'Arisan' Raih Tiga Penghargaan Pada Festival Film Bandung 2004

Kamis, 01 April 2004 20:25 Penulis: Dwi Hardiyanto
Kapanlagi.com - Film layar lebar produksi dalam negeri ARISAN produksi Kalyana Shira Film berhasil memperoleh tiga penghargaan dari tiga kategori pada Festival Film Bandung 2004 (FFB) 2004, yang hasilnya diumumkan di Bandung, Kamis.

Tiga kategori yang dimenangkan film ARISAN tersebut, diperoleh dari penulis skenario terpuji FFB 2004, Joko Anwar dan Nia Dinata, pemenang sutradara terpuji Dia Dinata, serta film terpuji.

Dalam acara yang dihadiri sejumlah aktor kenamaan nasional, seperti Deddy Mizwar, Anwar Fuadi dan Adjie Pangestu itu, diumumkan pula pemenang aktris terpuji diperoleh pemeran utama film EIFFEL I`M IN LOVE, Shandy Aulia, dan pemenang aktor terpuji diperoleh pemeran KIAMAT SUDAH DEKAT yang juga aktor cilik, Muhammad Dwiki Riza.

Selain itu, tim juri juga mengumumkan pemenang dari nominasi untuk sinetron, antara lain sinetron lepas terpuji WO AI NI INDONESIA (SCTV) produksi Prima Entertainment, sinetron anak-anak terpuji RATU MALU DAN JENDERAL KANCIL (ANTV) produksi PT Imajika Film.

Pemenang sinetron remaja terpuji, yakni AKU BUKAN RIO (TPI) produksi Avicom, pemenang sinetron laga terpuji ANGLING DARMA (Indosiar) produksi PT Genta Buana Pitaloka, pemenang sinetron komedi terpuji JURAGAN LENONG (SCTV) produksi PT Tripar Multivision Plus.

Sedangkan pemenang aktris terpuji sinetron sendiri, yakni Dhea Ananda, pemain film ANAK HARAM (RCTI) produksi Sinemart dan aktor sinetron terpuji Syahrul Gunawan, pemeran film BUKAN CINDERELLA (SCTV) produksi Sinemart.

Disamping itu, FFB 2004 juga mengumumkan pemenang nominasi film barat, yakni HEAVEN (kategori Drama Terbaik), THE HOURS (kategori Psikologi terbaik) dan MASTER & COMMANDER (kategori film perang).

Tim juri FFB 2004 Prof Dr Sutadjo A Wiramihardja mengatakan penilaian pemenang, baik film layar lebar maupun sinetron, telah sesuai prosedur yang diterapkan, hingga kekhawatiran adanya unsur kepentingan untuk memenangkan nominasi, tidak perlu terjadi.

"Tim juri dalam melakukan pemilihan pemenang nominasi film dan sinetron benar-benar independen atau tanpa ada tekanan dari pihak manapun," ujarnya.

Dibagian lain Sutardjo juga menyebutkan, ke depannya nanti pelaksanaan pengumuman pemenang FFB akan disertai Seminar Perfilman guna meningkatkan respons dari masyarakat luas.

(*/lpk)

Editor:

Dwi Hardiyanto


REKOMENDASI
TRENDING