Film Tentang Hijabers Akhirnya Dibuat

Senin, 10 Maret 2014 18:51 Penulis: Mahardi Eka
Film Tentang Hijabers Akhirnya Dibuat dok. Press Release
Kapanlagi.com - Makin ketatnya “persaingan”  film ketika dirilis di bioskop mendorong pegiat film untuk mencari cerita yang kiranya bisa menarik perhatian calon penonton. Kreatifitas menjadi penting untuk menemukan cerita yang bisa diapresiasi dengan baik oleh masyarakat. Hal ini disadari betul oleh produser film Ichwan Persada.

“Saat ini tak mudah membuat penonton tertarik menyaksikan film yang kita produksi dengan susah payah. Perlu extra effort untuk membuat     mereka berduyun-duyun ke bioskop dan akhirnya mengajak teman mereka menyaksikannya. Setidaknya ada 2 kunci atas hal tersebut: cerita  yang menarik dan promosi yang baik,“ jelas Ichwan. Pria kelahiran Makassar ini butuh waktu menemukan cerita yang menurutnya datang  di waktu yang tepat.        

“Salah satu kebiasaan saya adalah ke toko buku. Suatu ketika saya melihat banyak buku tentang hijabers yang terpajang di sana. Dan memunculkan ide untuk membuat film tentang mereka. Bukan sekadar menjadikan mereka sebagai pemanis cerita tapi menjadikan mereka sebagai penggerak utama," paparnya. Beberapa aspek yang ingin diangkat Ichwan dalam filmnya antara lain tentang pergumulan remaja berhijab saat pertama kali jatuh cinta.

Butuh 6 bulan bagi film HIJABERS IN LOVE ini untuk bertemu dengan jodohnya. Produser LA TAHZAN dan CINTA/MATI merasa ia haris bermitra denagn orang yang p[aham dengan kesungguhannya dan bagaimana ia film ini harus dieksekusi. Akhirnya proyek film ini diobrolkannya dengan  Firman Baso.  Pegiat komunikasi yang baru saja terjun sebagai produser film ini lantas merasakan keunikan serta kekuatan tersendiri dalam konsep film ini.

HIJABERS IN LOVE bakal melibatkan Ario Rubbik (SATU JAM SAJA) sebagai sutradara dan Oka Aurora (LOVE IS YOU, 12 MARET) sebagai penulis skenario. Saat ini proses riset dan pengembangan cerita/ penulisan skenario tengah dilakukan demi mengejar target produksi pada semester pertama tahun ini.

(prl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING