Donny Alamsyah: Jangan Remehkan, Film Lokal Juga Punya Kualitas

Selasa, 31 Maret 2015 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Donny Alamsyah: Jangan Remehkan, Film Lokal Juga Punya Kualitas Donny Alamsyah/©Kapanlagi.com®/Febio
Kapanlagi.com - Memperingati Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret kemarin, tiga pemain film top Indonesia, Donny Alamsyah, Rio Dewanto, dan Atiqah Hasiholan datang berkunjung ke kantor Kapanlagi.com® di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Mereka bertiga dikenal sangat loyal terhadap industri perfilman Indonesia. Dukungan mereka terlihat dari sejumlah film-film berkualitas yang mereka bintangi.

Kemarin, hampir seluruh bioskop di Indonesia memberikan promo Buy 1 Get 1 untuk semarakkan Hari Film Nasional dan berusaha meningkatkan kembali minat nonton film Indonesia. Donny Alamsyah sangat mendukung promo ini, meski hanya berlaku satu hari.

"Menambah motivasi juga ya adanya Buy 1 Get 1 nonton film Indonesia untuk penonton. Semisal ada yang mau nonton, bisa ngajak temennya untuk nonton. Bisa ngeliat seperti apa sih film Indonesia yang sekarang. Mungkin orang yang jarang nonton film Indonesia, bisa ngajak temennya dengan tiket Buy 1 Get 1 itu," ujarnya.

Donny Alamsyah: Sineas lokal selalu gali ide-ide kreatif/©Kapanlagi.com®/FebioDonny Alamsyah: Sineas lokal selalu gali ide-ide kreatif/©Kapanlagi.com®/Febio

Donny mengakui jika memang film Indonesia masih kalah jauh dari film-film Hollywood. Namun, sebagai salah satu pelaku seni peran ia juga nggak ingin jika film Indonesia dibilang nggak berkualitas. "Memang film Indonesia udah mulai berkembang banyak secara peralatan, secara cerita secara tema juga. Mudah-mudahan kita bisa mengembalikan lagi kepercayaan penonton, waktu tahun 2010-2012 film kita lagi tinggi-tingginya kan. Gue yakin juga sih para sineas kita semua yang di sini tuh berusaha sekeras mungkin menggali ide, kreativitas untuk menyajikan film yang terbaik untuk penonton," tutur pemeran Thomas Matulessy dalam trilogi MERAH PUTIH.

Donny juga menyayangkan sikap pemerintah yang kurang memperhatikan nasib perfilman nasional. Ia dan kawan-kawan sesama sineas selalu berusaha sendiri tanpa mengharapkan dukungan pemerintah, meski harapan itu masih selalu ada.

"Selalu berharap sih ada bantuan dari pemerintah untuk memajukan perfilman tanah air dari tahun ke tahun, bahkan setiap hari pun selalu mengharapkan ada perubahan. Mudah-mudahan penonton nambah, mudah-mudahan perfilman Indonesia nambah, mudah-mudahan ceritanya genrenya semuanya nambah. Belajar dari hal yang baru, melihat referensi dari film-film luar, film-film Indonesia juga selalu berusaha untuk ngasih yang terbaik," tandasnya bangga.

(kpl/ami/tch)


REKOMENDASI
TRENDING