Film '3' Penting Buat Ditonton Masyarakat & Dilihat Sampai Akhir

Jum'at, 09 Oktober 2015 06:52 Penulis: Rahmi Safitri
Film '3' Penting Buat Ditonton Masyarakat & Dilihat Sampai Akhir 3 © MVP Pictures
Kapanlagi.com - 3 adalah salah satu film Indonesia yang saat ini tayang di bioskop. Salah satu bintangnya, Verdi Solaiman, pun bercerita tentang film yang disutradarai oleh Anggy Umbara itu. Verdi pun punya ekspektasi tersendiri untuk 3.

Verdi bilang dia sempat berbicara dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf soal film ini. Menurutnya, ayahanda penyanyi Sherina itu sangat antusias dan bilang kalau 3 penting untuk ditonton masyarakat. Verdi menambahkan kalau 3 bukanlah film yang sekedar cari untung, itu sebabnya dia, kru, Arie Untung (produser), selalu promosi film ini ke banyak orang.

"Tonton dulu deh. Kalau udah nonton, suka, bilangin ke temen-temennya. Karena kita bukan cuma sekedar fighting biasa, tapi ada yang harus kita resapi setelah nonton. Nah, menurut saya itu visinya Anggy yang sangat berani, script yang berat dan bagaimana menyampaikan apa yang ingin disampaikan tapi nggak nguliahin," kata Verdi kala dihubungi via telepon.

Verdi sarankan untuk menonton 3 © KapanLagi.com®/Febio HernantoVerdi sarankan untuk menonton 3 © KapanLagi.com®/Febio Hernanto

Banyak yang bilang 3 bisa memunculkan kontroversi. Verdi pun awalnya juga ragu karena tak tahu film ini nantinya dikemas seperti apa dan bagaimana akting para pemainnya. Namun dia menjamin kalau menonton dari awal sampai akhir, pasti nggak akan ada pikiran yang aneh-aneh.

Film 3 mengambil setting kota Jakarta di tahun 2013. Dalam bayangan Anggy Umbara, Jakarta pada tahun tersebut udaranya sangat dingin ala winter di Eropa atau Amerika. Verdi dan pemain lainnya harus pakai baju 4 sampai 5 lapis di tengah teriknya cuaca.

"Nah, jadi saya sempet ke kepala wardrobe-nya sampai bilang 'Berapa lapis hari ini?', 'Nggak ada yang lebih ademan bajunya?', gitu. Tapi secara psikologis dari dialog dan script yang diminta udah mewakili perspektif orang-orang di zaman segitu (tahun 2036)," pungkasnya.


(kpl/ntn/pit)

Reporter:

Natanael Sepaya


REKOMENDASI
TRENDING