ukuran lensa lebar berguna untuk kebutuhan memotret bentang alam yang luas. Sedangkan, lensa fixed memiliki kelebihan dalam hal ketajaman gambar.

Tips Memilih Kamera Micro Four ThirdsTips Memilih Kamera Micro Four Thirds

Ada pula lensa yang memiliki fitur image stabilization atau anti getar di lensa yang lebih baik dalam praktik karena bisa melihat langsung hasil stabilisasinya di layar, tapi menjadi kurang ringkas karena ukuran sedikit lebih besar. Pilihan lensa tergantung dari gaya memotret. Sebagian besar orang lebih menyukai lensa zoom karena bisa menjangkau objek yang jauh sekalipun.

Di samping itu, jajaran lensa yang kompatibel dengan body kamera juga perlu dipertimbangkan agar kelak jika ingin menambah koleksi lensa tidak sulit mencari di pasaran. Dikarenakan ukuran body yang lebih kecil, otomatis lensa yang kompatibel pun harus menyesuaikan dengan ukuran body kamera.

Body Kamera
Yang perlu diperhatikan juga adalah fitur di body kamera yang menunjang hasil foto. Salah satunya adalah built-in image stabilization (stabilizer di dalam kamera berkonsep sensor shift) yang kira-kira fungsinya sama dengan antigetar, yaitu meredam getaran halus ketika memotret supaya hasil tetap tajam. Jadi, setiap lensa yang dipasang akan mendapatkan manfaat fitur ini. Perhatikan pula flash internal, yaitu flash yang sudah terpasang di body kamera dan lampu untuk membantu auto fokus di kondisi gelap.

Layar LCD juga berperan penting dalam menampilkan objek foto. Perhatikan jumlah resolusi yang dimiliki layar LCD. Semakin besar angkanya, maka semakin bagus dalam menampilkan gambar dan sebuah barang tentu lebih natural. Pastikan layar tidak terlalu kecil sehingga gambar bisa tampil maksimal.

Tips Memilih Kamera Micro Four ThirdsTips Memilih Kamera Micro Four Thirds

Kecepatan Auto Fokus
Fitur ini menjadi penting karena sebagian orang senang dengan kemampuan kamera compact yang bisa point and shoot, yaitu cepat dalam membidik dan mengambil gambar. Kamera MFT yang handal memiliki kecepatan focus kurang dari 1 detik. Namun ada pula yang lebih dari itu. Bahkan, kecenderungan beberapa merk mengalami kesulitan ketika mencari focus dalam kondisi low light atau cahaya kurang. Untuk mengantisipasi hal ini, beberapa merk menyertakan fitur lampu sensor atau infrared untuk membantu fokus di kondisi gelap atau kurang cahaya.

ISO dan Noise
ISO berguna dalam memaksimalkan kamera menyerap cahaya dalam kondisi lowlight. Makin besar angka ISO, makin kuat dalam menyerap cahaya. Beberapa merk kamera MFT menawarkan ISO tinggi 3200, bahkan ada yang sampai ISI 6400. Namun, ada dampak negatif dengan pilihan ISO tinggi, yaitu munculnya noise atau bintik-bintik kecil dalam hasil foto. Jangan khawatir, saat ini terdapat fitur pengendali noise yang menekan jumlahnya sehingga hasil foto tetap maksimal.

Video
Saat ini, fitur video sudah menjadi keharusan dalam sebuah kamera digital. Kualitas rekam high definition menjadi fitur unggulan ditambah pula dengan kualitas suara yang stereo. Bahkan, ada kamera yang bisa langsung merekam ke DVD dan menonton langsung melalui televisi HD (High Definition) atau di blu-ray player. Dan di kamera MFT, pengoperasian fitur video mudah dilakukan. Jadi jika membutuhkan fitur selain kamera, perhatikan kualitas video dan kemampuan suaranya.

Tips Memilih Kamera Micro Four ThirdsTips Memilih Kamera Micro Four Thirds

Fitur Tambahan
Dikarenakan kamera MFT berusaha membawa berbagai kelebihan yang dimiliki kamera compact, terdapat pula fitur program/auto yang memudahkan dalam mengambil gambar sesuai kondisi. Jika di kamera DSLR memerlukan langkah editing menggunakan Photoshop di computer, maka di beberapa kamera MFT fitur editing ini sudah terintegrasi. Sebagai contoh, fitur yang bisa menghasilkan warna atau gambar landscape lebih dramatis atau foto close-up yang menampakkan wajah lebih halus seperti menggunakan filter soft. Maka perhatikanlah fitur-fitur tambahan ini. Tampaknya tren pengguna kamera akan lebih beragam dan penggemar MFT mulai berkembang karena kamera jenis ini dianggap memiliki kemampuan DSLR tanpa memiliki ukuran dan beratnya. Produsen pun berlomba-lomba mengeluarkan produk unggulan-nya. Asesoris yang berhubungan dengan kamera MFT ini akan semakin mudah didapatkan. Saat ini, di pasaran Indonesia terdapat merk Panasonic, Olympus, Samsung, dan Sony yang sudah mengeluarkan berbagai pilihan body serta lensa kompatibel.

Dan akhirnya, dengan pilihan kamera yang tepat, saat ini kita akan semakin mudah dalam mewujudkan foto yang kita inginkan.

Apa itu Micro Four Thirds System?
Micro Four Thirds System adalah sistem kamera digital berbasis DSLR, namun tanpa menggunakan cermin di dalam body kamera yang berfungsi memantulkan gambar sehingga bisa dilihat di jendela bidik (viewfinder). Jadi objek langsung bisa dilihat melalui layar LCD/Electronic View Finder setelah ditangkap oleh lensa dan sensor.

Tips Memilih Kamera Micro Four ThirdsTips Memilih Kamera Micro Four Thirds

MFT tidak menyediakan ruang untuk cermin dan pentaprism serta komponen viewfinder sehingga hanya tersisa sensor sebagai komponen utama untuk menangkap cahaya. Jadi penghilangan cermin ini membuat jarak antara lensa dan sensor diperpendek yang berakibat ukuran kamera lebih kecil dan ringan. Namun, masih tetap mengadopsi teknologi DSLR. Image sensor dan lensa yang digunakan juga masih sama.

Di kamera DSLR cermin berfungsi untuk memantulkan cahaya masuk dari lensa kemudian diteruskan ke viewfinder. Jadi fotografer melihat obyek melalui lubang viewfinder. Sedangkan di kamera MFT, cermin ini dihilangkan digantikan dengan Electronic Viewfinder seperti digunakan pada kamera compact. Sehingga di kamera MFT, fotografer tidak perlu lagi mengintip lewat lubang viewfinder. Fotografer tinggal melihat gambar yang tersedia di layar LCD. Ketika kualitas gambar dianggap cukup, penggunanya tinggal mengambil gambar tersebut.

Jadi kalau melihat dari model dan ukuran body kamera MFT ini mendekati model compact, namun memiliki kemampuan setara dengan DSLR.

Source: Gadget Indonesia, Juli 2011, halaman 66 (Gadget/roc)