FILM INDONESIA

Berani Jamin Film 'KKN DI DESA PENARI' Penuhi Imajinasi Netizen, Begini Rahasia Awi Suryadi

Minggu, 01 Maret 2020 11:00 Penulis: Renisya Satya Putri

Awi Suryadi © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Film KKN DI DESA PENARI yang disutradarai oleh Awi Suryadi akan tayang serentak di seluruh bioskop tanah air pada tanggal 19 Maret 2020 mendatang. Film horor ini dibintangi oleh sederet pemain muda, seperti Fajar Nugraha, Aghniny Haque, Calvin Jeremy, Adinda Thomas, dan Tissa Biani.

Ketika ditanya mengenai target jumlah penonton yang ditetapkan untuk KKN DI DESA PENARI, Awi Suryadi menyatakan bahwa pihak produser yang menentukannya. Yang jelas, Awi memastikan bahwa filmnya kali ini berbeda dari film-film horornya yang lain.

 

1. Setia dengan Sumber

Awi sudah terbiasa menghadapi para netizen yang protes karena film buatannya berbeda dengan buku sejak film DANUR 1. Tapi, kali ini Awi Suyadi berani menjamin bahwa karyanya ini tidak akan menghancurkan imajinasi para netizen akan thread di Twitter yang sangat viral di tahun 2019 silam ini karena tim produksi setia dengan sumber materi, bahkan melibatkan narasumber selama penulisan naskah.

"Sudah biasa. Sejak DANUR 1 kan begitu, selalu ada yang protes karena beda dengan buku. Tapi saya bisa jamin kalo untuk KKN, kita sangat setia dengan sumber materinya. Simpleman sendiri sangat dilibatkan selama development naskah," ujar Awi Suryadi dalam wawancara via Whatsapp, Senin (25/2/2020).

2. Pilih Jogja

Masih berkaitan dengan kesetiaan terhadap sumber cerita, Awi dan Manoj Punjabi ingin memperlihatkan visual yang berbeda dari film-film horor mereka sebelumnya. Akan tetapi, tim produksi yang ingin melakukan syuting di lokasi asli harus mencari lokasi baru atas permintaan dari narasumber.

Pilihan lokasi akhirnya jatuh pada kota Jogja yang dianggap memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan untuk syuting. Selain memiliki akses yang tidak terlalu sulit, Jogja masih cukup bersahabat untuk tim produksi. "Lokasi-lokasi ini tidak bisa kita dapat di Jakarta, Bogor, dan sekitarnya," pungkas Awi.


REKOMENDASI
TRENDING