'Issue' Produksi RCTI akan Tayang di Bioskop pada Awal November

Kamis, 28 Oktober 2004 09:39 Penulis: Erlin
Kapanlagi.com - Film Issue yang diproduksi RCTI ini segera bisa disaksikan di layar bioskop. Sebenarnya sudah rampung syuting sejak bulan Juni tahun 2003 lalu namun karena adanya pergantian manajemen dalam tubuh RCTI sendiri, maka film garapan Gunawan Paggaru ini sempat terbengkalai selama setahun lebih.

"Sebenarnya keterlambatan ini karena adanya perubahan manajemen di RCTI. Dulu penggagasnya RCTI, tapi kemudian ada perubahan. Bimantara sebagai induk perusahaan membentuk Media Nusantara Citra Film yang bertugas sebagai holding company bagi perusahan media massa seperti RCTI, TPI danGlobal TV, serta Radio Tri Jaya FM" ujar Produser eksekutif Sutanto Hartono, di Restoran Lowrey, Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (25/10).

Perubahan manajemen ini kemudian berbuntut tertundanya penyempurnaan filmIssue di bioskop. Hal ini bertolak belakang dengan isu yang beredar bahwa film ini tertunda karena harus menjalani shooting ulang adegan awalnya.

Menurut sutradara Gunawan Paggaru, isu yang menyebut syuting harus diulang karena adanya kerusakan itu hanyalah kesalahan informasi. "Yang pasti karena perubahan manajemen itu masa tayangnya pun berubah," Ungkap pria yang juga pernah membesut sinetron Cinta SMU ini.

Film Issue menceritakan kehidupan yang dialami seorang reporter baru televisi swasta dalam melakukan tugasnya. Ia harus mengalami berbagai konflik, teror, dikejar deadline dan bersaing dengan para reporter senior.

Namun dalam menjalani profesinya, reporter muda yang bernama Linda (Tamara Bleszinky) ini harus berhadapan dengan situasi yang dilematis, pekerjaan atau kekasih. Pasalnya ia bekerja sama dengan seniornya, Lukman (Adrian Maulana), saat mengusut kasus pembunuhan dua wanita yang ternyata berkaitan dengan dalang pengeboman di Jakarta.

"Saya bersyukur film ini bisa disaksikan masyarakat walaupun sempat tertunda selama setahun. Jadi wartawan ternyata penuh risiko, selain harus berhadapan dengan deadline juga seringkali nyawa jadi taruhannya," ujar Tamara yang sempat "magang" di Newsroom RCTI demi menghayati perannya.

"Dalam film ini saya diberikan kebebasan berekspresi oleh sutradara. Asalkan tak keluar dari benang merah ceritanya," imbuh Adrian Maulana.

Selain Tamara dan Adrian film ini juga didukung Arum Puspitarini, Zainal Abidin Domba dan aktor antagonis kawakan August Melasz. Mulai ditayangkan 4 November 2004 di jaringan Cineplex 21 di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan.

(dst/erl)

Editor:

Erlin


REKOMENDASI
TRENDING