Ini Dia Yang Baru Dari Pergelaran Apresiasi Film Indonesia 2014

Jum'at, 05 September 2014 11:51 Penulis: Angga S Priyono
Ini Dia Yang Baru Dari Pergelaran Apresiasi Film Indonesia 2014 Happy Salma © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Selain nominator yang selalu baru di setiap pergelaran Apresiasi Film Indonesia, tahun 2014 ini AFI memiliki dua hal baru. Pertama logo AFI yang menggunakan piala Dewantara sebagai logo baru. Kedua, adanya wajah AFI yang menjadi duta untuk memasyarakatkan AFI.

"Untuk logo selama tiga tahun berubah-ubah. Tahun ini kami ingin menonjolkan Piala Dewantara sebagai kebanggaan bagi insan perfilman. Kami ingin logo ini dipatenkan agar bisa digunakan seterusnya," ujar Robby Ertanto, ketua panitia pergelaran AFI 2014, saat jumpa pers, di kawasan Kuningan, Jaksel, Kamis (4/9).

Wajah AFI adalah sosok yang dinilai dapat menggambarkan semangat berkarya dalam film. Untuk pertama kali, Happy Salma dipilih menjadi sosok Wajah AFI 2014.

"Tahun lalu kami mendapat kesempatan berkeliling ke beberapa festival di dunia. Di Cannes misalnya, itu ada sosok yang merepresentasikan festivalnya, makanya dibuat Wajah AFI mulai tahun ini. Happy Salma sudah membuktikan kemampuan dan konsistennya dalam berkarya. Makan kami minta Mbak Happy menjadi Wajah AFI 2014," jelas Robby.

Terpilih menjadi Wajah AFI 2014, Happy Salma merasa bangga dan bahagia. Meskipun begitu, tanpa menjadi Wajah AFI, dia mengaku tetap mendukung AFI. "Sebagai seniman, ada atau tidak ada AFI akan terus berkarya. Tapi penghargaan akan lebih memotivasi kami untuk membuat film yang bermutu. Karena itu saya merasa bangga bisa menjadi Wajah AFI 2014. Jadi yang pertama pula, ini sebuah kehormatan," katanya.

Untuk mendukung AFI, ternyata Happy berencana mengerahkan segala kemampuannya. Karena ia memiliki tugas tersendiri yang harus dilaksanakannya. 

"Setelah diminta jadi Wajah AFI, saya punya tugas untuk mensosialisasikan AFI kepada masyarakat. Media sosial sangat membantu saya untuk memberikan penjelasan apa itu AFI," ujar Happy.

Happy Salma © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoHappy Salma © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Menurutnya apresiasi film sangat penting untuk memberi semangat sineas dalam membuat film yang bermutu. Selama apresiasi terus berlangsung maka akan tumbuh film-film yang berkualitas. "Film itu tidak akan pernah mati suri jika terus ada yang mengapresiasi. Memang tak bisa dipungkiri film yang kurang berkualitas itu ada. Karena ada masyarakat yang suka menontonnya. Misalnya karena ada keseksian di film itu. Tapi apresiasi seperti AFI ini akan menimbulkan seleksi, pada akhirnya yang berkualitaslah yang bertahan," katanya.

Dalam dukungannya terhadap AFI 2014, Happy juga membuat foto semacam poster yang menjiplak adegan Christine Hakim dalam film BADAI PASTI BERLALU. Foto inilah yang menjadi foto background acara AFI 2014.

"Membuat foto ini juga tak mudah. Saya harus nonton filmnya, kemudian menyiapkan gaunnya. Tantangannya, fotonya tampak outdoor, tapi sebenarnya ini foto indoor di studio. Jadi saya harus memancarkan rona bahagia seolah di alam terbuka. Padahal kan cuma di dalam ruangan saja," paparnya. 

(kpl/uji/sic)

Reporter:

Puji Puput


REKOMENDASI
TRENDING