SELEBRITIA

Angie, Pekerja Seni Yang Haus 'Pelampiasan'

Senin, 31 Mei 2010 23:50  | 

Angie







KapanLagi.com -

Oleh: Budi Hermawan

Waktu menunjukkan pukul satu lebih, Senin (10/5) dinihari, ketika KapanLagi.com mendapat undangan tak terduga dari seseorang yang namanya sempat melejit di dunia perfilman nasional. Debutnya di film VIRGIN melambungkan namanya. Dia adalah Anggia Yulia Angely atau yang akrab disapa Angie, yang baru saja tiba di Jakarta, dari London.

Lamanya perjalanan yang memakan waktu selama sekitar 21 jam ternyata tak membuat Angie tampak kelelahan. Senyum ramah mengembang saat KapanLagi.com dipersilahkan masuk di salah satu ruang apartemen Rasuna. Bersama si kecil Seirra Abby dan Habibie Sya'ab, sang suami, Angie diwawancarai tim KapanLagi.com dalam suasana penuh kehangatan.

KapanLagi.com (KL) : Berapa usia Abby sekarang?
Angie (A) : tanggal 10 ini, Abby pas tiga tahun.

KL : Sepertinya Abby tidak bisa begitu berbahasa Indonesia?
A : Ya, memang begitu.

KL : Kenapa?
A : Awalnya aku sempat cemas pada Abby yang agak terlambat bicara karena bahasa kami bilingual. Nenek aku Sunda - Jawa, aku pakai Bahasa Indonesia, sementara suami hanya lancar berbahasa Inggris. Waktu itu aku sempat bingung kok tidak bisa ngomong. Aku sempat terapi dia di terapis language yang menyarankan untuk pakai bahasa satu-satu dulu, karena tinggal di London kita pilih bahasa Inggris dulu, baru setelah 3 tahun diajari Bahasa Indonesia sedikit demi sedikit.


Angie

Seirra Abby merupakan putri sulung Angie hasil pernikahannya dengan Habibie. Dan tak lama lagi, Abby bakal memiliki seorang adik karena Angie tengah mengandung.

KL : Berapa usia kandungan yang sekarang?
A : Alhamdulillah, ini jalan 6 bulan.

KL : Cewek apa Cowok?
A : Katanya sih cowok.

KL : Wah bapaknya pasti senang dong?
A : Yah begitulah. Bibie (sapaan Habibie) kan suka olah raga, jadi senang dia punya anak laki-laki. Abby sendiri sudah diarahi daddy-nya ke olah raga juga, tapi sepertinya dia lebih suka akting seperti mamanya. Ha..ha..

KL : Ngidam apa nih?
A : Waduh, pas usia empat bulan itu lagi susahnya, ngidamnya pingin makanan tradisional Indonesia. Parahnya, bukan makanan restoran, maunya makanan di pinggir jalan, seperti pecel lele, satu makanan favorit aku. Tapi di London kan susah carinya, paling dapatnya sea food dari Chinese Food, parahnya Chinese Food di London dengan Indonesia beda. Pinginnya sih kepiting saus padang.

Angie menetap di London menemani Habibie sejak satu setengah tahun yang lalu. Kepulangannya ke Indonesia sengaja untuk liburan karena Habibie kebetulan mendapatkan cuti dari Departemen Kepolisian London tempat dia meniti karir.

KL : Jadi?
A : Jadi liburan kali ini mungkin akan menjadi semacam wisata kuliner buat aku dan jalan ke Puncak atau Bali.

KL : Tidak ada acara kangen-kangenan dengan teman-teman di sini?
A : Ada sih. Tapi beberapa saja, tidak semua. Karena sekarang sudah banyak yang sibuk, ada yang syuting, ada yang show ke mana, gitu. Paling ngumpul-ngumpul saja.

KL : Tidak ada acara ngumpul di mana gitu?
A : Ah nggak, sekarang orientasi aku sudah lain, tidak seperti dulu kalau ngumpul clubbing, sekarang prioritas pada keluarga. Kalaupun clubbing sekarang clubbing buat keluarga, seperti nonton live musik dan sejenisnya.

Sejak memutuskan untuk menetap di London, Angie memang seperti telah memilih untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik. Ia rela meninggalkan dunia keartisannya.

KL : Apa motivasi kamu sebenarnya setelah menikah?
A : Sebagai seorang ibu rumah tangga dan sebagai istri, aku pingin selalu bersama karena sebelumnya long distance beberapa tahun. Aku ingin merasakan benar berkeluarga, dekat dengan suami dan anak dengan berbagai macamnya. Aku mencoba bertahan di sana (London).

KL : Apa yang kamu dapatkan sekarang?
A : Aku sekarang bisa masak nasi goreng, rendang, dan gulai ayam. Tapi bukan jago lho ya, aku bilang aku bisa.

KL : Selain itu?
A : Aku di sana benar-benar merasakan berkeluarga, aku dan Bibie menjadi partner yang baik. Dia bukan tipe suami yang tidak suka menjaga anak. Dia banyak membantu pekerjaan saya sebagai ibu rumah tangga. Bahkan kalau weekend dia yang masak. Karena aku tidak pakai babysitter dan pembantu.

KL : Kenapa tidak memakai mereka?
A :Mahal mungkin. Ha..ha..

KL : Oh ya?
A : Yah, karena di Inggris upah minimumnya sangat tinggi. Untuk seorang babysitter atau pembantu saja kita harus bayar sekitar 700 sampai 750 pounds , itu senilai dengan 14 jutaan sebulan. Lebih baik aku saving buat anak.


Angie

Selama tinggal di London ternyata Angie sempat kuliah mengambil jurusan manajemen retail. Di samping untuk mengisi kegiatan, ternyata berguna saat Angie menjalankan bisnis online tas-tas branded yang pernah dikenakan Victoria Beckham. Tapi lebih dari itu, semuanya untuk mengusir kekangenan Angie pulang ke tanah air, terutama untuk berkiprah lagi di dunia akting.

KL : Masih ada keinginan itu?
A : Terus terang masih. Aku sering kangen lihat temen-temen aku di TV, tapi tidak bisa bilang say hello.

KL : Apa yang membuat kamu ingin kembali ke dunia seni?
A : Ini bukan soal uang. Bagi aku uang sudah tercukupi oleh suamiku. Tapi aku ini pekerja seni yang butuh pelampiasan.

KL : Apa yang kamu lakukan pada kemunculan pertamamu nanti?
A : Sekarang ini aku tidak ngoyo lagi untuk bisa jadi yang paling top, karena aku paham banget dunia ini yang banyak memunculkan pemain-pemain muda yang lebih fresh. Aku tidak perlu di depan layar kok, main teater untuk memuaskan diri juga tidak masalah. Orientasi aku sudah beda, ilmuku juga bisa menjadi modal. Kemampuan bahasaku menjadi nilai plus tersendiri.

Dan ternyata keinginan Angie untuk balik lagi ke dunia akting di dukung penuh oleh Habibie. Anggota Polisi dari satuan unit Emergency 999 London ini tak masalah dengan keinginan Angie.

KL : Apa alasannya?
Habibie (H) : Aku tahu apa yang bisa membuat dia inginkan dan dia senang. Tidak masalah bagi aku bila Angie ingin kembali berkarir.

KL : Tidak takut nantinya akan muncul kesulitan misalnya soal waktu?
H : Oh tidak, aku percaya sama dia.

KL : Angie ada kegiatan awal saat kamu kembali lagi ke sini?
A : Oh ya, ada film yang aku bintangi akan rilis.

KL : Coba ceritakan?
A : Sebenarnya film itu film yang sudah lama syutingnya, tetapi aku tidak tahu kenapa film ini belum juga muncul, mungkin karena ada faktor teknis. Dan beberapa waktu yang lalu produser film mengabarkan film tersebut akan rilis. Aku minta untuk dirilis di bulan Agustus sampai September setelah melahirkan, biar aku bisa ikut promonya.

KL : Terakhir, apa judul film itu?
A : HANTU TAMAN LAWANG

KL : OK Angie, kami mengucapkan terima kasih atas undangannya.
A : Terima kasih, sama-sama, nice to meet you.

Tak terasa jam di tangan telah menunjukkan pukul nyaris setengah tiga dini hari. Jakarta masih lengang walau tak sepi benar. Sisa hujan membuat harum tanah menyeruak khas. Selamat pagi Jakarta. (kpl/wwn/bun)

Lihat foto-foto Angie dan keluarga :