Film 'NGAWUR' Dilarang Tayang, Begini Tanggapan Tio Pakusadewo

Kamis, 25 Mei 2017 10:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Film 'NGAWUR' Dilarang Tayang, Begini Tanggapan Tio Pakusadewo Tio Pakusadewo © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - 2 rumah produksi film besar Tanah Air, SAS Film dan Pichouse Films anak perusahaan MD Entertainment saat ini tengah terlibat sebuah perang dingin. Seperti diketahui, SAS Film tengah menggarap sebuah film bertajuk NGAWUR yang mengedepankan elemen parodi untuk film-film Box Office, baik itu dalam maupun luar negeri.

Nah yang jadi masalah, ada satu judul film Tanah Air yang juga masuk dalam daftar parodi, yakni DANUR terbitan Pichouse Films. Usut punya usut, pihak SAS Film tak meminta izin terlebih dahulu untuk memparodikan DANUR, sehingga pihak Pichouse Films pun naik pitam.

Menanggapi hal itu, Tio Pakusadewo salah satu pemeran di film NGAWUR buka suara. Menurutnya, pihak SAS Film memang tak perlu minta izin untuk melakukan penggarapan film parodi. Alih-alih ingin menjatuhkan pamor DANUR, Tio menyebut jika tim-nya malah berniat untuk mempopulerkan film yang diperankan oleh Prilly Latuconsina tersebut.

"NGAWUR nggak sama sama Danur. Kalau ada film terkenal, kita mau beri penghargaan, bukan mau copy atau niru, kan lucu. Jadi kalau ada orang mau dikasih penghargaan masa dituntut? Kan di dalam film NGAWUR itu bukan ada tokoh seperti DANUR, tapi ada juga tokoh seperti Bosman, tokoh seperti Thor, tokoh seperti setan jepang, apa tuh. Jadi banyak. Kayak Project Pop bikin parodi lagu. kan itu bentuknya komplimen, kita sifatnya pun pemberitahuan bukan minta izin. Kita justru menolong mereka mempopulerkan tokoh yang sudah dikenal, supayaaukalo mereka bikin yang kedua, ketiga, ini tetap terjaga," ujar Tio saat ditemui di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).

Tio tak takut dengan ancaman pihak MD © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoTio tak takut dengan ancaman pihak MD © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Uniknya, beberapa lokasi syuting film NGAWUR sendiri sama dengan DANUR. Hal itu juga jadi salah satu alasan kenapa pihak Pichouse Films yang dikepalai oleh Manoj Punjabi sebagai eksekutif produser marah besar hingga mau melayangkan tuntutan. Tanggapan Tio pun santai.

"Kita lokasi di mana aja bebas dong. Masa mau dilarang-larang, emang itu punya MD, terus MD bikin XXI nggak boleh nayangin, emang punya bapak moyang lo apa? Enak aja. (Syuting) Jalan terus. Emang siapa yang mau ngelarang? Negeri ini bikin film," pungkasnya.

(kpl/far/gtr)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi

REKOMENDASI
TRENDING