Demi MALAM MINGGU MIKO, Dovi Makan Ayam Mentah?

Sabtu, 06 September 2014 12:51 Penulis: Angga S Priyono
Demi MALAM MINGGU MIKO, Dovi Makan Ayam Mentah? MALAM MINGGU MIKO © twitter.com/AndovidaLopez
Kapanlagi.com - Banyak pengalaman seru dan lucu yang dialami Andovi da Lopez saat menjalani syuting film MALAM MINGGU MIKO. Apalagi film besutan Raditya Dika itu memang bergenre komedi. Sehingga kelucuan dan keseruan mereka hadir baik dalam film maupun saat pembuatannya

Bahkan ada satu adegan yang tak akan terlupakan Dovi, sapaan akrabnya, dalam membintangi film itu. Ia dituntut untuk makan ayam mentah.

"Gue disuruh makan ayam mentah tapi scene itu nggak dimasukkan di film. Itu adegan yang menurut gue paling gila deh, tapi seru," ujar Dovi di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (5/9).

Ew, gimana rasanya ya makan ayam mentah? Scene itu menjijikkan sekaligus seru sih. Tapi tampaknya Raditya Dika lebih memilih untuk menghindari risiko diprotes karena menampilkan adegan yang tidak nyaman untuk ditonton. Sehingga kita tidak akan melihat kejadian Dovi makan ayam mentah.

Dalam film itu Dovi berperan sebagai sahabat Miko yang dibintangi Raditya Dika. Rencananya film ini bakal diputar di bioskop Indonesia mulai 11 September 2014 mendatang.

"Di sini gue jadi sahabat baiknya Miko yang terancam gagal mata kuliahnya. Gue dikasih kesempatan dosen harus bisa membawa keliling tamu asing," urainya.

Walau aksi 'gila' Dovi tidak akan bisa disaksikan dalam MALAM MINGGU MIKO, tapi kamu bisa menyaksikan kekonyolan lain darinya di video youtube darinya, seperti yang satu ini.

Video By: skinnyindonesian24

Dalam versi layar lebarnya, Raditya Dika memang masih mengajak pemeran dari serial televisi. Ia mengaku bahwa dirinya berniat untuk menjadikan film MALAM MINGGU MIKO seperti kejadian nyata. Sehingga dalam proses pengambilan gambar bisa saja kameranya goyang atau nge-blur, agar terlihat seperti cerita documentary.

Proses syutingnya sendiri terhitung cepat. Mereka hanya melakukan pengambilan gambar dalam kurun waktu 14 hari. Akan tetapi diakui oleh Raditya Dika bahwa tahap reading yang memakan waktu lama.

 

(kpl/tov/sic)

Editor:

Angga S Priyono


REKOMENDASI
TRENDING