Demi Syuting 'ROMEO+RINJANI' Alexa Key Rela Tempuh Medan Berliku

Rabu, 22 April 2015 12:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Demi Syuting 'ROMEO+RINJANI' Alexa Key Rela Tempuh Medan Berliku Alexa Key/©Kapanlagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Penyanyi muda berbakat,  Alexa Key, rupanya sedang ketagihan main film. Setelah berperan dalam GARUDA SUPERHERO tahun lalu, tahun ini ia kembali berperan dalam film drama ROMEO+RINJANI bersama Deva Mahenra dan Kimberly Ryder.

Dalam film arahan sutradara Fajar Bustomi ini, Alexa berperan sebagai Sharon, wanita cantik yang suka mendaki gunung. Ia bertemu dengan Romeo (Deva Mahenra), seorang fotografer playboy yang mencoba mengganggunya saat mendaki Rinjani.

Namun ternyata di balik adegan pendakian gunung Rinjani, Alexa merasa kurang melakukan persiapan. "Sebenarnya kurang persiapan. Aku dipercaya main di sini bener-bener fix seminggu sebelum berangkat (ke Rinjani). Pas naik gunung, bener-bener berasa otot kaku, capek," ungkapnya saat ditemui di Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (21/4) pada Gala Premiere ROMEO + RINJANI.

Si cantik Alexa Key sempat tak kuat lanjutkan pendakian ke puncak Rinjani/©Kapanlagi.com®/Budy SantosoSi cantik Alexa Key sempat tak kuat lanjutkan pendakian ke puncak Rinjani/©Kapanlagi.com®/Budy Santoso

Alexa merasa sangat ditantang secara fisik ketika menjalani syuting ROMEO+RINJANI. "Kalau film kemaren (GARUDA SUPERHERO) banyakan fightingnya, kalau sekarang lebih ke adventure gitu yang harus bener-bener naik gunung. Sedangkan aku sendiri nggak ada basic buat naik gunung sama sekali," tuturnya.

Ada pelajaran berharga yang dipetik Alexa dari pengalamannya bermain dalam film ini. "Dua film ini persamaannya itu sama-sama melatih fisik. Terus dua-duanya juga persiapannya sangat singkat, karena dari kemarin film yang Alexa dapet itu mesti dadakan. Hopefully, besok kalau dapet film harus ada persiapan," harapnya.

Gadis manis 21 tahun ini merasa bangga bisa mencapai puncak Rinjani meski harus bersusah payah. "Sempet nih semua crew nanyain, 'Lanjut nggak nih sampai puncak?'. Kita mikir, ini kita udah setengah jalan, lho. Masa iya nggak naik sampai puncak, kan sayang aja gitu. Dan yang bikin gue bangga, gue bener-bener naik ke puncak. Semua capek itu kebayar sama pemandangannya yang indah," tandasnya. Wah, jadi penasaran nih pengen nonton filmnya.

(kpl/abs/tch)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING