Daftar Lengkap Pemenang #HelloFest12th, Wadah Apresiasi Kreator Muda di Dunia Konten

Selasa, 04 Desember 2018 12:13 Penulis: Mahardi Eka
Daftar Lengkap Pemenang #HelloFest12th, Wadah Apresiasi Kreator Muda di Dunia Konten GROW yang menjadi pemenang dalam salah satu kategori HELLO FEST!

Kapanlagi.com - Acara seremonial HelloFest Animation & Short Movie Festival yang ke 12 telah selesai diselenggarakan pada hari Sabtu 24 November 2018 di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan.

Terdiri dari tiga acara utama yaitu pemutaran 100 karya finalis dari 364 partisipan yang masuk, content making seminar dan pengumuman 12 kategori penghargaan. Acara dibagi menjadi 2 sesi dari jam 1 siang hingga jam 7 malam. Hampir semua finalis datang ke HelloFest tak terkecuali dari Lampung, Bandung, Surabaya hingga Pontianak.

“Mereka dapat merasakan langsung sensasi karyanya ditayangkan di layar bioskop, dimana hal tersebut menjadi salah satu tujuan utama HelloFest kali ini, yaitu mengangkat derajat menonton film pendek dan animasi seperti layaknya film layar lebar”, papar Wahyu Aditya sebagai penggagas HelloFest.



Para finalis juga merasakan reaksi penonton dari gelak tawa, ketakutan, hingga tepuk tangan meriah di setiap akhir film selesai. Pada sesi content making seminar ada sensasi tersendiri bagi para penonton. Pembicara yang sudah malang melintang di dunia konten visual memberikan banyak tips, kisah awal mula perjalanan karir, beragam peluang bisnis dan juga semangat untuk selalu berkarya di dunia animasi dan video live shoot.

Edho Zell membedah secara detail proses pembuatan konten di Youtube, dari proses
kreatif, mengawinkan permintaan pasar dengan idealisme kreator hingga komponen
upload apa saja yang perlu diperhatikan. Kemudian Denny Ertanto yang berkarir di
Hollywood dan telah terlibat di produksi film besar seperti Avengers dan Star Trek juga berbagi ilmu dengan menceritakan pengalaman menjadi bagian dari tim film produksi Hollywood.

Intisari dari paparan Denny adalah persepsi animator tidak hanya tukang gambar film kartun tetapi memiliki banyak pilihan karier hingga medium, mulai dari dunia entertainment, medis hingga militer. Yandy Laurens dan Ganda Hartadi menceritakan pengalaman kariernya secara menarik.

Mereka pernah mengirim film pendeknya ke HelloFest pada saat mahasiswa sampai
akhirnya berkarir di layar lebar Indonesia. Ganda Hartadi asal Pontianak, bercerita bahwa dia baru menemukan passionnya ketika belajar di HelloMotion Academy, pada akhirnya Ganda telah memiliki perusahaan di bidang visual fx dan capaian terakhirnya pernah masuk nominasi Festival Film Indonesia untuk kategori Visual Effect terbaik untuk film Gerbang Neraka.

Yandy Laurens, pemenang karya favorit penonton di HelloFest 6, pernah juga memenangkan Festival Film Indonesia untuk kategori film pendek terbaik
yang berjudul Wan An. Yandy juga menceritakan perjalanannya hingga bisa menjadi
sutradara film layar lebar perdananya, Keluarga Cemara.

Lala Timothy yang baru saja merilis film Wiro Sableng berbagi cerita mengenai tahap-tahap produksi hingga pemasaran sebuah film layar lebar melalui pengembangan Intelectual Property. Wiro Sableng sebagai film Indonesia pertama yang bekerjasama dengan Fox International Productions adalah contoh bagus bagi para kreator muda yang sedang memulai merintis karir di dunia konten visual.

Pembahasan mengenai potensi Intelectual Property Business berbasis karakter
dipaparkan oleh founder HelloFest yaitu Wahyu Aditya dengan studi kasusnya Fun Cican, karakter kelinci dengan segmen preschool yang sudah merilis puluhan buku dongeng dan jutaan views serial animasi di Youtube.

Dari pihak pemerintah juga memberikan paparan tentang konten visual dengan
pembahasan mulai dari dukungan pemerintah hingga peluang implementasi industri 4.0. Perwakilan pemerintah yaitu Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Bapak Wawan Rusiawan, Direktur Litbang Bekraf dan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Asrin Naholo, Ka Subdit Industri Software dan Konten.
Penonton tetap setia hingga pengumuman 12 penghargaan, “Sampai lupa kalau sudah duduk selama hampir 8 jam!” ujar salah satu penonton HelloFest di akun instagramnya @dokterfilm. “Sangat mudah untuk mengatakan bahwa program seperti ini sangat diperlukan oleh generasi muda pencipta konten” imbuhnya lagi.

#HelloFest12th menjadi ruang apresiasi dan bertukar gagasan segar untuk kreator muda Indonesia dengan beragam kegiatan. Salah satunya pemutaran film finalis dan
penyerahan penghargaan. Selanjutnya karya – karya tersebut akan ditayangkan secara online di website HelloFest agar makin banyak lagi penonton Indonesia yang terinspirasi.

Daftar 12 penghargaan #HelloFest12th :

GROW karya Febby YauwanitaGROW karya Febby Yauwanita



KATEGORI ANIMASI
• Best Animation: Grow – Febby Yauwanita - Jakarta
• Special Mention Animation: Kaie and The Phantasus Giants – Ahmad Hafidz -
Malang
• Best Character: Terrorvision 3000 – Percolate Galactic - Jakarta

SEPATU SEPTU karya Wiwid SeptiyardiSEPATU SEPTU karya Wiwid Septiyardi



KATEGORI LIVE ACTION
• Best Live Action: Sepatu Septu – Wiwid Septiyardi – Bantul
• Special Mention Live Action: Sejatinya Cinta Sejati SPARROW – Jennifer Noviany
- Jakarta

KATEGORI 8 DETIK PAS!
• Best 8 Detik Pas Animation: The Remote – Percolate Galactic - Jakarta
• Best 8 Detik Pas Live Action: Drama Sinetron – Salome Squad - Jakarta
• Special Mention 8 Detik Pas: Pohon – Lizhar Arvy - Semarang

MANTANKU SETAN karya Moci Moci ProductionMANTANKU SETAN karya Moci Moci Production



KATEGORI KHUSUS

• Best Comedy: Mantanku Setan – Moci Moci Production - Tangerang
• Best Student: Welak – Toby N & Yoga Panji – Malang
• Best Picture: Lukisan Nafas – Fajar Ramayel – Jakarta
• Best Horror: Kasarean – Sandy Hasyono – Bogor

(kpl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING