Jadi Produser Film Komedi, Lukman Sardi Suguhkan Kisah Narkoba

Minggu, 29 November 2015 09:41 Penulis: Arai Amelya
Jadi Produser Film Komedi, Lukman Sardi Suguhkan Kisah Narkoba Lukman Sardi © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Kapanlagi.com - Sebagai seorang aktor, Lukman Sardi memang sudah membintangi lebih dari 50 judul film. Sukses secara finansial dan memboyong banyak award, Lukman rupanya ingin menjajal di balik layar. Setelah jadi sutradara di film DI BALIK 98, Lukman kini menjadi Produser Kreatif dalam film komedi aksi berjudul SKAKMAT.

Dijumpai di kawasan Jakarta Selatan hari Selasa (24/11) malam kemarin, Lukman pun bercerita soal film yang dibintangi Tanta Ginting (Jamal), Donny Alamsyah (Dito), Hannah Al Rasyid (Mami Tuti) dan Cecep Arif Rahman (Bos Tanah Tinggi) itu. Menjadi produser film komedi, membuat Lukman kerap melakukan brainstorming dengan rekan-rekannya.

"Gue ngerasa nggak boleh cepat puas dengan naskah yang ada. Jadi harus ada masukan dari orang ini, orang itu yang emang harus dilihat. Yang penting buat gue memang ada idealisme dalam bikin film, tapi kalau untuk ditampilkan di bioskop, haru smikir gimana orang terhibur," ungkap ayah tiga anak yang kini berusia 44 tahun itu.

Pemain dan kru di balik film SKAKMAT © MuvilaPemain dan kru di balik film SKAKMAT © Muvila

Untuk SKAKMAT sendiri, Lukman memang sengaja memasang karakter yang cukup berbeda. Meskipun begitu menurut Lukman inti film ini adalah persahabatan Jamal dan masalah yang dialami Dito yang menjadi kurir narkoba.

Mengangkat cerita berlatar belakang narkoba, Lukman rupanya membebaskan penonton untuk punya pendapat masing-masing melalui suguhan konten yang baik. Meskipun begitu putra musisi legendaris Idris Sardi ini tak menampik jika Indonesia masih begitu lekat dengan permasalahan akan obat terlarang.

"Indonesia itu nggak lepas dari narkoba. Di kenyataan emang ada permen narkoba dan lain-lain. Hal-hal itu berhubungan dengan banyaknya kasus narkoba jadi mereka bakal lebih aware dan itulah yang berusaha kita tampilkan. Pesan besarnya memang harus lebih waspada dengan narkoba yang dilihat lewat tokoh Dito dan nanti bakal berkembang ke penonton," tutup Lukman.

(kpl/pur/aia)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING