IBOMA, Ajang Penghargaan Film Terlaris Indonesia

Selasa, 01 Maret 2016 17:36 Penulis: Guntur Merdekawan
IBOMA, Ajang Penghargaan Film Terlaris Indonesia Wulan Guritno © KapanLagi.com®/Bambang E Ros
Kapanlagi.com - Untuk pertama kalinya sebuah penghargaan bagi film-film Indonesia terlaris akan digelar dengan judul Indonesian Box Office Movie Awards (IBOMA). Award ini merupakan event bagi senias-senias yang sudah diapresiasi lebih dulu oleh penonton.

IBOMA menghadirkan satu format yang berbeda dari ajang-ajang penghargaan lain yang ada di negeri ini. Film-film terlaris sepanjang tahun 2015 dan sineas-senias terbaik yang dimiliki Indonesia akan dinilai. Total sebanyak 10 film Indonesia yang akan masuk kompetisi.

Sepuluh film itu antara lain SURGA YANG TAK DIRINDUKAN, SINGLE, COMIC 8: CASINO KINGS PART 1, BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA, MAGIC HOUR, NGENEST, DI BALIK 98, 3 DARA, NEGERI VAN ORANJE, dan AIR MATA SURGA.

Juri yang dipakai pun tak asal pilih, mereka adalah tokoh-tokoh besar di dunia perfilman, seperti Guntur Soeharjanto, Vino G. Bastian, Wulan Guritno, Avesina Soebli, Monty Tiwa, Roy Lolang dan Cesa David Lukmansyah. Hari ini, Selasa (1/3) mereka dijadwalkan nonton bareng 3 judul film yang masuk nominasi, yakni SINGLE, MAGIC HOUR, dan BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA untuk melakukan penilaian.

"Agenda hari ini baru masuk nonton bersama dengan seluruh juri gitu, hari ini ada 3 film, berarti ini hari pertama," ujar salah satu juri IBOMA, Wulan ketika ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/3).

Sederet juri IBOMA © KapanLagi.com®/Bambang E RosSederet juri IBOMA © KapanLagi.com®/Bambang E Ros

Setiap film yang masuk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurut Vino, memberi penilaian sebagai juri bukan perkara mudah, apalagi para dewan juri yang berasal dari latar belakang berbeda itu memiliki sudut pandang masing-masing dalam hal penilaian.

"Buat saya pribadi, setiap film yang masuk punya kekuatan masing-masing di Indonesian Box Office, mulai dari pemainnya, apakah itu dari settingnya sendiri yang orang mau lihat, jadi ada kelebihan masing-masing sih. Jadi dewan juri di sini pasti punya penilaian masing-masing," sambung Vino.

(kpl/hen/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING