FILM INDONESIA

5 Film Sejarah yang Berlatar Tempat di Hindia-Belanda, Ada Film Produksi Belanda Juga Nih!

Senin, 20 September 2021 17:01 Penulis: Editor KapanLagi.com

Buffalo Boys/Bumi Manusia/De Oost (Credit: IMDb)

Kapanlagi.com - Siapa nih yang jatuh cinta dengan film bergenre sejarah? Banyak yang bilang film dengan tema history terkesan membosankan, namun nyatanya masih banyak penggemar film sejarah di seluruh dunia. Bagi orang-orang yang cinta tanah air, pasti juga sangat menyukai film sejarah yang bertema tentang negaranya. Indonesia banyak memproduksi film-film yang diangkat dari kisah nyata masa lalu, mulai dari cerita kemerdekaan hingga sejarah beberapa kerajaan besar di Nusantara.

Kali ini film-film yang berlatar tempat di Hindia-Belanda juga banyak diproduksi oleh negara asing, seperti Belanda. Tentu keterlibatan Belanda dalam menguasai wilayah Hindia-Belanda di masa lalu menjadi suatu alasan mereka memproduksi film yang bersetting di Hindia-Belanda. Selain itu cerita sejarah yang diangkat ke layar lebar juga ada yang berbentuk serial yang tayang di HBO Asia. Keren bukan?

Film-film terbaru yang diambil dari masa Hindia-Belanda beberapa tahun terkahir mulai banyak bermunculan dan diproduksi, salah satu yang terbaru adalah DE OOST yang diproduksi oleh Belanda dan disutradarai oleh Jim Taihuttu. Penasaran ngga sama ceritanya? Masih banyak film-film sejarah Hindia-Belanda keren lainnya yang bisa kalian tonton, apa saja ya? Yuk, simak di bawah ini.

1. GURU BANGSA: TJOKROAMINOTO (2015)

Film berjudul GURU BANGSA: TJOKROAMINOTO adalah film yang disutradarai oleh Garin Nugroho dan dirilis pada 2015. Film yang berdurasi 2 jam 41 menit ini adalah film yang bercerita tentang biografi pahlawan nasional Omar Said Tjokroaminoto yang diperankan oleh Reza Rahardian. Film yang diproduseri oleh Christine Hakim ini juga dibintangi sederet aktor atau aktris papan atas lainnya seperti, Didi Petet, Christine Hakim, Ibnu Jamil, Sujiwo Tedjo, Chelsea Islan, Maia Estianty dan masih banyak lainnya.

Dalam film ini diceritakan Tjokroaminoto yang bekerja di urusan pemerintahan Hindia-Belanda di Ponorogo. Hatinya tersentuh saat melihat ketidakadilan yang dialami oleh kaum pribumi. Setelah menikah dengan Soeharsikin ia memilih untuk undur diri dari pekerjaanya, dan memutuskan untuk pindah ke Surabaya. Saat hidup di Surabaya Tjokroaminoto bekerja sebagai kuli panggul dan berorganisasi SDI hingga ia turut serta dan berperan besar dalam pendirian Sarekat Islam. Dalam Festival Film Indonesia 2015, film ini berhasil memenangkan 3 dari 8 nominasi, di antaranya adalah Sinematografi Terbaik, Tata Artistik Terbaik, dan Tata Busana Terbaik.

 

2. KARTINI (2017)

Sebagai penduduk asli Indonesia tentu tidak akan asing dengan nama salah satu wanita paling berpengaruh yang satu ini, iya, Kartini. Film KARTINI adalah film yang dirilis pada 19 April 2017 dan disutradari oleh sutradara kenamaan, Hanung Bramantyo. Film ini merupakan sebuah film biografi dari tokoh perjuangan emansipasi wanita, R. A Kartini. Pemeran utama dalam film ini adalah Dian Sastrowardoyo yang memerankan Kartini. Selain dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, beberapa artis lain juga terlibat seperti, Reza Rahardian (Sosrokartono), Acha Septriasa (Roekmini), Ayushita (Kardinah), Adinia Wirasti (Soelastri), dan Denny Sumargo (Slamet), serta masih banyak artis tanah air lainnya yang ikut membintangi film ini.

Film ini mengisahkan tentang Kartini yang hidup dan tumbuh dengan melihat ibunya menjadi orang yang tak dianggap di rumahnya sendiri dikarenakan ia tidak memiliki darah ningrat. Ayah dari Kartini tidak kuasa untuk membantah tradisi yang turun temurun. Disebabkan hal tersebut Kartini sepanjang hidupnya memperjuangkan hak semua orang agar tidak ada perbedaan bagi kaum biasa atau kaum berdarah ningrat, terutama pendidikan bagi kaum perempuan. Ia berusaha mendirikan sekolah untuk orang-orang miskin dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk banyak orang di Jepara.

