10 Film Box Office Indonesia 2025, 'JUMBO' Pecahkan Rekor

10 Film Box Office Indonesia 2025, 'JUMBO' Pecahkan Rekor
JUMBO - Credit: Visinema Pictures

Kapanlagi.com - Tahun 2025 menjadi periode yang sangat gemilang bagi industri perfilman Indonesia. Bioskop Tanah Air diramaikan oleh deretan film lokal yang sukses menarik jutaan penonton.

Berbagai genre mendominasi, mulai dari animasi keluarga, komedi absurd, drama romantis, hingga horor yang mengangkat mitos dan realitas sosial. Antusiasme penonton tercermin dari capaian luar biasa sejumlah judul.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa karya sineas Tanah Air mampu bersaing dan menawarkan hiburan berkualitas tinggi. Film-film ini juga menghadirkan refleksi tentang keluarga, cinta, dan kepercayaan. KLovers, simak selengkapnya di sini ya!

Baca juga berita lainnya di Liputan6.com

1. Jumbo, Sang Raja Box Office Indonesia 2025

Cuplikan trailer film Jumbo - YouTube//Visinema Pictures

Film animasi JUMBO berhasil memecahkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang tahun 2025. Karya garapan Ryan Adriandhy ini sukses mengumpulkan 10.233.002 penonton.

Capaian ini menjadikan JUMBO film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggeser KKN DI DESA PENARI dan FROZEN 2 sebagai film animasi terlaris di Indonesia.

Film ini mengisahkan Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Ia menemukan inspirasi dari buku dongeng warisan orang tuanya untuk mengikuti pertunjukan bakat.

JUMBO juga membawa pesan kuat tentang persahabatan, kekeluargaan, serta pentingnya melawan perundungan. Film ini dibintangi oleh Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel NOAH.

JUMBO tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga tayang di 17 negara lain, termasuk Malaysia, Singapura, dan Rusia, mulai Juni 2025.

2. Agak Laen: Menyala Pantiku!, Komedi yang Bikin Ngakak Jutaan Penonton

YouTube/Agak Laen Official

Posisi kedua dalam daftar film Indonesia terlaris 2025 ditempati oleh AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!. Film ini berhasil meraih 9.525.928 penonton per 29 Desember 2025. Waralaba komedi ini menegaskan kekuatannya di dunia perfilman.

Film kedua dari waralaba Agak Laen ini berpusat pada empat polisi yang kariernya terancam. Mereka ditugaskan menyusup ke panti jompo untuk mencari pembunuh anak wali kota.

Film ini dibintangi oleh Indra Jegel, Boris Bokir, Bene Dion, dan Oki Rengga, yang dikenal dengan humor khas mereka.

3. Misteri Pabrik Gula yang Menghantui Bioskop

Credit: instagram.com/pabrikgulafilm

Di urutan ketiga, film PABRIK GULA berhasil menarik total 4.726.760 penonton. Film horor misteri ini berlatar di sebuah pabrik gula tua yang menyimpan banyak rahasia kelam.

Ceritanya berkisar pada sekelompok buruh musiman yang mengalami teror dan kecelakaan tragis yang berasal dari kerajaan demit yang marah.

Film produksi MD Pictures ini diperankan oleh Arbani Yasiz sebagai Fadhil, Ersya Aurelia sebagai Endah, dan Erika Carlina sebagai Naning.

4. Petaka Gunung Gede, Teror Horor di Ketinggian

Poster film Petaka Gunung Gede - Credit: Starvision Plus

Masih bertemakan horor, PETAKA GUNUNG GEDE meraih 3.242.843 penonton.

Film ini mengisahkan pendakian dua sahabat, Maya Azka (Arla Ailani) dan Ita (Adzana Ashel), ke Gunung Gede.

Pendakian berubah menyeramkan setelah Ita mendaki saat menstruasi, melanggar kepercayaan setempat.

5. Sore: Istri dari Masa Depan, Kisah Romantis Penuh Makna

Cuplikan Trailer film Sore - YouTube/Cerita Films

Film drama romantis SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN telah ditonton oleh 3.119.896 penonton.

Kisah ini menceritakan Sore, wanita misterius dari masa depan yang datang untuk mengubah hidup Jonathan.

Film ini mengeksplorasi luka masa lalu, arti kesempatan kedua, serta makna mencintai diri sendiri.

Disutradarai oleh Yandy Laurens, film ini dibintangi oleh Sheila Dara Aisha sebagai Sore dan Dion Wiyoko sebagai Jonathan.

6. Komang, Drama Cinta Beda Keyakinan yang Menguras Emosi

Credit: instagram.com/komangfilm

KOMANG menempati peringkat keenam dengan sekitar 3.002.303 penonton.

Film drama romantis ini membuktikan bahwa genre ini tetap memiliki basis penonton yang kuat.

Kisah ini mengangkat perjuangan cinta antara Ode (Kiesha Alvaro) dari Buton dan Ade (Aurora Ribero) dari Bali.

Mereka dihadapkan pada perbedaan agama dan restu keluarga, yang diangkat dari kisah nyata penyanyi Raim Laode.

7. Jalan Pulang, Horor Keluarga dengan Sentuhan Adat

Credit: instagram.com/filmjalanpulang_official

Film JALANG PULANG berada di posisi ketujuh dengan capaian sekitar 2.812.047 penonton.

Kombinasi horor dan drama keluarga dalam film ini mampu menjangkau segmen penonton yang lebih luas.

Film ini menceritakan perjuangan seorang ibu bernama Lastini (Luna Maya) menyembuhkan anaknya, Arum (Saskia Chadwick), dari penyakit mematikan yang muncul setiap ulang tahun.

JALAN PULANG juga menampilkan gambaran ritual adat dari berbagai daerah sebagai upaya melawan teror hantu.

8. Kolaborasi Unik Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung

Credit: Falcon Pictures

KANG SOLAH FROM KANG MAK X NENEK GAYUNG menempati peringkat kedelapan dengan sekitar 2.500.018 penonton. Film ini menunjukkan bahwa kolaborasi karakter populer masih efektif menarik minat publik.

9. Qodrat 2 dan Pengepungan di Bukit Duri Lengkapi Daftar Box Office

Credit: YouTube/Rapi Films

Di posisi kesembilan ada film QODRAT 2 dengan 2.211.968 penonton.

Sekuel horor religi ini melanjutkan kisah Ustadz Qodrat (Vino G. Bastian) dalam pertempuran melawan iblis yang merasuki orang-orang terdekatnya.

Sementara itu, PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI meraih sekitar 1.893.516 penonton, melengkapi daftar sepuluh besar Box Office Indonesia 2025.

Film aksi-thriller ini berkisah tentang seorang guru yang terjebak konflik kekerasan dan kekacauan sosial, berusaha menyelamatkan keluarganya.

Tahun 2025 telah menjadi tahun yang spektakuler bagi industri film Indonesia. Keberhasilan ini ditandai dengan peningkatan kualitas aktor, alur cerita yang orisinal, serta teknik sinematografi yang semakin memukau.

Dukungan penonton adalah kunci utama untuk terus memajukan perfilman nasional. Dengan semakin beragamnya genre dan meningkatnya kualitas produksi, masa depan film Indonesia semakin cerah.

(kpl/ums)

Rekomendasi

Trending