FILM INDONESIA

10 Klaim Livi Zheng Soal Karir Perfilman, Mengaku Sukses di Hollywood - Tembus Oscar

Senin, 02 September 2019 16:45 Penulis: Ayu Srikhandi

Livi Zheng © istimewa

Kapanlagi.com - Livi Zheng yang akhir-akhir ini ramai menjadi pembicaraan tampil di acara Metro TV bertajuk Q&A - Belaga "Hollywood". Baru berusia 30 tahun, Livi digembor-gemborkan telah memiliki karis sukses di Hollywood lewat jajaran film yang dibuatnya.

BALI: BEATS OF PARADISE yang merupakan film terbaru buatan Livi yang diungkapkan bahkan sampai "masuk seleksi" Oscar kategori Documentary dan Best Picture justru banjir kritikan. Beberapa klaim Livi soal prestasinya di kancah Hollywood juga disebut terlalu dibesar-besarkan.

Kamu perlu tahu 10 klaim Livi Zheng soal karir perfilmannya yang mengaku sukses di Hollywood berikut!

1. Masuk Nominasi OSCAR

Livi Zheng mengungkap kalau filmnya sudah masuk dalam seleksi nominasi OSCAR dan berkompetisi dengan ribuan film lainnya. Joko Anwar yang merupakan sineas ternama di Indonesia kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya dimaksud dengan 'lolos seleksi Oscar'.

"Dari website Oscar-nya langsung, jadi dari ribuan film itu nanti yang masuk seleksi nanti di-announce di oscar.org. Untuk BALI: BEATS OF PARADISE kita masuk Documentary dan Best Picture," ujar Livi Zheng.

Jawaban Livi kemudian dibantah oleh Joko Anwar, yang menjelaskan apa itu sebenanrya lolos seleksi Oscar, "Film tembus masuk seleksi OSCAR itu nggak ada sebenarnya. Yang ada adalah in contention, yang artinya eligible, artinya berhak diikutsertakan atau ikut serta untuk Oscar. Eligible itu artinya memenuhi syarat-syarat administrasi, bukan syarat-syarat kualitas."

2. Punya Segudang Prestasi

Dalam program yang ditayangkan oleh Metro TV ini, Livi Zheng memang tidak segan untuk mengungkap apa saja prestasinya. Termasuk membanggakan alumni tempatnya menimba ilmu, yakni University of Southern California.

"Film saya sudah tayang di Amerika, udah masuk seleksi nominasi OSCAR, dan saya pendidikannya di USC," jelasnya.

3. Satu Almamater Dengan George Lucas

Livi mengklaim kalau dia mendapatkan pendidikan film terbak dengan sekolah S2 di University of Southern California yang merupakan alumni, George Lucas sutradara STAR WARS dan Brian Grazer produser A BEAUTIFUL MIND.

"Saya S2 di one of the best film school, lulusannya dari situ George Lucas, yang bikin STAR WARS yang bikin FOREST GUMP," ungkap Livi, yang juga mengklaim kalau masuk kampus tersebut bukan hal yang mudah.

Joko Anwar juga nyeletuk, "Saya juga sekolahnya di sekolahnya Bung Karno dulu, bukan berarti Bung Karno juga gitu."

4. Film Tayang di Amerika

"Film saya ditayangkan di bioskop-bioskop Amerika, di antaranya AMC and Regal also. Dan film saya juga dimuat di media-media seperi LA Times dan New York Times, which is standard in Hollywood, right?," aku Livi.

Salah satu syarat administrasi untuk mendaftar di OSCAR adalah film harus tayang di bioskop Amerika. Namun perlu diketahui kalau menyewa bioskop di Amerika Serikat bukan tidak mungkin, kamu cuma perlu membayar US$ 5.000 atau sekitar Rp 72 juta per harinya dan menjual tiket agar film-mu bisa tayang. 

5. Direview LA dan New York Times

John De Rantau seorang sutradara di Tanah Air yang termasuk panelis mengomentari Livi yang sejak awal acara terus membahas jika filmnya tayang di Amerika, sekolah di kampus yang sama dengan George Lucas, dan tentang OSCAR.

"Karyanya nggak sebesar omongannya sekarang. Maaf ya Livi, saya melihat anda lebih besar bacotnya dari pada apa yang anda bikin," komentar John De Rantau.

"Pertanyaan saya simple, berapa film dari Asia Tenggara yang bisa ditayangkan di bioskop-bioskop Amerika, direview di LA Times dan New York Times? Tahun lalu," jawab Livi mempertegas prestasinya.

6. Diundang Tayang di Walt Disney

Selain tayang di bioskop Amerika, Livi juga mengungkap kalau filmnya diundang tayang di Walt Disney. "Kalau saya sih seneng aja dapat kritikan, dapat masukan untuk film-film saya. Karena itu juga what make me a better film-maker. Karena untuk film BALI: BEAT OF PARADISE kan emang udah tayang di Amerika, filmnya diundang untuk ditayangkan di Walt Disney. Malah sekarang saya ditawari kontrak dan sudah bekerja di Walt Disney juga," jelasnya.

7. Diendorse Sutradara Disney

Kalau di Indonesia hampir tidak ada sutradara film yang meng-endorse karyanya, Livi mengungkap kalau seorang sutradara asal Disney pernah mempublikasikan karyanya via Twitter.

"Kalau di Amerika ada sutradara Disney yang meng-endorse film saya itu. Bisa dicek sendiri di Twitter, namanya adalah Paul Briggs," jawab Livi.

8. Menarik Perhatian Disney

Para panelis meminta detail BALI: BEATS OF PARADISE diundang Disney seperti apa dan tayang di negara mana. Pasalnya jika tayang di studio Walt Disney, dinilai untuk dipertontonkan saja dan bukan artinya dipublikasikan oleh studio besar itu.

"Tayang di Walt Disney Animation Studio. Tapi nggak semua film diundang lho," jawaban Livi mempertegas kalau tayang di studio Disney juga merupakan bentuk prestasi besar.

9. Konsultan Disney Asia Tenggara

Meski terus dikritik soal kualitas karyanya, Livi Zheng kuat mempertahankan pendapatnya. Apalagi ia juga mengaku kalau dikontrak Disney sebagai konsultan Disney Amerika untuk Asia Tenggara.

"Tapi saya ditawarin kontrak untuk jadi konsultan di Asia Tenggara," jawab Livi.

10. Alasan Layak Disebut Panutan

Pernah menjadi narasumber di 30 Kampus Indonesia untuk berbicara soal film dan karirnya di Hollywood, Livi diminta menjabarkan apa saja prestasinya dan apa yang membuatnya layak disebut sebagai panutan.

"Yang Pertama film saya sudah tayang di Amerika, yang kedua diundang untuk tayang di Walt Disney dan sekarang saya bekerja di Walt Disney, yang ketiga film saya sudah tayang di Korea, yang keempat Singapore Airlines membeli hak tayang film saya," jawab Livi Zheng mengungkap alasan kalau dia sudah cukup layak disebut sebagai panutan di dunia perfilman.


REKOMENDASI
TRENDING