 

3. BUMI MANUSIA (2019)

Salah satu film yang sempat gencar di tahun 2019 adalah BUMI MANUSIA yang diangkat dari novel Pramoedya Ananta Toer. Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo sekaligus sebagai penulisnya bersama Salman Aristo. BUMI MANUSIA ditayangkan bersama dengan film sejarah lainnya yang berjudul PERBURUAN pada 15 Agustus 2019. Film yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh, Sha Ine Febriyanti, Ayu Laksmi, dan beberapa aktris atau aktor lainnya.

BUMI MANUSIA menceritakan tentang kisah cinta dua insan manusia yang memperjuangkan cinta mereka di tengah masa kolonial awal abad 20. Kisah dari seorang pemuda asli pribumi, Jawa totok yang berdarah ningrat,Minke. Perjuangan dengan seorang gadis cantik keturunan Indo Belanda, Annelies. Keduanya menghadapi berbagai penolakan dari segala pihak. Ayah dari Minke adalah seorang bupati, sementara ibu dari Annelies adalah istri simpanan dari orang Belanda. Nyai Ontosoroh, ibu dari Annelies yang tidak mendapatkan haknya layaknya manusia terus berjuang sebagai pribumi untuk mengubah nasibnya. Selain dari kisah cinta antara Minke dan Annelies, Minke terketuk hatinya melihat Nyai Ontosoroh berjuang demi hak akan diri pribadinya dan bangsanya.

 

4. BUFFALO BOYS (2018)

Film yang satu ini tentu tidak kalah menarik, dengan mengangkat sejarah Indonesia yang dibumbui gaya klasik-koboi-western, BUFFALO BOYS jadi salah satu film yang wajib kalian tonton. Film yang rilis pada 2018 ini disutradarai oleh Mike Wiluan dan diproduksi oleh Infinite Studio serta bekerja sama dengan Zhao Wei Films dan Screenplay Infinite Films. Film ini termasuk film Indonesia dan Singapura yang terpilih untuk mewakili Singapura di Oscar 2019. Film ini dibintangi oleh Yoshi Sudarso, Ario Bayu, Mike Wiluan, Tio Pakusadewo, Pevita Pearce, Daniel Adnan, Mikha Tambayong, dan sederet aktor lainnya.

Film yang dibintangi deretan aktris dan aktor papan atas ini bercerita tentang negosiasi Belanda di masa kolonial untuk berdamai dengan sultan pemberontak yang terakhir. Sultan Hamza (Mike Muliadro) melarikan diri bersama adiknya Arana (Tio Pakusadewo) dan dua anak kecilnya Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso). Sultan Hamza meninggal dalam serangan mendadak dan dibunuh oleh kapten Van Trach (Reinout Bussemaker). Setelah kejadian tersebut Arana terpaksa melarikan diri dan pergi jauh dari tanah airnya hingga sampai di negeri barat, Amerika. Ia bekerja di kereta api bersama para imigran Cina sampai pada akhirnya menjadi seorang koboi yang mengendarai sapi. Sampai suatu ketika suatu peristiwa hampir merenggut nyawa Arana, dan pada akhirnya ia memutuskan bahwa harus kembali bersama Jamar dan Suwo untuk membalas dendam orang yang membunuh Sultan Hamza.

 

5. DE OOST (2020)

DE OOST (THE EAST) merupakan film produksi Belanda yang disutradarai oleh Jim Taihuttu. Film ini tayang pada 25 September 2020 di Festival Film Belanda dan rilis pada 13 Mei 2021 di Prime Video. Dalam penulisan skenario juga terdapat konsultasi mengenai fakta sejarah yang melibatkan Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies serta bekerja sama dengan rumah produksi Indonesia. Masa syuting dimulai Februari 2019 di Indonesia dan berjalan 48 hari syuting di Indonesia, dengan tambahan 6 hari syuting di Belanda.

Film yang berdurasi 137 menit ini menceritakan tentang seorang tentara muda Belanda, Johan De Vries (Martijn Lakemeier) yang menjadi anak buah dari Raymod Westerling (Marwan Kenzari) yang pada masa itu dalam operasi melawan pasukan anti-gerilya di Sulawesi Selatan. Tembakan kepada warga kampung yang dituding sebagai pemberontak membuat Johan trauma dan menciptakan rasa bersalah. Ia mulai menanyakan untuk apa dirinya berperang. Tentu film ini juga memberikan kesan yang mendalam bagi masyarakat Indonesia yang mengenang pembantaian Westerling di Sulawesi Selatan.

Itulah deretan film yang berlatar tempat di Hindia-Belanda khususnya masa kolonial. Wajib banget nih kalian tonton supaya lebih menumbuhkan perasaan cinta tanah air dan kebanggaan akan film-film Indonesia.

Ditulis oleh: Ketrine Indah Permatasari

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING