FILM INDONESIA

Biopik 'BUYA HAMKA' Siap Syuting April, Kenapa Prosesnya Butuh Bertahun-Tahun?

Selasa, 26 Maret 2019 13:17 Penulis: Rezka Aulia

Biopik tokoh kenamaan ini akan dikemas secara ringan. © KapanLagi.com/Adi Abbas Nugroho

Kapanlagi.com - Biopik BUYA HAMKA yang disutradarai oleh Fajar Bustomi siap melakukan pengambilan gambar mulai April 2019. Aktor Vino G Bastian dipercaya memproyeksikan sosok ulama dan sastrawan kenamaan tersebut.

Tapi tahukah kamu, sebelum dinyatakan siap produksi, proyek biopik ini sudah terdengar sejak akhir 2014. Lantas apa yang membuat film BUYA HAMKA butuh bertahun-tahun kemudian untuk baru bisa memulai syuting?

"Proses penulisan skenario sampai beberapa draf, tapi belum ketemu cerita yang cocok. Hingga akhirnya ditulis ulang dan saya semakin jatuh cinta sama karakter dalam film ini," ungkap Chand Parwez selaku produser saat gelar jumpa pers di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

1. Gandeng Falcon Pictures

Rumah produksi Starvision milik Chand Parwez awalnya dipercaya membidani proyek biopik Buya Hamka oleh MUI. Namun dalam perjalanannya, Parwez mengajak Falcon Pictures untuk berkolaborasi.

"Lalu suatu hari saya ke kantor Falcon bertemu dengan Pak Naveen membawa skrip ini. Saya minta silakan dibaca, setelah dibaca saya ingin ngobrol. Begitu selesai baca, dia jatuh cinta sama seperti saya dan merasa film ini harus dijadikan sesuatu yang besar," imbuh Parwez.

2. Cerita Ringan

Chand Parwez mengakui bila materi biopik Buya Hamka terlampau berat jika tak disiasati. Maka diputuskan mengambil sisi cerita yang ringan namun tetap bisa menampilkan misi apa yang sebenarnya ingin disampaikan kepada penonton.

"Saya menyadari ini bukan karya yang ringan. Namun bagaimana sesuatu yang besar ini dibawakan dengan ringan agar penonton merasa related," tandasnya.

 

(kpl/abs/rna)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING