'GERBANG NERAKA' Dwi Sasono Ungkap Arti di Balik Gold, Gospel & Glory

Senin, 18 September 2017 15:52 Penulis: Ahmat Effendi
'GERBANG NERAKA' Dwi Sasono Ungkap Arti di Balik Gold, Gospel & Glory Dwi Sasono - Reza Rahadian ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Satu film dengan genre horor historis siap untuk dihadirkan di tanah air yaitu GERBANG NERAKA. Film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dan dibintangi 3 bintang kawakan yaitu Reza Rahadian, Julie Estelle serta Dwi Sasono.

Film GERBANG NERAKA mengambil setting di situs Gunung Padang yang ada di Jawa Barat. Menariknya banyak efek CGI dihadirkan, dan tagline Gold, Gospel dan Glory diangkat dari tiga karakter utama yang berbeda. Lantas apa arti di balik kata-kata itu? Dwi Sasono pun sempat menjelaskan.

"Jadi memang kenapa film ini ada tiga orang yakni Arni (Julie Estelle), Tomo (Reza Rahadian) dan Guntur (Dwi Sasono) itu mereka terpilih untuk menjadi salah satu orang yang penting untuk Gunung Padang ini. Ada sesuatu yang bikin ditunggu, kita perwakilan daripada itu," ujar Dwi Sasono di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

Dwi Sasono mengungkap arti makna di balik Gold, Gospel dan Glory di film GERBANG NERAKA. ©KapanLagi.com/Bayu HerdiantoDwi Sasono mengungkap arti makna di balik Gold, Gospel dan Glory di film GERBANG NERAKA. ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Gold adalah perwakilan daripada harta, diwakili oleh Tomo. Dia sebagai seorang wartawan yang mencarinya adalah uang. Julie adalah perwakilan daripada ilmu pengetahuan, Gospel. Tapi kalau Guntur daripada Glory, karena dia mencari kepopuleran dan ketenaran, dia ada di program TV yang sedang naik daun gitu. Kuncinya dari itu adalah kita bertiga," ujarnya.

Sementara itu untuk syuting dengan menggunakan green screen, Dwi Sasono merasa baru kali ini ia melakukannya dengan cukup banyak adegan. Demi menyiasatinya, Dwi selalu menghadirkan motivasi dalam akting yang dilakukannya.

"Itu pertama kali dan terus terang saya belum lihat juga hasil dari CGI kayak gimana. Tapi saat di lokasi, itu yang saya butuhkan kan harus motivasinya apa terus masuk dalam logika saya. Jadi Mas Rizal menjelaskan pada saya, gue akan taro ini, gue akan taro ini, terus ada binatang di tangan saya, saya harus membayangkan itu walau nggak ada. Terus seperti saya melempar keris juga sebetulnya itu berimajinasi sih, pengalaman yang baru dan menantang," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING