Film 'SATU HARI NANTI' Akan Syuting di Gunung Tertinggi Eropa

Senin, 07 November 2016 22:15 Penulis: Rahmi Safitri
Film 'SATU HARI NANTI' Akan Syuting di Gunung Tertinggi Eropa Pendukung film SATU HARI NANTI © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Satu lagi film Indonesia yang akan mengambil lokasi syuting di luar negeri, yakni di Swiss. Film berjudul SATU HARI NANTI garapan Salman Aristo itu akan memulai proses syuting di Swiss pada 15 November 2016 mendatang di empat lokasi, yaitu Interlaken, Thun, Brienz dan gunung tertinggi di Eropa bernama Jungfraujoch.

Film yang diproduseri Dienan Silmy itu itu bercerita tentang kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen dalam lingkup percintaan, keluarga dan pekerjaan.

"Kalau dilihat dari sketsa, tentang empat orang, dua orang laki-laki dan perempuan. Terasa ada persahabatan, kedekatan, kehangatan dan ada sesuatu yang bisa saja terjadi dalam kehidupan mereka. Cerita persahabatan, percintaan dan kehidupan dalam mencari makna kehidupan mereka," ujar Salman saat jumpa pers di Qubicle Senopati 79, Jakarta Selatan, Jumat (4/11).

Para pemain yang tumbuh bareng Salman Aristo © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoPara pemain yang tumbuh bareng Salman Aristo © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Film yang rencananya tayang pada 2017 ini akan menampilkan empat aktor dan aktris ternama seperti, Adinia Wirasti (Alya), Ayushita (Chorina), Deva Mahenra (Bima), dan Ringgo Agus Rahman (Din). Salman Aristo sebagai sutradara pun sangat puas dengan para pemainnya.

"Gue sutradara dan menulis skenarionya yang terjadi yah coba panggil aja dulu. Gue melakukan point casting, kandidat beberapa kita coba. Gua sudah usul dari awal ke produser kalau karakter ini yah artisnya mereka. Sudah ada dalam range gua ketika nulis skenario dan ceritanya," ungkapnya.

"Orang-orang ini yang paling bisa tumbuh bareng gue. Proses development berjalan terus dan gue punya standar. Sampai akhirnya, pada draft berapa gitu sudah menulis bareng empat artis ini. Sekarang sudah terbukti apa yang sudah gue bayangkan. Gue harus tahu dan diskusi mengenai karakter empat artis ini. Hafalin dialog mah bukan urusan mereka yang paling penting gimana caranya men-direct karakter, adegan dan lain-lain sama mereka," pungkas Salman.

(kpl/rhm/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING