FILM INDONESIA

Bikin Film Berlatar Budaya Batak 'NGERI-NGERI SEDAP', Bene Dion Bahas Keresahan Pada Orangtua

Minggu, 29 Mei 2022 15:57 Penulis: Dian Eka Ryanti

Credit Foto:© KapanLagi.com/Adi Abbas Nugroho

Kapanlagi.com - Sukses dengan film GHOST WRITER yang membukukan perolehan 1,1 juta penonton, komika sekaligus sutradara dan penulis skenario Bene Dion merilis film keduanya bertajuk NGERI-NGERI SEDAP. Uniknya, ide cerita film ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu, tepatnya saat Bene membintangi film COMIC 8.

Waktu itu Bene dilibatkan sebagai cameo dalam film besutan Anggy Umbara tersebut. Bersama Gita Bhebhita, Boris Bokir dan Lolox, mereka diplot tergabung dalam geng The Batak. Saat syuting, Bene beride membuat cerita dengan mereka berempat sebagai pemainnya.

"Awal pembuatan cerita film ini agak anomali dengan kebanyakan. Jadi pada 2014 aku dan teman-temanku menjadi cameo di film COMIC 8 sebagai The Batak. Lalu waktu kita syuting itu, kita bercanda 'Seru kali ya kalau ada film yang pemeran utamanya kita berempat'. Hal itu memicu aku untuk bikin cerita ini," kata Bene Dion ditemui di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

1. Menyadari Akting Jelek

Seiring dengan berjalannya waktu, Bene Dion merasa kurang percaya diri berada di depan kamera. Sehingga ia memilih Indra Jegel untuk memainkan karakter yang seharusnya miliknya.

"Ada proses pendewasaan diri dan kesadaran aku kalau akting jelek. Akhirnya cerita yang sudah jadi direnungkan dan berpikir untuk karakter yang aku mainkan akan diperankan siapa. Lalu munculnya Indra Jegel. Jadi dari awal, cerita film ini memang dibikin untuk teman-teman ini," sambung Bene.

2. Keresahan Pribadi

Bene Dion mengatakan bila banyak pengalaman pribadi dituangkan dalam cerita NGERI-NGERI SEDAP. Salah satunya adalah plot tentang sosok orangtua yang tak memperbolehkan anaknya menjadi stand up comedian. Rupanya itu pengalaman pribadi Bene yang didramatisir.

"Film ini coba menghadirkan banyak perspektif anggota keluarga. Ada keresahan saya terhadap orangtua, ada keresahan orangtua ke saya yang juga dituangkan. Berusaha film ini tidak menggurui tapi memberikan banyak perspektif. Sehingga saat menonton, orangtua tidak selalu salah, anak tidak selalu benar," terangnya.

3. Ditolak Banyak Rumah Produksi

Dipa Andika selaku produser mengatakan bila skenario NGERI-NGERI SEDAP sudah selesai ditulis sejak 2019. Naskah ini sempat ditawarkan ke banyak production house namun ditolak karena dianggap segmented. Lalu datanglah Angga Dwimas Sasongko mengajak bekerja sama.

"Kami pernah menawarkan film ini ke beberapa rumah produksi. Tapi film berlatar segmented kadang nggak mudah di Indonesia. Lalu saya ketemu Angga dan dia bilang 'Kenapa nggak diproduksi sendiri?'. Lalu akhirnya kami jalan sendiri dibantu Angga," tandas Dipa.


REKOMENDASI
TRENDING