10 Film Berlatar Kota Jogja yang Wajib Ditonton, Penuh Cerita dan Nuansa Istimewa
Ada Apa dengan Cinta?
Kapanlagi.com - Yogyakarta atau Jogja tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dan kota pelajar, tetapi juga menjadi latar yang menarik dalam berbagai film Indonesia. Suasana kotanya yang hangat, deretan bangunan bersejarah, kawasan Malioboro, hingga panorama alam di sekitarnya kerap menjadi elemen penting yang memperkuat jalan cerita. Tak heran jika banyak sineas memilih Jogja sebagai lokasi syuting maupun latar utama dalam film-film mereka.
Keunikan Jogja mampu menghadirkan nuansa yang berbeda di setiap genre film. Ada yang mengangkat kisah cinta dengan latar sudut-sudut romantis kota, ada pula yang memanfaatkan atmosfer pedesaan dan budaya lokal untuk membangun cerita drama, horor, hingga perjalanan hidup yang inspiratif. Kehadiran lokasi-lokasi ikonik membuat penonton seolah ikut menyusuri jalanan dan menikmati suasana khas Kota Gudeg.
Bagi Anda yang sedang merindukan suasana Yogyakarta atau ingin melihat sisi lain kota ini melalui layar lebar, deretan film berikut bisa menjadi pilihan. Lantas apa saja film berlatar kota Jogja yang wajib ditonton penuh cerita dan nuansa istimewa? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (21/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016)
Ringkasan film
Sekuel dari film legendaris Ada Apa dengan Cinta? ini mempertemukan kembali Cinta dan Rangga setelah berpisah selama bertahun-tahun. Sebagian besar cerita berlangsung di Yogyakarta, dengan latar ikonik seperti Jalan Malioboro, Taman Sari, Gereja Ayam di Magelang, hingga kawasan Punthuk Setumbu yang semakin memperkuat nuansa romantis film.
Sinopsis
Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, Cinta memutuskan pergi ke Yogyakarta bersama sahabat-sahabatnya. Di sana, ia kembali bertemu Rangga yang selama ini tinggal di Amerika Serikat. Pertemuan tersebut membuka kembali kenangan lama sekaligus menghadapkan keduanya pada pilihan besar mengenai cinta, masa lalu, dan masa depan.
Pemain: Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Titi Kamal, Adinia Wirasti, Sissy Priscillia, Dennis Adhiswara
Sutradara: Riri Riza
Durasi: 2 jam 3 menit
(Deswa Dangdut Academy meninggal dunia, wafat usai berjuang lawan sakit.)
2. KKN di Desa Penari (2022)
Ringkasan film
Film horor fenomenal ini mengikuti sekelompok mahasiswa yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di wilayah Yogyakarta. Meski nama desa disamarkan, kisahnya terinspirasi dari cerita viral yang diyakini berlatar di kawasan sekitar DIY dan Jawa Timur.
Sinopsis
Enam mahasiswa menjalani KKN di sebuah desa yang menyimpan aturan-aturan misterius. Ketika beberapa di antara mereka melanggar pantangan, berbagai kejadian supranatural mulai menghantui kelompok tersebut hingga mengancam keselamatan mereka.
Pemain: Tissa Biani, Adinda Thomas, Aghniny Haque, Achmad Megantara, Calvin Jeremy, Fajar Nugra
Sutradara: Awi Suryadi
Durasi: 2 jam 10 menit
3. Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017)
Ringkasan film
Film ini melanjutkan kisah Ben dan Jody yang berkeliling Indonesia untuk mencari biji kopi terbaik. Salah satu bagian penting perjalanan mereka berlangsung di Yogyakarta, menampilkan suasana pedesaan, kedai kopi, dan lanskap alam yang khas.
Sinopsis
Setelah memutuskan menjual kedai mereka, Ben dan Jody melakukan perjalanan untuk membangun kembali Filosofi Kopi. Dalam prosesnya, mereka bertemu banyak orang yang mengubah cara pandang mereka terhadap persahabatan, keluarga, dan arti sebuah rumah.
Pemain: Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Luna Maya, Nadine Alexandra
Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
Durasi: 2 jam 4 menit
4. Habibie & Ainun (2012)
Ringkasan film
Drama biografi ini mengisahkan perjalanan cinta Presiden ke-3 Indonesia, B.J. Habibie, dan Hasri Ainun Besari. Beberapa adegan penting dalam film mengambil lokasi di Yogyakarta untuk menggambarkan masa muda dan perjalanan kehidupan tokoh utamanya.
Sinopsis
Film mengikuti kisah cinta Habibie dan Ainun sejak masa muda, kehidupan mereka di Jerman, hingga perjuangan bersama menghadapi berbagai tantangan keluarga dan karier. Cerita ini menjadi potret cinta yang bertahan dalam suka maupun duka.
Pemain: Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari, Tio Pakusadewo
Sutradara: Faozan Rizal
Durasi: 2 jam 1 menit
5. Bumi Manusia (2019)
Ringkasan film
Diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer, film ini memang berlatar utama di Jawa Timur pada masa kolonial. Namun, sejumlah adegan diproduksi di kawasan Yogyakarta yang masih memiliki bangunan berarsitektur kolonial sebagai lokasi syuting.
Sinopsis
Minke, seorang pribumi yang mengenyam pendidikan Belanda, jatuh cinta kepada Annelies. Hubungan mereka menghadapi diskriminasi rasial, hukum kolonial, dan berbagai konflik sosial yang menggambarkan situasi Hindia Belanda pada awal abad ke-20.
Pemain: Iqbaal Ramadhan, Mawar Eva de Jongh, Sha Ine Febriyanti
Sutradara: Hanung Bramantyo
Durasi: 3 jam 1 menit
6. Yowis Ben 2 (2019)
Ringkasan film
Sekuel ini mengikuti perjalanan band Yowis Ben yang mulai dikenal luas. Salah satu bagian cerita membawa para tokohnya tampil di Yogyakarta dan memperlihatkan atmosfer kota yang akrab dengan dunia seni dan musik.
Sinopsis
Bayu dan teman-temannya menghadapi tantangan baru setelah popularitas band mereka meningkat. Di tengah impian menjadi musisi sukses, mereka juga harus menghadapi persoalan cinta, keluarga, dan persahabatan.
Pemain: Bayu Skak, Joshua Suherman, Brandon Salim, Tutus Thomson
Sutradara: Fajar Nugros & Bayu Skak
Durasi: 1 jam 56 menit
7. Love for Sale (2018)
Ringkasan film
Drama romantis ini mengikuti Richard yang tanpa sengaja menemukan kembali makna hubungan dan keluarga. Beberapa adegan penting dalam film mengambil lokasi di Yogyakarta untuk memperkuat suasana hangat dan intim.
Sinopsis
Richard, pria lajang berusia 40-an, mencoba aplikasi pencarian pasangan dan bertemu Arini. Pertemuan tersebut perlahan mengubah kehidupannya, tetapi hubungan mereka menyimpan rahasia yang tak pernah ia duga.
Pemain: Gading Marten, Della Dartyan, Albert Halim
Sutradara: Andibachtiar Yusuf
Durasi: 1 jam 44 menit
8. Negeri Van Oranje (2015)
Ringkasan film
Meski berlatar utama di Belanda, film ini diawali dengan kehidupan para tokohnya di Yogyakarta sebagai mahasiswa sebelum melanjutkan studi ke luar negeri. Nuansa kampus dan kehidupan anak muda di Jogja cukup terasa pada bagian awal cerita.
Sinopsis
Lima mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan di Belanda. Di negeri orang, mereka belajar tentang persahabatan, impian, dan cinta yang diuji oleh waktu serta jarak.
Pemain: Tatjana Saphira, Chicco Jerikho, Abimana Aryasatya, Arifin Putra, Ge Pamungkas
Sutradara: Endri Pelita
Durasi: 1 jam 37 menit
9. Rudy Habibie (2016)
Ringkasan film
Prekuel Habibie & Ainun ini mengangkat masa muda B.J. Habibie sebelum menjadi tokoh besar Indonesia. Beberapa adegan yang menggambarkan kehidupan di Tanah Air memanfaatkan lokasi syuting di kawasan Yogyakarta.
Sinopsis
Rudy Habibie berjuang menyelesaikan pendidikannya di Jerman sambil mempertahankan idealismenya untuk membangun industri dirgantara Indonesia. Di tengah perjuangan tersebut, ia juga menghadapi dinamika persahabatan dan percintaan.
Pemain: Reza Rahadian, Chelsea Islan, Ernest Prakasa, Pandji Pragiwaksono
Sutradara: Hanung Bramantyo
Durasi: 2 jam 22 menit
10. Eiffel... I'm in Love 2 (2018)
Ringkasan film
Sekuel film romantis populer ini tidak hanya menampilkan Paris, tetapi juga mengambil beberapa adegan di Yogyakarta sebagai bagian dari perjalanan karakter dan pengembangan cerita.
Sinopsis
Tita dan Adit kembali dipertemukan setelah menjalani hubungan jarak jauh. Mereka harus menghadapi berbagai persoalan yang menguji komitmen, kepercayaan, dan masa depan hubungan mereka.
Pemain: Shandy Aulia, Samuel Rizal
Sutradara: Rizal Mantovani
Durasi: 1 jam 48 menit
Catatan: Beberapa film di atas berlatar atau menampilkan lokasi syuting di Yogyakarta, sementara beberapa lainnya menggunakan berbagai lokasi ikonik di Jogja sebagai bagian penting dari cerita, meskipun keseluruhan alur tidak sepenuhnya berlangsung di kota tersebut.
11. Pertanyaan & Jawaban Seputar Film Berlatar Kota Jogja yang Wajib Ditonton
1. Apa yang membuat Jogja sering dipilih sebagai latar film?
Jogja memiliki perpaduan budaya, sejarah, arsitektur, dan panorama alam yang khas. Kota ini menawarkan beragam lokasi syuting, mulai dari kawasan Malioboro, Tugu Jogja, Keraton, hingga desa-desa yang masih asri, sehingga mampu mendukung berbagai genre film.
2. Apakah semua film dalam daftar benar-benar berlatar di Kota Jogja?
Tidak semuanya. Ada film yang menjadikan Jogja sebagai latar utama cerita, sementara beberapa lainnya menggunakan berbagai lokasi ikonik di Yogyakarta sebagai tempat syuting untuk mendukung alur cerita.
3. Film apa yang paling menampilkan suasana khas Jogja?
Beberapa film yang sangat identik dengan suasana Jogja antara lain Ada Apa dengan Cinta? 2, yang menampilkan berbagai destinasi ikonik seperti Malioboro, Taman Sari, dan kawasan sekitar Yogyakarta sebagai bagian penting dari ceritanya.
4. Apakah lokasi syuting film-film tersebut bisa dikunjungi wisatawan?
Ya. Sebagian besar lokasi syuting merupakan destinasi wisata yang terbuka untuk umum, seperti Malioboro, Tugu Jogja, Taman Sari, Alun-Alun Kidul, hingga beberapa kawasan alam di sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta.
5. Apakah film berlatar Jogja hanya bergenre romantis?
Tidak. Selain film romantis, Jogja juga menjadi latar berbagai genre lain seperti drama keluarga, horor, komedi, biografi, hingga film adaptasi novel. Hal ini menunjukkan bahwa suasana kota ini dapat mendukung beragam jenis cerita.
(Nycta Gina panen kritikan dari netizen karena postingan Instagram Story-nya.)
(kpl/iya)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Duet Azzio-Rama Raih 3 SO di D'Academy 8 Meski Melly Lee Absen
-
Dangdut Academy Potret Kenangan Melly Lee Bersama Almarhum Bapak Ade
