Apa Sebab Film Horor Ini Tak Diizinkan Syuting di Gunung Kawi?

Rabu, 16 November 2016 16:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Apa Sebab Film Horor Ini Tak Diizinkan Syuting di Gunung Kawi? Pemain Film GUNUNG KAWI/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Shanker RS kembali dengan salah satu film horornya yang kini berjudul GUNUNG KAWI. Mengisahkan perjuangan 7 orang anak muda yang berusaha menyelamatkan ayah dari salah satu anggota mereka, film ini ternyata sempat mengundang gonjang-ganjing di sekitaran situs Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Kenapa?

"Penolakan itu karena terbentur di kepala desa izinnya. Jadi Novi (salah satu tim Shanker) berhadapan sama kepala desa untuk menjelaskan. Lebih kepada persepsi umum saja. Syuting (film ini) tanpa menyudutkan hal-hal yang seperti apa. Hal-hal itu kita coba memilah-milah, jika ada tumbal seperti apa, kalau enggak seperti apa. Adegan banyak, 4 hari syuting di sana," tutur Shanker RS, sang produser saat ditemui di peluncuran teaser GUNUNG KAWI, di Central Park, Jakarta Barat, beberapa hari lalu.

Bukan kesan seram yang didapat tim produksinya selama berada di Gunung Kawi. "Di sana ada juru kunci. Salut, di sana ada kesatuan umat beragama dari berbagai macam kepercayaan. Ada masjid, kuil, gereja, semua lah. Kesatuan beragama cukup solid. Saya sendiri pertama kali survey, buat saya pengalamannya patut di share melalui film," jelasnya.

Ada salah persepsi, sebabkan GUNUNG KAWI sempat tak dapat izin syuting/©KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoAda salah persepsi, sebabkan GUNUNG KAWI sempat tak dapat izin syuting/©KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Penolakan itu bermula ketika banyak yang salah menggambarkan situs Gunung Kawi. "Kalau penolakan ada salah persepsi. Di situ sebelumnya banyak orang datang untuk film dokumenter. Nah, film itu ditayangkan di televisi luar negeri, itu sebenarnya yang dibahas dunia luar itu persepsi yang salah. Kami jelaskan di film dan hanya di putar di Indonesia.
Kita ditemani penduduk lokal dan juru kuncinya juga," bela Shanker.

Salah satu aktor yang ikut terlibat, Ray Wijaya, juga menuturkan keparnoannya karena diminta syuting di sana. Namun, sama seperti Shanker, ia malah terkesima dengan kerukunan umat beragama di sana.

"(Saya berperan) Sebagai Dika. Ceritanya punya ayah diperankan oleh Roy Marten. Punya sahabat ini, ber-6. Ceritanya bapak saya menganut pesugihan di Gunung Kawi. Bapak saya stres, terus kita cari petunjuk di Gunung Kawi," bebernya.

"Ini menarik karena di mana kita bisa syuting di Gunung Kawi. Banyak orang bilang kan Gunung Kawi mistis, pesugihan. Awalnya kaget mau syuting di sana. Parno dan suggest karena mistis. Tapi enggak seperti apa yang kita bayangkan. Nah, seperti dibilang tadi, tempat ibadah dan masyarakat beragama rukun banget," tandasnya.

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING