Bukan Uang, Ini Alasan Arifin Putra Mau Jadi Anak Pedagang Bawang

Selasa, 03 November 2015 07:52 Penulis: Rahmi Safitri
Bukan Uang, Ini Alasan Arifin Putra Mau Jadi Anak Pedagang Bawang Arifin Putra © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Salah satu alasan kenapa NEGERI VAN ORANJE (NVO) layak untuk ditunggu adalah bintang-bintangnya yang populer dan punya akting keren. Tatjana Saphira, Chicco Jericho, Abimana Aryasatya, Ge Pamungkas dan tentu saja Arifin Putra adalah sederet pemeran utama NVO.

Arifin Putra berperan sebagai Banjar, seorang anak pedagang bawang yang suka menantang dirinya sendiri. Akhirnya Banjar menantang dirinya untuk mengambil S2 bisnis di Belanda. Selain suka tantangan, Banjar juga sosok yang ceplas-ceplos, setia kawan tapi selalu sial dengan wanita.

Setelah ke Berlin untuk film SUPERNOVA, Arifin beruntung berkesempatan syuting di negara Eropa lainnya untuk NVO. Arifin pun lalu menceritakan alasannya bersedia berperan sebagai Banjar, karena karakter ini berbeda dengan yang sebelumnya dia mainkan.

Arifin senang dengan tema persahabatan di NVO © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoArifin senang dengan tema persahabatan di NVO © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

"Kenapa ambil, film ini tuh sesuatu yang asyik dan menarik. Gue selalu yang intens, membunuh kek, nyekek kek, gitu. Ini film tentang persahabatan, jadi harus mulai dari nol, biasanya menyendiri dan sendiri sekarang harus bareng-bareng terus," kata Arifin saat ditemui di launching poster film NEGERI VAN ORANJE, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (2/11).

Dia menolak ketika ditanya bermain di NVO karena budgetnya mahal. "Secara nominal nggak tahu mahal atau nggak, kita sih pengen kasih film yang nilainya mahal," lanjut aktor THE RAID ini

Pernyataan Arifin ini pun segera diiyakan oleh Chicco Jericho. "Kalau film sih nggak jauh beda sama Arifin, gue suka tantangan. Dia bekerja itu saat observasi. Menurut gue film ini dan yang lain itu karakternya beda. Gimana gue asah bakat dan gimana gue jadi tokoh lain," curhat bintang FILOSOFI KOPI.

(kpl/aal/pit)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING