Donny Alamsyah: Ada Lingkaran Setan Dibalik Distribusi Film Lokal

Rabu, 01 April 2015 17:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Donny Alamsyah: Ada Lingkaran Setan Dibalik Distribusi Film Lokal Donny Alamsyah/©Kapanlagi.com®/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Donny Alamsyah, dikenal sebagai seorang aktor dengan bakat yang luar biasa. Di usianya yang menginjak 37 tahun, ia telah bermain dalam 22 judul film yang semuanya berkualitas.

Memulai karirnya sebagai pemeran Jaka dalam film produksi Mira Lesmana, GIE, di tahun 2005, namanya mulai meroket. Donny sempat masuk nominasi Aktor Utama terbaik dalam FFI 2008, namun harus kalah dari Vino G. Bastian.

Ia juga dikenal sangat mendukung perfilman nasional. Saat berkunjung ke kantor Kapanlagi.com® di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, ia bersama Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan berdiskusi soal perkembangan film Indonesia. 

Meski masih kalah dengan film Hollywood dari sisi equipment dan cerita, ia yakin suatu saat sineas mudanya akan mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Namun, ia mencium adanya ketidakberesan dalam distribusi film-film lokal.

Donny Alamsyah: Bongkar mafia di balik distribusi film lokal/®Kapanlagi.com®/Budy SantosoDonny Alamsyah: Bongkar mafia di balik distribusi film lokal/®Kapanlagi.com®/Budy Santoso

"Kayak semisal di Amerika, kalau nggak salah jumlah penduduknya 300 juta jiwa, ya nggak beda jauh sama Indonesia yang jumlahnya 270an juta. Kalau misalkan lihat jumlah pendapatan 1 film di Amerika di luar sana yang kelas A itu bisa mencapai US$ 100 juta (setara dengan 100 miliar Rupiah) dengan jumlah penduduk yang hampir sama dengan kita. Nah, anehnya kenapa Indonesia nggak bisa padahal kan ada potensi yang sangat besar di situ, kenapa nggak digali?" ungkapnya.

Ia melihat adanya sebuah lingkaran setan yang harus dibasmi demi majunya perfilman nasional. "Kayak ada hal lingkaran setan yang nggak bisa diputusin, ini bisa jadi potensi yang bagus. Dijual keluar bagus, dijual ke dalem pun sebenernya udah cukup. Kenapa nggak terjadi, ya ini ada ikatan yang harus diputus ada orang-orang yang kayak gitu, yang harus dibasmi (dikeluarin)," tandasnya.

(kpl/ami/tch)


REKOMENDASI
TRENDING