FILM INDONESIA

Ernest Prakasa Ajak Bene Dion Debut Sutradara Film Horor Komedi 'GHOST WRITER'

Rabu, 20 Februari 2019 06:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Ernest Prakasa ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Nama Bene Dion Rajagukguk awalnya dikenal sebagai komika. Namun lambat laun ia mulai serius berada di belakang layar dengan menjadi penulis skenario layar lebar sebut saja WARKOP DKI REBORN, RAFATHAR, hingga yang terbaru SUZZANNA: BERNAPAS DALAM KUBUR.

Tahun ini Bene mencoba peruntungan menjadi sutradara film. Kesempatan itu diberikan Chand Parwez dan Ernest Prakasa selaku produser untuk membesut horor komedi bertajuk GHOST WRITER.

Sebelumnya, Ernest mendaulat Bene sebagai comedy consultant di film CEK TOKO SEBELAH serta menyutradarai beberapa episode serialnya. Kesempatan pertama yang berhasil itu membuatnya yakin mengajak rekan kerjanya itu untuk berani debut penyutradaraan.

"Pengetahuan Bene soal penulisan cerita sudah cukup, penyutradaraan series juga, jadi ini waktu yang tepat untuk menyutradarai filmnya sendiri. Kita butuh lebih banyak sutradara baru di industri. Maka kita kasih kesempatan baik untuk memunculkan bakat baru itu," kata Ernest dalam jumpa pers film GHOST WRITER di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2019).


 

1. Belajar Dari Produksi Film

Bene Dion sendiri mengaku kaget ketika diberi kepercayaan besar menjadi sutradara. Namun ia menggunakan kesempatan ini menjalani debut yang sebaik-baiknya berbekal pengalaman bekerja di belakang layar.

"Sebelum jadi sutradara saya sudah menulis skenario, menjadi comedy consultant beberapa film. Dalam produksi itu saya menemani sutradara dan melihat kerjanya begini. Jadi kayak sudah ada bekal tapi belum ngerti seratus persen. Ini masih berusaha mengejar," sambung Bene di tempat yang sama.


2. Cerita Berdasar Tugas Akhir

Cerita film GHOST WRITER sendiri ditemukan Ernest Prakasa dari tugas akhir muridnya di kelas penulisan skenario. Karena dirasa berpotensi, sinopsis itu akhirnya dikembangkan menjadi skenario.

"Nonni ini peserta kelas skenario saya. Saat tugas akhir, kelas itu bikin sinopsis. Saat saya baca kok ide ceritanya menarik sekali ada ghost writer yang kita kenal sebagai penulis bayangan ternyata diartikan secara harfiah. Lalu saya cerita ke Pak Parwez untuk dikembangkan. Karena Nonni belum pernah nulis skenario saya ajak Bene, mereka berdua nulis sekaligus Bene jadi sutradaranya," imbuh Ernest.

Film yang akan memulai proses syuting dalam waktu dekat ini menyorot sosok Naya (Tatjana Saphira), penulis one hit wonder yang pernah mengalami kesuksesan tapi kemudian terkena writer's block dan karirnya meredup. Karena dihimpit tekanan ekonomi, ia meminta bantuan dari sesosok hantu (Ge Pamungkas) yang kisah hidupnya berpotensi dijadikan novel.

(kpl/abs/phi)

Reporter: Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING