FILM INDONESIA

Dwi Sasono, Fedi Nuril dan Pandji Akui Kesulitan Bangun Chemistry di Film 'DOA'

Jum'at, 10 Agustus 2018 13:07 Penulis: Tyssa Madelina

© KapanLagi.com/Agus Apriyanto

1. Dapat Banyak Bantuan


KapanLagi.com - Sependapat dengan penuturan Dwi Sasono, Pandji juga melakukan banyak riset terkait karakter yang akan ia perankan. Saat proses reading, ia merasa bersyukur karena bertemu dengan rekan kerja yang sangat kooperatif. Bahkan orang-orang dari surat kabar juga ikut membantu mereka mewujudkan tokoh Doyok, Otoy dan Ali Oncom ke layar lebar.

"Selama berminggu-minggu saya, Dwi, Fedi Nuril, Anggy Umbara dan, Fico Fachriza (penulis skenario) ngomongin soal logika bersatunya mereka bertiga dalam satu film. Kemudian dipikirkan siapa yang datang duluan di kampung, siapa yang datang belakangan, apa persamaan yang membuat mereka bersama-sama, banyak diskusi yang cukup panjang," ujar Pandji.

"Dan terus terang banyak dibantu juga oleh teman-teman dari Pos Kota juga. Dan soal chemistry kebetulan dua teman saya, Dwi dan Fedi ini sangat terbuka orangnya, sangat kolaboratif. Apalagi Fedi, dia tiap kali cut itu dia terjaga dan selalu ngajak ngobrol. Kaya tidur itu nggak pernah (ketawa). Aktif terus dia. Tapi emang harus diakuin lingkungan yang diciptakan oleh Umbara Brothers itu sangat menyenangkan. Suasana kolaboratif itu terasa banget. Ini adalah tim yang sangat menyenangkan, saya udah kerja untuk kesekian kalinya, dan saya rasa tim ini juga yang membuat kami mudah sekali menyatu," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING