Abimana Aryasatya Jadi Ayah Arifin Putra-Deva Mahenra di Film Ini

Rabu, 08 Juni 2016 16:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Abimana Aryasatya Jadi Ayah Arifin Putra-Deva Mahenra di Film Ini Abimana Arysatya/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Novel laris Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya diadaptasi dalam sebuah film drama keluarga berjudul sama. Novel ini sudah dicetak sebanyak 12 kali dan sukses terjual 24.000 eksemplar. 

Filmnya ada di bawah naungan Maxima Pictures dan diderek oleh sutradara sekelas Monty Tiwa. Ada deretan aktor papan atas tanah air seperti Arifin Putra, Acha Septriasa, Ira Wibowo, Deva Mahenra dan juga Abimana Aryasatya.

Abi berperan sebagai Pak Gunawan, ayah dari Deva dan juga Arifin. Ia menderita sebuah penyakit dan mempunyai ketakutan tersendiri jika ia tak mampu menemani anak-anaknya tumbuh dewasa.

"Saya kan gak pernah bertemu sama Deva sama Arifin di satu scene. Cuma sama Arifin sekali. Jadi sebetulnya agak lebih mudah ya. Tinggal mengulang aja. Cuma membayangkan posisi saya di posisinya pak Gunawan (perannya) sakit. Anak-anaknya lagi bertumbuh besar, baru sekolah. Ketakutan bahwa anaknya gak bisa dia temani hingga dewasa dan lengkap sebagai keluarga," jelas suami Inong saat ditemui di peluncuran trailer film SABTU BERSAMA BAPAK di CGV Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (7/6).

Abi tak ingin syuting di bulan puasa/©KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoAbi tak ingin syuting di bulan puasa/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Syuting SBB juga baru saja selesai kemarin pada hari pertama puasa. Abi tak mau menjalani syuting di bulan Ramadan, karena ia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.

"Gak syuting pas bulan puasa. Udah kelar syutingnya, selesai tadi pagi. Jangan deh (syuting pas puasa), capek. Udah, puasa sama keluarga aja," ungkapnya.

Apakah ia optimis jika filmnya akan mampu bersaing dengan gempuran film luar negeri, mengingat dua filmnya yang rilis tahun lalu, 3 dan NEGERI VAN ORANJE agak flop. 

"Kalo optimis, gue selalu optimis. Udah ada beberapa film Indonesia yang bisa membuktikan mereka mampu bersaing. Karena marketnya ternyata berbeda. Penonton film Indonesia ada, penonton Hollywood juga ada," tandasnya.

(kpl/hen/tch)


REKOMENDASI
TRENDING