Black Dog, Tato Jonghyun Yang Miliki Arti Tersembunyi dan Kisah di Baliknya

Rabu, 27 Desember 2017 12:30 Penulis: Mita Anandayu
Black Dog, Tato Jonghyun Yang Miliki Arti Tersembunyi dan Kisah di Baliknya Jonghyun, Winston Churchill dan metafora Black Dog (credit: Istimewa)

Kapanlagi.com - Kasus bunuh diri salah satu member idol Korea SHINee yaitu Jonghyun membuat publik kembali diingatkan betapa depresi seseorang bisa berakibat fatal. Jonghyun menuliskan surat terakhirnya yang disampaikan melalui temannya tertulis bahwa depresi telah menggerogoti dirinya. Belakangan fans baru menyadari kalau tato yang dibuat sang idol di tahun 2017 ini merupakan lambang dari depresi.

Tato Black Dog Jonghyun SHINee (Credit: Koreaboo.com)Tato Black Dog Jonghyun SHINee (Credit: Koreaboo.com)

Di bagian atas pinggang sebelah kiri, Jonghyun memiliki tato gambar anjing dengan tulisan "I have a black dog. If you touch, you'll get bitten (Aku punya anjing hitam, kalau kamu sentuh, bakal digigit)."

Fans yang tak sadar pun akhirnya memenuhi postingan bergambar anjing hitam dalam akun Instagram Jonghyun yang diunggahnya pada bulan Juni lalu. Fans meminta maaf pada idolanya tersebut karena tidak menyadari depresi yang dialaminya.

Postingan instagram Jonghyun SHINee tentang tato Black Dog-nya (credit: instagram.com/jonghyun.948)Postingan instagram Jonghyun SHINee tentang tato Black Dog-nya (credit: instagram.com/jonghyun.948)

Ternyata, ada makna dibalik gambar Black Dog. Khususnya bagi orang yang mengalami depresi. Black Dog merupakan metafora yang dipakai untuk melambangkan depresi. Bagaimana awal kata Black Dog ini muncul sebagai metafora? Bagaimana Black Dog dihubungkan dengan depresi?

Penderita Depresi

Menurut data World Health Organization (WHO) di bulan Februari 2017, depresi telah diderita oleh lebih dari 300 juta orang di dunia. Bahkan, hampir 800 ribu orang meninggal karena bunuh diri tiap tahunnya. Data menunjukkan mereka yang memutuskan untuk bunuh diri karena depresi rata-rata berusia 15-29 tahun.

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan mental yang biasanya dikarakteristikan dengan kesedihan, kehilangan rasa tertarik, rendah diri, pola tidur dan nafsu makan yang juga kadang menurun. Bahkan biasanya juga mempengaruhi konsentrasi.

Penderita depresi dengan metafora Black Dog (credit: youtube.com/World Health Organization)Penderita depresi dengan metafora Black Dog (credit: youtube.com/World Health Organization)

Namun, menangis terus menerus ataupun galau berkepanjangan bukan berarti merupakan salah satu gejala depresi. Gejala depresi pernah kami bahas sebelumnya dan bisa kamu baca di sini.

Sejarah Black Dog

Bukan rahasia lagi kalau Winston Churchill (1874-1965) pernah menderita depresi. Seperti yang dilansir Bipolar Lives, periode depresi Churchill ini cenderung meningkat dan berkepanjangan. Depresi ini terkadang ada kaitannya dengan peristiwa pemecatannya dari Angkatan Laut yang membuatnya trauma. Namun, terkadang penyebabnya pun juga tidak jelas karena depresinya selalu datang dan berlanjut sepanjang hidupnya dan dimulai pada masa mudanya. Churchill selalu memiliki suasana hati yang sedih, apalagi ketika bakatnya kurang dimanfaatkan. Saat momen inilah, Churchill selalu menyebutnya dengan Black Dog (anjing hitam).

Winston Churchill (1874-1965) (credit: instagram.com/thechurchillsocietyWinston Churchill (1874-1965) (credit: instagram.com/thechurchillsociety

Dari catatan yang dimiliki winstonchurchill.org dalam judul 'The Myth of The Black Dog', istilah Black Dog ia ambil dari pengasuh masa kecilnya yang merupakan sebuah ekspresi yang berkonotasi pada suasana hati yang buruk. Inilah yang akhirnya membuat Black Dog dikenal secara publik.

Namun ternyata banyak sumber yang mengatakan bahwa Churchill bukan orang pertama yang membuat kata Black Dog menjadi sebuah metafora. Beberapa ada yang mengatakan, jauh sebelum itu yaitu di tahun 1700, seorang penyair Romawi, Horace, mengatakan jika melihat seekor anjing hitam apalagi jika dengan anak anjing, itu merupakan pertanda nasib yang buruk. Begitupun di abad pertengahan anjing hitam juga diyakini sebagai iblis yang menyamar.

Kemudian di tahun 1709-1784, Dr Samuel Johnson, seorang penulis dari Inggris dikenal dengan bukunya yang menggunakan metafora Black Dog dalam menggambarkan suasana hati yang melankolis di dalam tulisannya.

Seekor Anjing Hitam Bernama Depresi

Orang yang mengalami depresi sering kali mengatakan bahwa ia memiliki Black Dog. Depresi ini selalu mengikuti mereka. Bahkan menurut Black Dog Institute, beberapa orang bahkan berpikir untuk mengakhiri hidup ketika mereka sangat khawatir ataupun segalanya terasa berat dan menyakitkan bagi mereka.

Black Dog Institute menyarankan bagi yang merasa tidak ada gunanya untuk hidup, penting bagi orang tersebut untuk menerima bantuan. Dengan begitu, orang tersebut bisa menghilangkan pikiran buruk dalam dirinya dan tetap aman.

Masih dalam catatan Black Dog Institute, berbagai jenis depresi akan mendapatkan perawatan yang berbeda. Orang yang menderita depresi akan melalui beberapa tahap cek kesehatan sebelum mendapatkan perawatan apa yang akan didapatkan. Tiga kategori pengobatan depresi yang bisa dilakukan antara lain psikologis, fisik, pertolongan pada diri sendiri serta terapi alternatif.

Tidak sedikit mereka yang mengalami depresi berpikir untuk mengakhiri hidup (Credit: youtube.com/World Health Organization)Tidak sedikit mereka yang mengalami depresi berpikir untuk mengakhiri hidup (Credit: youtube.com/World Health Organization)

Depresi terkadang bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi jika tidak diobati maka bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau secara signifikan memburuk.

Merujuk pada catatan Winston Churchill yang dituliskan Bipolar Lives, Churchill sepertinya sadar bahwa depresinya adalah kondisi medis. Pada tahun 1911 seorang teman Churchill diklaim telah disembuhkan dari depresi oleh seorang dokter.

Kemudian Churchill pun menuliskan surat kepada istrinya, Clementine, sebagai bentuk kebahagiaannya. "Saya pikir pria ini mungkin berguna bagi saya. Jika Black Dog saya kembali, dia tampaknya akan jauh dari saya. Ini sangat melegakan. Semua warna sekarang kembali ke gambarnya."

Bagaimanapun, Black Dog akan pergi dari kehidupan seseorang yang mengalami depresi dengan bantuan dari orang lain dan diri sendiri. Bicarakan apa yang menjadi kekhawatiran untuk menemukan solusi terbaik.

Untuk lebih jelasnya bagaimana seseorang yang mengalami depresi menggambarkannya sebagai Black Dog, ini dia penggambarannya dalam sebuah video. Videonya bisa kamu tonton di bawah ini ya.

Video by: World Health Organization

(kpl/mit)

Editor:

Mita Anandayu


REKOMENDASI
TRENDING